Guys, ada satu orang Indonesia yang pernah naik pesawat yang sama dengan Ayatullah Khomeini dari Paris ke Tehran dan menyaksikan sendiri revolusi Iran dari dalam.
Namanya Nasir Tamara. Jurnalis, penulis, dan salah satu orang Indonesia yang paling dalam memahami Iran.
Dan dia baru ngobrol panjang soal kenapa Iran sampai sekarang tidak bisa ditundukkan.
Mulai dari akarnya.
Konflik Iran dengan Amerika bukan dimulai dari revolusi 1979. Tapi dari 1953 ketika CIA mengkudeta Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh yang dipilih rakyat Iran secara demokratis, lalu menempatkan Shah Reza Pahlevi sebagai raja yang ramah terhadap kepentingan Barat.
Dari situlah akumulasi kemarahan itu dimulai. Dan 26 tahun kemudian meledak jadi revolusi.
Kekuatan Khomeini: bukan senjata, tapi kata-kata.
Khomeini memimpin perlawanan dari sebuah desa kecil 30 kilometer dari Paris. Tidak punya bedil. Tidak punya tentara.
Yang dia punya adalah pidato direkam di kaset, diselundupkan masuk ke Iran, dan diputar di seluruh masjid.
Dan dalam 10 hari setelah dia mendarat di Tehran tentara dan polisi yang bersenjata menyerahkan senjata mereka kepada pendukungnya.
Itu yang disebut Nasir Tamara sebagai "kata-kata yang menggerakkan dunia."
Iran bukan negara biasa.
Banyak orang tidak sadar bahwa Iran atau Persia adalah salah satu peradaban tertua di muka bumi.
Mereka pernah menyelamatkan orang-orang Yahudi 2.500 tahun lalu di bawah Raja Darius. Mereka membangun jalur perdagangan antara Eropa dan Asia jauh sebelum negara-negara modern ada. Algoritma, aljabar, banyak fondasi ilmu pengetahuan dunia berasal dari cendekiawan berbahasa Farsi.
Jalaluddin Rumi penyair yang puisinya paling banyak dibaca di Amerika Serikat sampai hari ini orang Iran.
Dan bangsa ini punya mentalitas empire melihat jauh ke depan, melampaui batas wilayah.
Kenapa Iran tidak bisa dihancurkan secara militer?
Nasir Tamara menyebut tiga faktor utama.
Pertama geografi. Iran dikelilingi pegunungan berbatu keras sekelas granit. Tidak mudah ditembus. Fasilitas nuklir mereka digali 500-600 meter ke dalam batu bom konvensional tidak bisa menjangkaunya. Celah-celah antar gunung dikontrol dari atas pasukan darat yang masuk mudah dihancurkan.
Alexander Agung pernah mencoba. Tentara dengan gajah pernah mencoba. Amerika sendiri sudah berkali-kali mencoba sejak era Jimmy Carter semua gagal.
Kedua pendidikan. Dari TK sampai universitas gratis, dibiayai negara. Hasilnya: Iran masuk lima besar dunia dalam hal IQ rata-rata. Setiap kali pemimpin atau ilmuwan nuklir mereka dibunuh selalu ada yang menggantikan. Karena mereka belajar di dalam negeri, bukan bergantung pada teknologi asing.
Nasir Tamara pernah meeting di Tehran dengan 20 orang 16-nya bergelar doktor.
Ketiga keyakinan dan keberanian. Ini yang Amerika paling salah duga. Kultur syahid dalam tradisi Syiah membuat kematian bukan halangan melainkan motivasi. Semakin diserang, semakin kompak. Semakin ditekan, semakin keras perlawanannya.
Strategi perang yang membuat musuh kelabakan.
Setelah serangan besar Amerika dan Israel Iran langsung mengubah seluruh strategi militernya dalam waktu 6 bulan.
Dari sistem terpusat ke sistem mozaik 30 provinsi, masing-masing punya kekuatan regional yang bisa bergerak sendiri tanpa menunggu komando pusat. Pemimpin di-eliminasi? Empat level di bawahnya sudah disiapkan. Sistem tidak runtuh.
Dan drone-drone murah seharga 30.000 dolar digunakan untuk melumpuhkan sistem pertahanan senilai ratusan juta dolar. Amerika harus menghabiskan rudal seharga jutaan dolar untuk menembak jatuh drone seharga puluhan ribu dolar.
Hasilnya? Amerika kehabisan amunisi. Dan untuk mengisi kembali persenjataan ke level semula butuh satu dekade.
Siapa yang paling diuntungkan dari perang ini?
Bukan Iran. Bukan Amerika.
China dan Rusia.
China mendapat minyak murah dari Iran dan membalas dengan teknologi. Rusia mendapat medan latihan di Ukraina untuk menyempurnakan strategi perang drone. Dan keduanya semakin erat berkoordinasi untuk mengimbangi dominasi Amerika.
Sementara sekutu-sekutu Amerika satu per satu menarik dukungan Prancis, Spanyol, Jepang, Inggris. Bahkan negara-negara Teluk yang selama ini patuh kepada Washington mulai berbalik arah karena sadar membeli senjata Amerika dan mengizinkan pangkalan Amerika di wilayah mereka justru membuat mereka jadi sasaran.
Dan kunci terbesar yang sering dilupakan:
Ekonomi rakyat.
