bangun, semua bangun!! kalimantan, sumatra, jambi, riau, papua, maluku masih bergelut dengan pembakaran hutan dan lahan. kabut asap masih pekat, darurat ISPA. aceh dan NTT belum pulih. kasus keracunan MBG masih bertambah. krisis air bersih dan kelangkaan BBM. keep speaking up!!!
gue belajar untuk ngasih space ke siapa aja yang ngerasa ngebutuhin itu.
gak ada orang yang jahat cuma karena gak balas chat atau gak ngajak ngomong, semua orang boleh capek dan diam. untuk beberapa orang, ngobrol banyak itu effort.
Why we should aware about them too?
1. Bekantan.
Monyet berhidung panjang ini memiliki sistem pencernaan khusus yang hanya bisa mengolah daun-daun mangrove dan gambut.
Kalo habitatnya abis, mereka gak cuma kehilangan tempat tinggal, tapi juga perlahan mati kelaparan karna gak bisa memakan buah manis atau makanan lain.
2. Orangutan.
Sang Petani Hutan: Sebagai penyebar biji utama, hilangnya satu ekor orangutan akibat karhutla sama saja dengan mematikan masa depan regenerasi ribuan pohon hutan tropis.
3. Pohon Tualang (Koompassia excelsa).
Pohon raksasa yang tingginya bisa melebihi 80 meter ini rumah utama bagi lebah madu hutan. Sekali terbakar, butuh waktu ratusan tahun untuk menumbuhkannya kembali.
Belom lagi kita bahas Gajah, Burung-burung besar, Reptile dan lain-lainnyaa.
Sementara itu, mungkin bagi pembuat kebijakan, bekantan dan orangutan yang mengungsi ke pemukiman warga itu dianggap lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kali yaa,
Lalu lagi-lagi alam yg disalahkan atas kemarau panjang, pdahal yang ngasih izin pembukaan lahan gambut — rumah bagi para fauna ini — bukan angin El Niño~ 😗
Shame on them.
Doanya masih sama:
May all governance and enablers rot in deepest hell.
All Eyes on Kalimantan! Ratusan Titik Api Kepung Kalimantan.
Karhutla kembali mengepung sejumlah wilayah Kalimantan. Rabu (19/8/2026), kabut asap pekat menyelimuti Banjarbaru hingga mengganggu jarak pandang dan membuat warga mengeluhkan sesak napas. Kualitas udara bahkan sempat masuk kategori berbahaya dengan PM2.5 mencapai 389,4 µg/m³.
Dampaknya juga mengganggu transportasi. Jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor sempat turun hingga di bawah 400 meter dan menyebabkan 12 penerbangan tertunda.
BMKG sebelumnya memperingatkan risiko karhutla berada pada periode puncak sepanjang Agustus–September 2026.
--
Setelah Blackout Listrik Sumatera, Jawa, Kalimantan, lalu saat ini Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera…. apalagi yang akan menimpa negeri ini di saat Para Pemimpin masih saja gemar joget, membuat lelucon dan bernyanyi-nyanyi di acara resmi kenegaraan😢
🚨 UPDATE: BEM UI tidak sendiri besok turun ke jalan dalam aksi #demo Merebut Kemerdekaan
Akan ada beberapa Universitas lain yang ikut serta seperti IPB, UIN ,UNJ dan lainnya
Stay safe semuanya besok! Semoga Allah selalu melindungi kalian ❤️
Sc: _humanitycare_
#RebutKemerdekaan #HUTRI81
Tidak merayakan, bukan berarti tidak menghargai jasa pahlawan. Menurut saya, di antara duka yang menimpa saudara kita, penanggulangan bencana yg seolah tak jadi prioritas, reaksi terhadap kritik yg represif, dan kebijakan yg tidak bijak, kata “merdeka” menjadi hal yg menyakitkan