Agak aneh ini, KPK meminta saya melapor ttg dugaan mark up Whoosh. Di dlm hukum pidana, jika ada informasi ttg dugaan peristiwa pidana mestinya aparat penegak hukum (APH) langsung menyelidiki, bukan minta laporan. Bisa jg memanggil sumber info utk dimintai keterangan.
Laporan hanya diperlukan jika ada peristiwa yg tdk diketahui oleh APH shg perlu ada yg melaporkan, misalnya penemuan mayat. Tapi kalau ada berita ada pembunuhan maka APH hrs langsung bertindak menyelidiki tak perlu menunggu laporan.
Dlm kaitan dgn permintaan agar saya membuat laporan, ini kekeliruan yg kedua dari KPK. Yg berbicara soal kemelut Whoosh itu sumber awalnya bukan saya. Seperti saya sebut di podcast TERUS TERANG yg awalnya menyiarkan itu adl NusantaraTV dlm rubrik "Prime Dialog" edisi 13 Oktober 2025 dgn narsum Agus Pambagyo dan Antony Budiawan.
Semua yg sy sampaikan sumbernya adl NusantaraTV, Antony Budiawan, dan Agus Pambagyo yg disiarkan scr sah dan terbuka. Saya percaya kpd ketiganya maka saya bahas scr terbuka di podcast TERUS TERANG.
Jadi jika memang berminat menyelidiki Whoosh KPK tak usah menunggu laporan dari saya. Panggil saja saya dan saya akan tunjukkan siaran dari Nusantara TV tsb. Setelah itu panggil NusantaraTV, Antoni Budiawan dan Agus Pambagyo untuk menjelaskan. Bukan diperiksa loh, tapi dimintai keterangan.
Tapi aneh jika lembaga sebesar KPK tidak tahu bahwa NusantaraTV sdh menyiarkan masalah tsb. sebelum saya membahas di podcast TERUS TERANG. Terlebih hal itu sdh sy sebutkan juga. Coba lihat lagi🙏
Ada yg meributkan, jika rumah yg bkn "rumah khusus ibadah" dijadikan tmpat ibadah. Mnrt agama apapun setiap tmpat adl tmpat ibadah (berbuat baik). Ibadah yg paling bnyk justeru hrs dilakukan di rumah krn justeru kita bnyk di rumah. Beribadahlah pd Tuhanmu dimanapun kamu berada.
"Saya izinkan anak saya turun ke jalan untuk belajar mencintai Indonesia," kata Ibu Herlina, "Tapi yang dia dapatkan adalah kesewenang-wenangan aparat polisi."
Pada 16 Juni 2025, 14 korban kriminalisasi aksi May Day bersama dengan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.
#AksiMayDay #Mahasiswa #Buruh #ProjectMultatuli
Mahasiswa membentangkan poster berisi kritik ke arah iring-iringan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sedang berkunjung ke Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (18/6/2025) siang.
Poster yang dibawa mahasiswa bertuliskan antara lain “Omon-omon 19 Juta Lapangan Kerja” dan “Dinasti Tiada Henti”.
~J #Gibran #Mahasiswa #Blitar #peristiwa ##read
Dalam khotbah Pentakosta, 8 Juni 2025, Uskup Keuskupan Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA mengecam keras penghancuran lingkungan di Raja Ampat.
Ia menyebut sekitar 2.000 hektare tanah di Papua dibabat demi kepentingan oligarki yang rakus, dibungkus dengan slogan Proyek Strategis Nasional.
“Ini Raja Ampat yang indah mulai hancur karena ketamakan dan kerakusan oligarki dan penguasa,” ujar Uskup Bernardus.
Polemik aktivitas tambang nikel di Kepulauan Raja Ampat mencuat. Salah satu yang disorot adalah PT GAG Nikel, pemegang izin tambang seluas 13.136 hektare di wilayah tersebut.
Isu ini menjadi sorotan setelah aksi damai dilakukan oleh aktivis Greenpeace Indonesia dalam acara Indonesia Critical Minerals Conference di Hotel Pullman, Jakarta, pada 3 Juni 2025.
Mereka menyuarakan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas tambang nikel di Papua Barat Daya. Aksi ini viral di media sosial, memicu gelombang kritik dari publik yang khawatir “surga” Raja Ampat kian terancam oleh eksploitasi.
| Narasi Daily
Surga terakhir Indonesia yang bernama Raja Ampat itu kini berada dalam ancaman keserakahan industri nikel dan hilirisasinya yang digadang-gadang pemerintah.
Raja Ampat : Wisata Ikonis atau Galeri Tambang Nikel?
Simak lengkapnya di https://t.co/jDnDlGO68r
@TMCPoldaMetro@pramonoanung@DKIJakarta Terima kasih atas responnya. Mohon agar segera dilakukan pendalaman dan penyelidikan mengingat dari pagi sudah terjadi kemacetan parah di akses jalan Tanjung Priok menuju jalan Cakung akibat perilaku para preman tersebut, agar bisa segera terurai & lancar. Terima kasih.
