Udah 2 tahun saya jualan disini
Sesepinya setidaknya masih bawa uang
Ini dari jam 8 stay
1 pun gak ada yang mampir...
MasaAllah...
Baru kali ini saya jualan di sekolah 2rb aja gak laku
aku sedihh liat ini… karena aku tau kalo from the very beginning WE NEVER HATED INDONESIA. not even a bit. yang kita benci tuh korupsinya, nepotisme, keserakahan oligarki, dan orang yg dzalim. we love this country so much, and that’s why it hurts to see it getting ruined by them
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
Pernah kejadian di Indomaret. Ada seorang ibu bawa uang banyak di tas mau di setor. Masalahnya uangnya lecek. Jadi saat dia setor banyak yang nggak di terima trus dia rapiin satu satu. Hampir 20 menit dia belum usai juga sementara antrian panjang.
Saat di tegor malah nyolot dan bilang dia punya hak untuk setor semua uangnya.
Karyawan indomaret inisiatif matikan listrik dari meteran. Kemudian di hidupin lagi.
Setelah hidup atmnya. Ibu itu panik karna uangnya ketelan mesin.
CAN Y'ALL STOP HYPING EVERYTHING KOREAN??? this is so misleading omfg
1. nyepi berlangsung tiap tahun bukan per 100 tahun
2. nyepi, galungan, kuningan itu gak overlap kecuali pada beberapa tahun yg kebetulan overlap
3. hari nyepi itu hari yg sakral malah dijadikan horror
@demureliy as a hindu myself, aku juga kesel bgt ini bisa jadi cultural appropriation karena ngebuat nyepi dianggap sebuah hal yang menakutkan. lebih sedihnya lagi pasti film ini riset dan approved langsung dari orang bali yang kemungkinan “bule menyukai budaya kita” 😹
@demureliy Sebagai orang hindu bali, ini misleading & disrespectful sih, larangan saat nyepi bukan hal pamali/tabu, tp aturan untuk kami instrospeksi diri. Kalau memang belum bisa menjalankan puasa pas nyepi & melanggar ya itu jd karma ke diri sendiri bkn tiba2 jadi di teror setan 🥲
CAN Y'ALL STOP HYPING EVERYTHING KOREAN??? this is so misleading omfg
1. nyepi berlangsung tiap tahun bukan per 100 tahun
2. nyepi, galungan, kuningan itu gak overlap kecuali pada beberapa tahun yg kebetulan overlap
3. hari nyepi itu hari yg sakral malah dijadikan horror
Kemarin ada penipu yg nelp aku pura2 jadi polisi nuduh identitas aku dipake buat cod narkoba. Seremnya ni orang nyebut data diri kita dari NIK sampai alamat. Aku ikutin aja kan mereka dan gongnya mereka tuh niat banget sampai pas vidcall seolah kyk beneran di kantor-
Seorang dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berinisial R diberhentikan karena membongkar dugaan publikasi jurnal predator di kampusnya.
Laporan tersebut mempunyai bukti kuat dan diduga melibatkan dosen, pejabat birokrasi, juga guru besar.
#intinyadeh dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta dipecat abis lapor dugaan publikasi jurnal predator ke Kemendiktisaintek, libatkan belasan dosen, pejabat kampus, guru besar.
Sempet dipanggil Rektorat, dibilang rusak nama baik kampus, alih2 dilindungi sbg whistleblower.
(1/2)
macet tuh harga paling murah yang bisa lu bayar buat manfaat jangka panjang, sehari macet itu coba lu bandingin dengan hampir 2 tahun pemerintah lu mengacak-acak negara ini duhhh
Ya allah kenapa sih dosen2 di indo (gak semuanya ya tapi) jahat2 kayak gini kdg2 jg ada yg senioritas mau minta ttd skripsi aja dipersusah (based on my experience). Beda banget pas aku thesis di 🇸🇪, SPVku word of affirmation banget sampe aku blg "aku gapapa S3 kalo SPVnya kamu"