Yes dan iya
Segala sesuatu berasal dan berawal dari rumah
Aku pun ngomong aja random, loncat loncat, ide berantakan,tidak runut, tmi when talk, karena ga pernah didengar, tidak diberi ruang untuk bicara, berpendapat, dll
Makanya kenapa heran aja orang orang koq ngebet sekali menikah/menyuruh menikah
padahal segala sesuatu dimulai dari rumah, rumah yang kacau dan ancur
walau tidak semua, ngaruh lah sedikit banyak nya sama hidup dan mental anak
aku kalo ngomong belibet, gabisa sampein opini yg ada di kepala secara gamblang, seringnya bahkan nelen lg kata2 yg mau diucapin. iri bgt sm org2 yg pede mengeluarkan isi pikiran (dgn cara yg baik) dan bertanya2 tipsnya apaan biar bisa begitu.. ternyata semuanya berawal dr rumah
Siapa di sini yg begadang krn alasan apapun, tp tetep kudu bangun pagi krn kerja/sekolah/kuliah???
Bangun2 pala pusing, ngantuk berat, pegel, arghh ga enak!
Org2 yg begini jujur kasian krn badannya “rusak”, tp ga ada pilihan lain.
Terus gmn ngatasin masalah ini? Kan ga mungkin resign atau drop out????
Simak ya! Aku jelasin.
Bookmark aja dulu biar bisa dibaca lagiii
the glucose goddess, Jessie Inchauspé jelasin di podcast ini (dan di bukunya juga) kalau kita ttp bisa enjoy makan karbo/gula tapi dengan lonjakan gula darah yang minim dengan cara:
1. ganti sarapan (1st meal) dengan menu "gurih", not even fruits. perut kosong yang diisi dengan karbo/gula, maka semuanya akan tersalur ke aliran darah menyebabkan lonjakan gula darah. bisa bikin more cravings in the day dan bikin gampang lelah/ngantuk).
sarapan dengan protein, lemak sehat dan fiber. contoh: telur orak arik sayur, sop tahu telur, pecel sayur plus protein tahu tempe
2. urutan makan buat full meal supaya mengurangi craving gula (maksi atau makan malem): fiber(sayur) > protein dan lemak>karbo. kalau bingung, dia bilang makan aja porsi kamu biasa but "add veggies to the beginning", intinya awali dengan sayur.
fiber dalam sayuran menciptakan lapisan serat di usus bikin kenaikan glukosa bertahap dan stabil.
3. jangan makan karbo "tok", contoh: mie instan lengkapi sama sayur+protein, nasi goreng tambahin ayam sama sayur acar.
bisa full cutting carbs/sugar is good but our body still need it for energy, our brain releases dopamine when we eat it, so just keep everything balance.
Jujur kita mirip bgt. Aku juga slow learner & kalo ngomong buru2 tanpa persiapan suka belibet sendiri.
Tips yg bisa dicoba:
- Bikin draft dulu sebelum ngomong,
biar pede karena udh tau mau ngomong apa.
- Draft ditulis dalam bullet points, jgn paragraf. Biar fokus & to the point.
Tau ga, ada loh cara untuk mengurangi negativity bias, misalnya saat lagi ngerasa “bete” sama suatu kejadian biar ga kebawa seharian, yaitu dengan berlatih cognitive reappraisal, bagian dari pendekatan Cognitive Behavioral Therapy.
Apa itu negativity bias? Negativity bias itu kecenderungan otak untuk lebih “nempel” ke pengalaman negatif dibanding positif.
Teknik cognitive reappraisal bukan tentang menolak emosi, tapi dimulai dari mengakui apa yang kita rasakan.
Setelah itu, coba tanya ke diri sendiri:
“Apa ya yang bisa aku lakukan di situasi ini?” atau
“Apa yang bisa aku pelajari dari kejadian ini?”
Dengan begitu, kita nggak terjebak terlalu lama di momen negatif, tapi tetap memprosesnya dengan lebih sehat.
Waktu kita terlalu berharga untuk habis di satu momen yang nggak mengenakkan.
📚Moving Forward Not Moving On - Trisa Triandesa
Skin Minimalis: Kenapa “10 Steps Routine” Bisa Bikin Bakteri Bingung
Wajahmu punya ekosistem bakteri baik yang bekerja keras menjaga kulit tetap sehat dan mereka butuh jeda untuk bisa kerja maksimal. 10 step routine bukan sesuatu yang salah tapi kalau dilakukan setiap hari tanpa henti, lapisan produk yang bertumpuk bisa terus-terusan mengusik keseimbangan bakteri baik seperti Staphylococcus epidermidis yang tugasnya melindungi kulit.
Tips praktisnya: nggak harus berhenti total, cukup selang-seling. Di hari sibuk atau kulit lagi “tenang”, coba minimalkan ke 3 produk inti saja: cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Beri kulitmu hari-hari sederhana di mana ia bisa mengatur dirinya sendiri. Sesekali minimalis bukan berarti rutinmu salah, justru itu cara pintar memberi ekosistem kulitmu waktu untuk bernapas.
dr. Ayman Alatas SpMK
Sering membaca buku ternyata dapat memperkuat memori dan melindungi otak.
Jadi artikel NY Times ini mengatakan bahwa kita perlu rutin membaca 20-30 halaman per hari untuk mempertahankan kemampuan otak kita, dan ternyata penelitian-penelitian setuju akan hal ini.
Ini penelitiannya:
1. Penelitian di Taiwan (2020) menunjukkan bahwa orang yang rutin membaca buku lebih dari 1 kali seminggu ternyata dapat mencegah penurunan kognitif hingga 46% lebih rendah.
