Dulu kami kirim putra2 terbaik melalui Indonesia Mengajar dan Guru Garis Depan utk mengabdi ke pelosok sbg pengormatan thdp setiap jengkal wilayah NKRI.
Memberi stigma buruk pada Papua, Malut, dan daerah terluar NKRI sbg tujuan mutasi hukuman sama dgn menghukum daerahnya juga.
Melihat Fadli Zon yg menjelaskan sambil jalan sementara lawan bicaranya naik mobil buggy, dia terlihat seperti tidak ada harga dirinya. Padahal, latar belakang keilmuan Fadli Zon cemerlang.
Fadli lulus S1 di Fakultas Sastra UI dan S2 di London School of Economics. Dia juga mahasiswa berprestasi. Fadli adalah Mawapres UI dan mewakili kampusnya tampil di ASEAN Varsities Debate IV (1994) di Malaysia.
Belum lagi ngomongin keterlibatan Fadli di organisasi kebudayaan. Fadli ini punya perpustakaan di Cimanggis, Depok, di Sumatera dan jd dewan pembina rumah puisi Taufiq Ismail.
Pak Fadli, anda tidak seharusnya bertindak seperti itu. Anda memang pembantu Prabowo di kabinet, membantu menjaga dan mengembangkan kebudayaan. Bukan seperti "jongos" yg melayani majikan.