@MakanOrigin kalau aku dpt segini sehari fix lah aku habis lulus S3 ini mau bikin kos²an seribu pintu, usaha kuliner, main saham dll,,, dah pokoknya biar duitnya muter lagi, aku kipas² di rumah sambil mantau 😂😂
Apakah Dollar beneran ga di pake di desa?
Pernah gak sih kepikiran, kok dulu 1 USD cuma ribuan, sekarang udah belasan ribu rupiah? 😳
Dari era 80-an sampai sekarang, rupiah itu kayak “drama panjang” melawan dolar. Pelan-pelan melemah, lalu jeblok pas krisis, terus berjuang bangkit lagi.
Nilai tukar ini bukan sekadar angka, tapi cermin kondisi ekonomi kita.
Menurut kamu, ini salah siapa: sistem, global, atau… nasib? 👀
Yang paginya udah darderdor, semangatt ya.
Kita masih jadi WNI, gapapa ngeluh dikit tapi jangan kebanyakan.
Kita masih jadi WNI, jangan banyak nuntut karena yg disuka jadi penurut.
Kita masih jadi WNI, 1 USD udah 18 ribu ya terima aja.
Morning semua dari aku yang pagii nya menunggu kamu ☺️
#rupiah
@gudanglifehack I am really happy too, I got follback from you minsel! Hope we can support each other, your support is invaluable for my small account of course, thanks you so much ✨✨🌸🌸
Pernah nggak sih lo sadar, makin sering kita ngasih pujian atau nge label pasangan dengan hal-hal positif, makin besar juga usaha dia buat jadi seperti yang kita bilang.
Sebaliknya, kalau tiap hari yang keluar cuma omelan dan cap kayak "malas", "nggak peduli", atau "pelupa", lama-lama dia bisa aja jadi persis kayak label negatif yang terus ditempelin ke dia.
Di dunia psikologi perilaku, fenomena ini dikenal sebagai
The Pygmalion Effect
atau efek ekspektasi, yaitu saat harapan dan cara kita memandang seseorang bisa memengaruhi bagaimana dia bertindak dan berkembang.
Manusia itu pada dasarnya cenderung bertindak sesuai dengan ekspektasi atau penilaian dari orang yang paling dekat sama dia.
Kalau yang terus disorot cuma kekurangan dan dia terus-terusan dikasih label negatif, lama-lama dia bisa kehilangan semangat buat berubah karena mikir, "Mau gue usaha sebaik apa pun, di mata dia gue tetap salah dan tetap jelek."
Kalau lo pengen pasangan lo jadi lebih dewasa, lebih peduli, atau lebih bertanggung jawab, coba mulai dari cara lo ngomong dan memperlakukan dia. Kadang perubahan besar bukan dimulai dari omelan, tapi dari bagaimana kita melihat dan menghargai usaha mereka.
Ganti kalimat yang isinya nyindir jadi kalimat yang nunjukkin dukungan dan kepercayaan.
Contohnya, daripada bilang yang bikin dia ngerasa disalahin, coba bilang,
"Aku tahu minggu ini kamu lagi capek, tapi aku yakin kamu bisa beresin urusan ini karena selama ini kamu selalu ngasih yang terbaik buat kita."
Saat seseorang ngerasa dipercaya, dihargai, dan dipandang baik, biasanya dia jadi lebih termotivasi buat nunjukkin versi terbaik dari dirinya. Secara nggak sadar, dia bakal terdorong buat berusaha lebih keras dan nggak mau ngecewain kepercayaan yang udah dikasih.