2. Penelitian tahun 2022 menunjukkan 8 minggu baca novel bisa bikin memori kerja & episodik kita jadi lebih tajam.
Semoga bermanfaat.
Sumber:
1. Chang (2020). Reading activity prevents long-term decline in cognitive function in older people: evidence from a 14-year longitudinal study.
2. Stine-Morrow (2022). The Effects of Sustained Literacy Engagement on Cognition and Sentence Processing Among Older Adults
BETUL! Belajar bahasa baru BISA memperlambat penuaan otak dan membuat otak lebih tajam.
Sini gue bahas!
Jadi ada penelitian yang melibatkan lebih dari 86.000 orang dari 27 negara Eropa dilihat kebiasaannya dalam berbahasa.
Hasilnya adalah orang yang pakai lebih dari 1 bahasa dalam keseharian (multilingual) punya risiko percepatan penuaan yang 30% LEBIH RENDAH. Semakin banyak bahasa yang dipakai, grafik risikonya makin turun.
Sebaliknya, mereka yang hanya pakai 1 bahasa justru keliatan punya risiko percepatan penuaan lebih tinggi di data cross-sectional dan longitudinal.
Penuaan yang dimaksud di sini meliputi kemampuan kognitif, kemampuan fisik, dan kondisi lain yang terkait usia.
Kenapa bisa gitu?
Hipotesisnya adalah karena tiap kali kita ganti bahasa, otak dipaksa untuk milih kosakata, switch aturan tata bahasa, dan adaptasi konteks sosial.
Itu semua ibarat “gym” buat memori kerja, dan fungsi eksekutif yaitu area yang paling rentan menurun saat menua.
Aplikasi + Website buat belajar bahasa
1. Duolingo (metode belajar mirip game)
2. Babbel (melatih skill percakapan)
3. Tandem (conversation bareng native speaker)
4. Memrise (menghafal kosakata pakai klip video pendek)
5. BBC Languages/DW (melatih reading, baca berita)
Cara effortless maintain pertemanan lewat sosmed:
- Like atau react stories
- Send or tag reels “keinget kamu”
- Ikut komen yg tulus di postingan tentang kehidupan mereka
Ngerti bahwa tiap orang juga lagi sibuk dengan hidupnya. Gak ada salahnya jadi yg pertama untuk inisiasi. Maintenance is underrated. Sibuk cari yang baru, tapi lupa merawat yang sudah ada.
HATI-HATI untuk kalian yang sering curhat ke AI!!
Jadi ada penelitian yang menunjukkan bahwa AI itu CENDERUNG LEBIH MENYETUJUI tindakan kita, bahkan bila tindakannya berbahaya.
Nah penelitian ini awalnya untuk mencari tahu apakah benar AI memang bisa memperkuat "delusi" kita dan dapat berbahaya bagi orang lain.
Ternyata dibandingkan dengan manusia, AI ternyata 47-51% LEBIH MUNGKIN SETUJU dengan tindakan kita, bahkan di hal-hal yang berbahaya.
Oleh karena itu, meminta pendapat kepada AI, dapat berpotensi lebih 'menjerumuskan' kita, seandainya pandangan kita kurang tepat. Bahkan karena cenderung setuju, kita cenderung lebih percaya pada AI dibandingkan kepada orang lain.
Jadi bagi kalian yang rutin curhat ke AI, tolong disikapi dengan hati-hati, dan jangan lupa meminta pendapat juga ke manusia lain yaa.
Semoga bermanfaat!
ciwi ciwi yg dapet haidh di 10 malam terakhir jangan sedih yaa! kita jg bisa kok beramal utk ngejer malam lailatul qadr ☺️
-perbanyak dzikir
-perbanyak doa
-denger/baca ceramah atau ilmu agama
-bersedekah
-birrul walidain (bantu2 pekerjaan orang tua, menyenangkan mereka, pijit2)
TRUE STORY.
Berkaitan sama belajar, aku inget dulu waktu awal masuk S2 aku cukup struggle di 3 bulan pertama, ngerasa ga bisa ngikutin apa yg dipelajari, sampe rasanya mau udahan aja.
Sampai akhirnya aku dikasih tau doa yg harus dibaca setiap sebelum belajar ini.
Alhamdulillah setelah itu aku bisa ngikutin semua perkuliahan, dan surprisingly aku dapet IP 4 di semester 1.
Apakah cukup dibaca aja? Enggak.
Aku lanjut di bawah yes 👇🏻
Silahkan di save dulu biar ga ilang.
Salah satu masalah besar manusia saat ini tuh sedenter sih, alias gaya hidup kurang gerak.
- rebahan & duduk seharian
- gamau olahraga
- aktivitas fisik sehari rendah, meski sdh olahraga
- males jalan kaki
dll
Baca artikel ini deh 👇🏻
Km akan tau knp risiko penyakit kronis gk bisa otomatis turun klo waktu duduk & kurang geraknya masih dominan di hari itu, meski km sdh berolahraga.
Penelitian INTERSTROKE International Study (McCarthy et al., 2023) yang melibatkan 4.496 orang dari berbagai negara meneliti mengenai kebiasaan tidur, termasuk durasi tidur siang, terhadap peningkatan risiko stroke
Hasilnya ternyata, orang yang tidur siang lebih dari 1 jam, entah itu direncanain atau kebablasan, punya risiko stroke lebih tinggi:
-2,8x lebih tinggi kalau kebablasan
-1,7x lebih tinggi kalau memang direncanain