statement ini membuktikan kalau pemerintah lebih takut demo diadakan di pusat bisnis & ekonomi ibu kota daripada di depan gedung DPR/MPR
selain itu, exposure & dampaknya juga lebih besar. keren buat kalian yg inisiasi pergerakan ini 🫡
“Jangan demo, bikin macet”
“Yang demo fomo doang”
Tone deaf final boss.
Lu nggak tau apa hak-hak dasar yang lu nikmati sekarang itu juga hasil demo-demo di masa lalu? Dongo.
Dear SEAblings, today in Jakarta, Indonesia, there will be protests by students and various elements of society against the government. These protests will primarily highlights the government's massive spending programs, widespread corruption, economic depression—
udh gede kok masih tetep mikir kalo orang demo itu ga guna si… and also, kalo negara dan pemerintahnya bener, nyenengin rakyat, gaakan ada demo. lu ngomong gitu karena emang lu belom kena ruginya, at least buka wawasan lu lebih luas, jangan stay di zona nyaman lu
mereka mau shalat jumat tapi blokade ga boleh lewat. nanti muncul narasi, "bukannya shalat jumat malah demo" LIAT SENDIRI SIAPA YANG BLOKADE???
#demo#MenujuIndonesiaBangkrut
“Ngapain demo sih, bikin macet doang.”
Eh kimak!!! Gegara ada orang-orang yang mau turun ke jalan, lu bisa nikmatin hari libur, THR, upah minimum, hak cuti, hak pekerja sampai kebijakan yang direvisi gara-gara tekanan publik dan banyak hak lain yang sekarang dianggap biasa. Banyak hasil yang lu nikmatin tanpa harus ikut kepanasan, teriak-teriak, atau ribut sama aparat di jalan. Jadi mending mingkem kata pocong. Nyepongin pemerintah juga jangan bego amat. Kritik itu bukan makar, demo itu bukan dosa. Lucu aja, tiap ada yang protes dibilang bikin macet. Lah kalau dulu semua orang nurut dan diem, mungkin banyak hak yang sekarang lu nikmatin nggak bakal ada. Demo memang bikin macet jalan. Tapi yang lebih bikin sesak itu mental budak yang nganggep pemerintah selalu benar dan rakyat harus selalu diam. Pantex.