@apeonys ㅤ
Setelah berhasil terbebas dari ruangan penuh angka, kalian mengurungkan niat untuk beristirahat dan memilih untuk melanjutkan perjalanan dengan sisa tenaga yang ada. “Tersisa satu freepass agar dapat keluar dari situasi ini,” gumamnya, “kalian masih semangat, ‘kan?”
ㅤ
@ofBibie ㅤ
Sepasang netra tampak mengawasi para rombongan ketika masuk ke dalam ruangan yang penuh dengan ornamen angka dan tanda hitung. Sebuah senyuman mengerikan nan misterius pun terlihat dari salah satu sudut ruangan.
ㅤ
@ofBibie@TheMissingCarny ㅤ
Sunyi menyertai kelamnya malam yang kian terasa mencekam. Ia mengajak para peserta untuk memasuki sebuah ruangan, mengingat jika dipaksakan untuk melanjutkan perjalanan pun tidak memungkinkan. “Sepertinya kita harus mencukupkan perjalanan dan beristirahat di ruangan ini.”
ㅤ
Namun, belum sampai di wahana manapun, langkah mereka terhenti karena sebuah surat yang ditemukan oleh anggota organisasi.
"HAH? JEBAKAN? COBAAN APA LAGI INI OPAH MERLIN!?" Genevieve berteriak kecewa. Padahal dia sudah bersemangat sekali karena dikira diajak ke Ontang-Anting.
Puan itu mengangguk-angguk seolah mengerti, padahal sedari tadi ia sibuk melihat kesana dan kemari; tidak sabar ingin menaiki semua wahana yang ada.
Atensinya baru kembali saat pidato selesai dan salah satu anggota organisasi mengajak mereka untuk menikmati wahana. "ASYIK!"