🚨 AKSI DEMO KEJAGUNG
Senin, 27 Juli 2026
Pagi ini massa yang mengatasnamakan LBH Harimau Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jakarta.
🚗 Hindari kawasan Blok M dan sekitarnya, gunakan jalur alternatif. 🚧
📹widiguruh
📈 Ambon Jalan Tambak
📈 Matraman Londo Ireng
ya soalnya GERWANI organisasi emansipasi perempuan sebesar & seprogresif itu DIMATIKAN ORBA anjeeeengggg diframing seolah penjahat pake dibilang melakukan pesta seks di lubang buaya pada malam 30 September 1965 difilm propaganda butut itu gmn sih PEA
Demo di mana2
Tp hampir tidak pernah muncul di media massa.
Ribuan mass mengatasnamakan warga Kab Intan Jaya menggelar aksi unjuk rasa di Nabire, Papua Tengah, pd Rabu lalu.
Aksi diinisiasi Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya u/ menolak keberadaan aparat TNI/Polri di wilayah Intan Jaya.
Demonstrasi tersebut, massa membawa tema "Militer (TNI/Polri) Mesin Pemb*nuh Rakyat Intan Jaya" serta mendesak pemerintah menarik personel TNI/Polri dr wilayah tsb.
Ada apa sebenernya ini?
Seharusnya kan TNI Polri hadir u/ masyarakat.
Tp kok malah ditolak? Apa yg salah? 🤔
🚨 DEMO HARI INI | KEJAKSAAN AGUNG RI
Massa kembali turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (27/7). 👥📢
📢 Peduli? Pantau terus perkembangannya dan bantu repost agar informasi ini menjangkau lebih banyak orang. 🔄
📹 ilhampid
Saya tidak meminta Indonesia hancur,tapi jika pejabat korupsi merajalela dan tidak bisa diperbaiki ,tolong ya Allah hancurkan pejabat rakus semua gantikan dgn yg amanah ,amin demo mahasiswa di bungkam agar TDK menjalar kepelosok negri,tp bangkai akan kecium
Sepertinya pemerintah masih tutup mata, tutup telinga & tutup mulut, atas apa yg terjadi di jakarta....
Ataukah sudah menutup hati nuraninya...
Ataukah mengadu domba rakyatnya dengan menggerakkan buzzer² nya...
🚨 BREAKING NEWS
BERITA DUKA DARI KOTA SUKABUMI
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Kabar duka mendalam datang dari tanah Sunda.
Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya,
Sukabumi baru saja ludes diratakan oleh api pada Sabtu siang.
Warisan budaya yg dijaga ratusan tahun kini menjadi abu dalam sekejap.
Dan kalian tau nggak berita ini udah masuk ke aljazeera
Just in case kalian gak tau, jadi dari tanggal 17-24 Juli ini setiap hari ada demo ges. Tapi, kalian pasti gak liat beritanya kan?
Jujur demo kali ini susah banget dapet beritanya, even orang yang post pun kayak gak ada. Entah emang algoritma kita yang salah atau dibungkam sama pemerintah biar demonya gak bisa diliat dan disebar luaskan di media sosial.
Ya situasi sama kondisi di negar ini udah jauh dari kata baik-baik aja. Jadi kalo ada video atau foto demo yang tiba-tiba lewat beranda tolong di repost gess, biar banyk yang liat.
WN(Lain):
Jarak antara kamu dan mimpimu adalah usaha dan do'amu.
WNI:
Jarak antara kamu dan mimpimu ada pemerintah korup, pajak yang merampok, kemiskinan struktural, ketimpangan literasi, ketimpangan kesempatan antar kelas, kebijakan publik kontra rakyat, usaha, baru do'a.
Kalo ada konten demo lewat diberanda kalian langsung like dan posting ulang!
Jika itupun kalo Kalian peduli dengan kecemasan negara saat ini, dengan melakukan itu secara tidak langsung kita membantu perjuangan temen" yg disana melalui sosial media, karena media terbungkam!
"Hidup Perempuan! Hidup Buruh! Hidup LGBT!"
Begitulah suara tuntutan yang digemakan dalam aksi Aliansi Perempuan Indonesia (API) hari ini.
Aksi berpusat di depan Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham), Jakarta Selatan, sebagai bentuk peringatan sekaligus seruan untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.
Aksi berlangsung pada pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dengan mengusung tuntutan "Hentikan Kekerasan Terhadap Ragam Gender dan Seksualitas."
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen organisasi yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia—menyatakan solidaritas terhadap perjuangan HAM tanpa diskriminasi.
Peserta aksi menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, ujaran kebencian, dan tindakan persekusi yang masih dialami kelompok ragam gender dan seksualitas. Mereka juga menolak berbagai kebijakan yang dinilai diskriminatif serta mendesak negara untuk menjamin perlindungan hak asasi manusia bagi setiap warga negara tanpa membedakan identitas gender maupun seksualitas.
📸Elvina Manuella Simanjuntak/Konde.co.
Sedih ya, Saat rakyat turun ke jalan, layar TV nasional terasa biasa saja. Tapi media Korea Selatan justru ikut menyoroti apa yang terjadi di Indonesia, bahkan membahas program MBG.
Bukan soal setuju atau tidak. Yang dipertanyakan adalah, kenapa suara dari luar terdengar lebih lantang daripada suara dari dalam negeri?
MEREKA DIBUNGKAM DILAPANGAN
MARI KITA GELORAKAN DIRUANG MAYA INI
NEGARA INI SUDAH TEELALU SAKIT, SAKITNYA SUDAH STADIUM AKHIR
- DOMKRASI HILANH
- HUKUM DITELANJANGI
-ANAK ANAK DIRACUNI
-KOLUSI,KORUPSI DAN NEPOTISME DIPERTONTONKAN
LALU APA LAGI ALASAN KITA UNTUK TETAP DIAM.
DIAM MELIHAT KEMUNGKARAN ADALAH MUSIBAH BAGI SELURUH WARGA.
MELAWAN ADALAH JALAN✊️🔥