In my life era:
Gatau mau ngetik apa? Sambatin apa? Complain ke siapa? Marah? Sedih? Senang? Ceria? Bahagia?
Bingung. Pokoknya a little time just for update. Ketinggalan info ini itu. I am just living a truer life, everyday. Thanks God.
mari kita usahakan jangan merasa lebih baik dari siapapun. bagaimanapun posisinya, cara dia berpakaian, pekerjaannya, pendidikannya ataupun latar belakangnya. karena kita tidak pernah tau, setiap malam sedekat apa dia dengan Allah dan sebanyak apa dia meminta ampunan.
Cantik sangat doa ini :
Ya الله, sibukkanlah aku dengan kebaikan hingga aku lupa akan kesedihan dan jauhkan aku dari rasa malas hingga aku selalu bersyukur atas keberkatan.
Aamiin.. 🤲
Ya Allah, aku berlindung kepada Mu dari ketidakpastian masa depan, dari keputusan yg keliru, dari perihnya kenyataan dan pahitnya kekecewaan. Jaga hatiku yg mudah berbolak-balik, lindungi aku dari penghianatan manusia dan dari cinta yg salah.
Kemarin ada yg nanya, sebulan habis susu brp kg dan sering nanya ke hal private. Tetap ku jawab. Tapi setelah di rasa rasa kok ibu ini energinya banyak kali ya. Sampe mendetail kalo urusin urusan orang lain 😅 hari hari aja aku capek meskipun jadi irt santai.
1,5 tahun pertama jadi Ibu:
Ga pernah nanya nanya keadaan anak orang lain. Jikalau ada yg menarik mata, lebih baik diam dan lupakan. Pantang nanya BB TB anak orang lain, tapi kalo di tanya duluan ku jawab dan tanya balik ajalah, biar idem. Karna jujur sebetulnya aku ga nyaman.
Marriage only benefits a woman when the man is truly capable of leading, providing, and protecting. Otherwise she’s just adding responsibilities to a life she already manages alone.