Penyebab lain kemacetan horor, terutama saat malam hari, di akses jalan Tanjung Priok adalah para preman "menguasai" & "mengatur lalu lintas" perempatan Kebon Baru Jl. Akses Marunda (depan Pos Polantas Cilincing). Mohon perhatiannya @pramonoanung@DKIJakarta@TMCPoldaMetro, tks.
POTRET JAKARTA: Untuk pastikan kemacetan yang pernah tejadi di akses jalan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan kunjungan ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Tanjung Priok.
Selengkapnya: https://t.co/KyLNAtyxBV
RIP Pope Francis 🙏
“Dengan rasa syukur yang besar atas teladannya sebagai murid sejati Tuhan Yesus, kami menyerahkan jiwa Paus Fransiskus kepada kasih Tuhan yg tak terbatas & penuh belas kasihan." - Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo Gereja Romawi Suci
https://t.co/aHze8VcxJ1
Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 88 tahun di kediamannya di Casa Santa Marta, menurut laporan kantor berita Vatikan.
Ia wafat sehari setelah hadir di Lapangan Santo Petrus untuk mengucapkan "Selamat Paskah" kepada ribuan umat Katolik.
Tentara pada ngurusi demo itu berdasar UU apa? Struktur teritorial macam kodim koramil mmg udah seharusnya dikurangi. Karena bukannya menjaga kedaulatan negara, yang lebih sering terjadi mengintimidasi warga negara.
Hearing disturbing news about the harassment of CSO @KontraS, reportedly linked to its advocacy against recent legislative reform expanding the military’s role in domestic affairs. #Indonesia must ensure that civil society & HRDs can voice their legitimate concerns without restriction. @IndonesiaGeneva
Asyik, banyak pejabat sedang dibongkar aibnya. Tetap serukan #CabutUUTNI#TolakRUUPolri#TolakRUUKejaksaan
Kelihatan banget mereka gak kompak. Membuang teman sendiri, lho! 😝
Kita tidak sama. Rakyat tak boleh kalah!
Rakyat bersatu, tidak dapat dikalahkan!
Massa aksi tolak UU TNI di depan Gedung DPR/MPR dibubarkan paksa oleh kepolisian. Massa aksi berhamburan ke Jalan Gerbang Pemuda.
Hingga pukul 19.15, terpantau petugas gabungan TNI Polri masih menyisir Jalan Gerbang Pemuda dan Gatot Subroto untuk membubarkan massa yang masih berkumpul.
Video Jurnalis: Rega Al Muhtadda
Produser: Yuna Fikry
#tolakruutni #tni #polri #mahasiswa #polisi
Jumat (28/3/2025), #SuaraIbuIndonesia menggelar aksi damai di Sarinah, Jakarta Pusat. Aksi yang diikuti para ibu dan perempuan ini menyuarakan keprihatinan atas tindakan represif polisi dan tentara dalam demonstrasi #CabutUUTNI dan #TolakRUUPolri selama sepekan terakhir. Mereka juga menyuarakan dukungan bagi perjuangan masyarakat sipil yang menuntut keadilan.
Sejumlah tokoh perempuan, termasuk Pemimpin Redaksi https://t.co/7M6NyBtoFY Luviana Ariyanti, menyampaikan orasi dalam aksi ini. Suara Ibu Indonesia mengkritik kekerasan aparat dalam aksi-aksi sebelumnya terhadap mahasiswa dan rakyat sipil. Selain itu, mereka juga menekankan bahaya Revisi UU TNI dan ancaman dwifungsi TNI bagi nasib perempuan.
📸: Luviana, jurnalis https://t.co/7M6NyBtoFY
Nett, seorang Wota atau penggemar grup idol JKT48, mengikuti aksi demo tolak UU TNI di depan Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2025).
Mereka resah dengan UU TNI. Pasalnya, temannya yang bekerja dengan perusahaan luar negeri diberhentikan dari pekerjaan lantaran pengesahan UU TNI.
Menurutnya, ada negara yang menolak terima pekerja dari negara yang disetir militer. Salah satunya Korea Selatan.
~J #UUTNI #CabutUUTNI #TolakUUTNI #Wota #Peristiwa
"The message is very clear — whoever it is that sent it wants Tempo to be silent and stop criticising the government."
Pig's head, decapitated rats sent to Indonesian media outlet Tempo
https://t.co/nAvOXv4aiA
Makin Luas Penolakan UU TNI
Demonstrasi menuntut pencabutan UU TNI terus meluas. Aksi ini justru disikapi aparat keamanan dengan melakukan tindakan represif saat membubarkan demonstrasi.
#Tempodotco#TempoPlus