Sejak Khomeini membangun Republik Islam Iran pedagang kaki lima, UMKM, pedagang bazaar diutamakan.
Konglomerat dikontrol oleh negara, bukan sebaliknya. Dan dengan fondasi itu bahkan ketika ATM asing tidak berfungsi, bank internasional tidak bisa beroperasi, mata uang anjlok negara ini tetap berjalan. Rakyatnya tetap makan.
Itu yang membuat embargo 47 tahun tidak berhasil membuat Iran bertekuk lutut.
Pesan Nasir Tamara di akhir diskusi:
Lupakan Sunni-Syiah, Arab-non Arab.
Ini bukan perang agama. Ini perang wilayah dan penguasaan energi. Kembalilah ke prinsip keadilan sosial rakyat tidak boleh lapar. Itu kuncinya.
Pelabuhan megah berdiri di Makassar. Anggarannya Rp89,57 triliun. Namun di pesisir Tallo, perempuan yang dulu memanen kerang kini justru terjerat utang.
Cerita ini terekam dalam esai foto Iqbal Lubis.
https://t.co/9GiPQixJsP
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyatakan demokrasi sudah ada di jurang.
Hal ini dia sampaikan dalam konferensi pers merespons tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Kontras yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada malam 12 Maret 2026.
🎥: Permata Adinda
#KontraS #AndrieYunus #ProjectMultatuli
Serangan terhadap pembela HAM adalah ancaman langsung terhadap kebebasan sipil.
Solidaritas kami untuk Andrie Yunus dan seluruh rekan di KontraS. Demokrasi tidak dapat hidup di tengah teror terhadap suara kritis.
#AndrieYunus#Kontras#Watchdoc
Setelah sumber daya alam, media nasional RI juga digadaikan Prabowo ke Trump:
Article 2.28 - Gak boleh ada batasan saham untuk investor AS di perusahaan media (melanggar UU Pers dan UU Penyiaran).
Article 3.3 - Gak boleh minta Google, FB dll sharing revenue ke media nasional.
Hal itu disampaikan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, dalam konferensi pers di Kantor Kementrian HAM, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2025). Pigai bilang, pihaknya akan memberikan atensi atas penetapan tersangka dan penangkapan Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen.
Ia meminta polisi tetap bersikap objektif dan imparsial dalam menegakkan hukum. Pigai juga menawarkan opsi keadilan restoratif (restorative justice) atas proses hukum terhadap Delpedro.
Delpedro ditangkap polisi pada Senin (1/9) malam. Berdasarkan kronologi: 10 orang berpakaian hitam mengaku dari Polda Metro Jaya datang ke kantor Lokataru Foundation dan mencari Delpedro, pukul 22.32 WIB.
Para polisi itu kemudian membawa paksa Delpedro dengan surat penangkapan tanpa penjelasan yang rinci. Polisi hanya menyebut Delpedro terancam lima tahun penjara serta menyita barang bukti, termasuk laptop. Pedro lalu dibawa dengan mobil Suzuki Ertiga putih.
Ia lantas ditetapkan tersangka, dam diduga melakukan penghasutan massa dan tindakan anarkis. Fian Alaydrus, Tim Hukum dari Lokataru Foundation mengatakan, penetapan tersangka Delpedro ada kejanggalan. Khususnya mengenai tuduhan menghasut pelajar yang ia sebut tak berdasar dituduhkan.
| Narasi Daily
BREAKING
Kota Gaza saat ini.
Israel secara besar-besaran mengebom seluruh lingkungan warga sipil di tengah malam.
Keluarga terjebak di rumah mereka saat bom Israel dijatuhkan.
Ini adalah Holocaust yang didukung dan didanai Amerika.
TAX THE RICH!
Rakyat kecil sudah diperas PPN, PBB, sekarang pedagang eceran juga akan dipajaki. Padahal kalau 50 CRAZY RICH itu dipajaki kekayaannya, negara bisa dapat Rp81,6 triliun per tahun.
Dari 50 itu, 23 orang terlibat langsung atau tidak langsung dalam industri ekstraktif (batubara, nikel, sawit, energi). Total kekayaan mereka Rp2.307 triliun!
Kali ini kita spill tipis-tipis dulu CRAZY RICH BATUBARA👇
Baru tahu ternyata selama ini pemerintah itu cuma milih cara termudah buat ningkatin penerimaan pajak melalui PPN, padahal potensi pajak lainnya lebih besar... Hmmm, semua orang dibebankan pajak konsumsi, tapi yang kaya-kaya malah...
Prajurit TNI AD wajib kredit rumah. Yang nolak, bisa dipindah ke Papua. Proyek ratusan miliar ini pun bermasalah. Gaji kadung dipotong, rumah mangkrak.
Laporan investigasi kolaborasi lintas media.
Prajurit: Kalau Tak Setuju Kami Terancam Pindah ke Papua
https://t.co/iYUT4kOVCY
350 Buruh Dirumahkan Tanpa Dialog!
PT Huadi seenaknya main pecat, langgar hukum, injak hak buruh!
Kami tdk diam! Kami akn lawan!
📍 Pintu Masuk Kawasan Industri Huadi – Bantaeng
📅 Kamis, 3 Juli 2025 | 09.00 WITA
📢 Ayo bersatu, turun ke jalan!
#SBIPEBergerak#BuruhBukanMesin