Diksi “Londo Ireng” itu sebenernya berbau rasisme.
Lucunya, yang paling lantang ngecap jurnalis sebagai “Londo Ireng” justru keturunan langsung dari The Real Londo Ireng-nya.
Buyutnya dulu ikut bantu Belanda lawan Diponegoro.
Apa gak malu?
Kalo ada konten demo lewat diberanda kalian langsung like dan posting ulang!
Jika itupun kalo Kalian peduli dengan kecemasan negara saat ini, dengan melakukan itu secara tidak langsung kita membantu perjuangan temen" yg disana melalui sosial media, karena media terbungkam!
Aku sewa rumah satu tahun 3jt langsung ambil 10 tahun jadi 30 juta, terus rumahnya aku renovasi habis sekitar 15 juta..
Coba minta ganti biaya renovasi sama yang punya kontrakan rumah tapi yang punya rumah nggak mau ganti😏🙄
jadi setelah 10 tahun yang punya rumah nyuruh kami pindah katanya masa 10 tahun itu sudah habis, tapi aku nggak mau karena uangku habis 15 juta untuk renovasi, jadi masih ada sisa 5 tahun lagi
kalau menurut kalian yang salah siapa aku atau yang punya kontrakan?
cc : ayusembiring_05
2 santri ini korban kekerasan seniornya d ponpes NTB, sbrnya korban ada 3 tp yang satu meninggal dunia, 17 orang diperiksa polisi namun blm ada yg ditetapkan tersangka.
Biaya operasi ditanggung oleh keluarga, pihak pemerintah daerah sampai saat ini tak kunjung berikan bantuan hingga tetangganya buka donasi. Bahkan sempat diundang di podcast DC namun di cancel entah apa alasannya.
Menteri agama harus turun tangan benahi seluruh pesantren yg bermasalah dgn kasus kekerasan yg tinggi dan juga harus cepat berikan bantuan kepada korban.
Satu bulan bawa atto pp malang-pandaan tu ada satu minusnya. Harus menjadwalkan charging dan cuci. Bab charging ini harus bener-bener terencana. Karena incl transport ke spklu bisa makan 1.5-2 jam sendiri.
Bener kata orang kalo ev ga cocok buat mobil pertama. Bawa pikachu jauh lebih flexible secara waktu. Bawa atto lebih irit kemana-mana. Jadi kalo pas maunya muter-muter seharian dan main rasanya bawa pikachu lebih ergonomis.