Barusan ada komentar dari Bambang Pacul
Bahwa Presiden sebaiknya tidak mendelegasikan Ketua MPR Ahmad Muzan sebagai utusan Presiden.
Kenapa?
MPR itu bukan bawahan presiden
MPR itu adalah partner presiden dan hubungan di antara mereka bersifat konsultatif.
Lebih baik Presiden mengutus menteri dan setara dengannya.
==
Dalam ketatanegaraan Indonesia dikenal istilah lembaga tinggi negara.
Yakni lembaga yang kewenangannya langsung diberikan oleh UUD 1945
Siapakah itu? DPR, DPD, MPR, Presiden, BPK, MA dan MK.
Nah, hubungan di antara pihak-pihak itu bersifat setara. Bukan atasan-bawahan. Jadi ga ada ceritanya, Presiden mendelegasikan MPR sebagai utusan khusus.
Namun situasi berbeda jika pemerintah konsultasi dulu dengan pimpinan MPR. Kalau pimpinan bersedia, barulah Ketua MPR berangkat.
Pantesan nggak ada TNI ternyata demo buzzer, duit pajak di pake buat bayar buzzer demi program laknat, lahan basah koruptor
Dari demo buzzer ini, fix guys, MBG HARUS STOP, koruptor nggak mau kehilangan lahan basahnya
MBG/ KOPDES HARUS STOPPP
#demo#indonesiagelap
Cara membedakan aksi demo bayaran atau murni gerakan rakyat di Indonesia itu gampang banget.
Kalau demonya dijaga aparat, bahkan dibiarkan bebas berarti berpotensi demo settingan penguasa.
Kalau demonya dihalangi mati-matian sama aparat, bahkan disuruh bubar, itulah demo yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat.
@LambeSahamjja saran buku yg bahas ttg reformasi pls ku kepengen tau belio yg sebegitu powerfulnya di jaman itu kok bisa smpe akhirnya mau lepasin jabatannya
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. โ๐ฎ๐ฉ tinju ke atas.
Jujur bingung banget
Negara mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Rupiah menguat, pasar merespons positif, koruptor mulai ditangkap, reshuffle disiapkan. Tapi masih ada yang ngotot demo 12 Juni.
Jadi sebenarnya yang dicari solusi atau memang ingin bikin gaduh?
Nah ini contoh twit buzzer ya ges, biasanya harganya 1 twit begini 3000-5000 rupiah.
Kalau ditawarin begini, jangan mau ya. Masa bayarannya kalah sama pertamax 1 liter
Reminder buat yang nggak ikut aksi tapi kena dampak macet hari ini di Bundaran HI, mohon sabar ya. 5 tuntutan yang dibawa: stop pemborosan APBN, turunkan harga sembako & BBM, hentikan MBG & Koperasi Desa Merah Putih, hentikan militerisme di ranah sipil, dan minta pemerintah akui kesalahan.
Mereka udah berjuang nyampein aspirasi buat kita semua, jadi mari saling menghargai.
Dear Bapak Presiden, dan seluruh pejabat yang hari ini mungkin sedang duduk nyaman di kursi kekuasaan..
Ada sesuatu yang ingin kami sampaikan, bukan dengan amarah yang membabi buta, tapi dengan dada yang sesak dan hati yang sudah terlalu lama menahan๐
Hari ini, ribuan mahasiswa dari BEM UI dan berbagai perguruan tinggi Jabodetabek turun ke Bundaran HI. Mereka menamai aksinya "Aksi Menuju Indonesia Bangkrut" - nama yang keras, tapi seperti ungkapan jujur dari hati-hati kami ini.
Nama yang lahir bukan dari kebencian, tapi dari kepedihan yang sudah lama tak kalian dengar.
Mereka bukan turun karena ingin terkenal. Mereka turun karena diam sudah terasa seperti pengkhianatan.
Rupiah pernah menyentuh Rp18.000 per dolar. Harga Pertamax naik lebih dari 30% hanya dalam semalam. Dan yang paling merasakan bukan kalian pejabat tentu saja, tapi ibu yang menghitung ulang belanja hariannya. Bapak yang diam-diam menggaruk kepala memikirkan uang rumah tangganya. Mahasiswa yang mengerjakan skripsi sambil khawatir uang kos bulan depan dari mana.
Indonesia adalah negara yang kaya. Tapi entah mengapa rakyatnya tak kunjung sejahtera. Indonesia adalah negara yang besar. Tapi entah mengapa perut rakyatnya belum bebas dari rasa lapar. Kita belum bicara tentang rasa kenyamanan, itu jauh.
Lima tuntutan mereka sederhana:
"Hentikan pemborosan APBN. Turunkan harga pokok dan BBM. Hentikan program MBG yang kini terseret korupsi. Hentikan Koperasi Desa Merah Putih. Hentikan militerisme di ruang sipil."
Bukan tuntutan anak kemarin sore. Ini adalah tuntutan dari mereka yang melihat pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan pokok, dan kebijakan yang dianggap semakin membebani kehidupan masyarakat - setiap hari, di depan mata mereka.
Kepada adik-adik yang hari ini turun ke jalan~
Kami berdiri bersama kalian. Bukan karena kami tak punya rasa takut. Tapi karena kami tahu: suara rakyat yang diam adalah suara yang sudah menyerah.
Jaga dirimu. Bawa air. Simpan nomor darurat. Jangan terpisah dari kelompokmu. Jika situasi memanas, selamatmu lebih penting dari segalanya. Ingat keluarga dan kami yang sedang mendoakan kalian.
Tapi jika kamu bisa, berdirilah. Tegak. Tenang. Berkepala dingin.
Karena perjuangan ini haruslah jadi kuat dan mampu bertahan.
Kepada para pejabat yang membaca ini.. jika ada:
Bukan mahasiswa yang membuat Indonesia mendekati bangkrut. Yang membuat Indonesia bangkrut adalah ketika kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya sudah habis, dan tak ada yang merasa perlu mengisinya kembali.
Dengarkan mereka. Sebelum jalanan berbicara lebih keras dari yang bisa kalian kendalikan.
- Karirfess, 12 Juni 2026 Untuk Indonesia yang masih layak diperjuangkan -
Demo adalah hak konstitusional. Karirfess mendukung penyampaian aspirasi yang damai, tertib, dan bertanggung jawab.