Temen gw dokter anak. 11 tahun praktek. Ratusan pasien dari bayi sampai remaja.
Gw ngeluh pas ngopi: "Anak gw manja banget. Minta gendong terus. Turun bentar, naik lagi. Turun bentar, naik lagi. Bahu gw remuk."
Dia ketawa. "Berapa bulan anaknya?"
"14 bulan."
"Itu bukan manja. Itu namanya SECURE BASE BEHAVIOR. Dan kalau lo tolak terus, lo lagi bikin kerusakan yang gak keliatan di otaknya."
Gw naruh kopi. "Kerusakan?"
Anak minta gendong. Bapak turuti gendong.
2 menit kemudian: "Turun, Pa." Bapak turunin.
3 menit kemudian: tangan ke atas. "Endong, Pa." Bapak gendong lagi.
5 menit kemudian: "Turuuun." Turun. Jalan 10 langkah. Berhenti. Tangan ke atas lagi: "Endooong."
Naik. Turun. Naik. Turun. 15 kali di satu trip ke mall. Bahu Bapak pegal. Pinggang Bapak ngilu. Dalam hati: "Manja banget sih. Mau gendong apa mau jalan? Pilih satu!"
Pak, itu bukan manja.
Orang sibuk bahas saham, crypto, emas.
Lupa satu investasi paling mahal: Pasangan Hidup.
Salah entry ?
Nggak ada cut loss,
Floating loss nya seumur hidup.
Sebelum bahas cara ngecilin perut, orang tuh sebenernya harus paham dulu bahwa WEIGHT LOSS dengan FAT LOSS itu 2 hal yang berbeda.
Berat badan bisa aja berkurang tapi sangat mungkin bukan lemak yang berkurang atau mayoritas bukan lemak yang berkurang.
👇🏼👇🏼👇🏼
Dilema Dokter 😶
1. Pasien coveran BPJS
2. Komplikasi
3. Dirujuk ke faskes yang lebih tinggi
4. Tidak membaik
5. Pulang lagi ke faskes awal
6. Keluarga minta pengobatan optimal
7. Dokternya tahu obatnya sebenarnya
8. Tapi obatnya tidak tersedia di faskes itu. Ada sebagian yang tersedia di apotek luar.
9. ...dan aturan BPJS Kesehatan tidak membolehkan peresepan luar.
Pusing. Berasa agak desperate. Tahu solusi tapi ruang geraknya minimal 😶 Jadi kayak diliatin aja gitu.
Coba siasat lagi. Pakai apa yang ada, mentok aturkan makanan dan minuman, serta terapi suportif lain yang tersedia. Sambil berdoa. Berharap pasiennya dimudahkan proses sembuhnya.