Ingin belajar membaca & memperbaiki bacaan Al-Qur’an dengan bimbingan guru berpengalaman, tapi waktu terbatas?
Saatnya bergabung bersama Rumah Tajwid Angkatan ke-43!
Info selengkapnya cek flyer di bawah ini ya. Yuk, jadikan akhir tahun ini awal perubahan bersama Al-Qur’an.
Allah Yang menciptakanmu, memberimu rezeki, memberitakan rambu-rambu kehidupan agar engkau meraih maslahat dan terhindar dari bahaya, dan selamat dunia dan akhirat. Tatkala engkau tak totalitas dalam menaati-Nya, apakah engkau termasuk hamba yang bersyukur?
Sedianya dekat dengan Al-Qur’an membuatmu bergembira, senang, dan tenang. Bila tidak mendapatinya, kiranya engkau perlu memeriksa imanmu, sertai dengan amal saleh, dan benahilah orientasimu dalam beramal.
Setiap kesuksesan selalu melalui ujian. Tidakkah engkau perhatikan beratnya ujian yang dihadapi Nabi Ibrahim dan keluarganya dan manisnya hikmah di balik ujian itu? Sudahkah engkau berbaik sangka kepada Allah bahwa di balik ujian-Nya pasti ada kebaikan dan maslahat untukmu?
Bukankah kekayaan yang engkau raih di dunia itu tak abadi dan tak membuatmu abadi di dunia? Namun dunia yang engkau raih itu bisa mengantarkanmu abadi di surga. Dengan syarat, engkau memanfaatkannya dalam ketaatan kepada Allah.
Iman yang benar akan mendorong seorang mukmin untuk menaati Allah dan Rasul-Nya. Ketika kemaksiatan merasukimu dan hanya sedikit engkau menaati-Nya dan Rasul-Nya, berarti imanmu sedang tidak sehat.
Bila engkau enggan tadabbur (menghayati) Al-Qur’an, boleh jadi itu tanda bahwa hatimu terkunci mati dan keras membatu. Sehingga terangnya cahaya Al-Qur’an tak mampu menerangi gelapnya jalanmu.
Peribahasa mengatakan, malu bertanya sesat di jalan. Maka bukan hal tercela ketika engkau tidak tahu. Yang tercela itu bila engkau qana’ah dengan kondisi tidak tahu dan enggan bertanya kepada ahli ilmu. Bertanyalah karena Allah memerintahmu. (Hartanto Saryono, Lc., Al-Hafizh).
Pada episode ke-10 ini, Ustadz Hartanto Saryono, Lc., Al-Hafizh, akan membahas ’Idgham Bighunnah di Huruf Ya’ (ي).’
Yuk, simak video Lintasan Tajwid berikut pukul 18.00 WIB atau 12.00 CET https://t.co/lcKoWOT2cY
Rumah Tajwid Indonesia
https://t.co/PB3GgSJWQE
Sudahkah engkau merasakan bahwa kecintaan terhadap keimanan dan kebencian terhadap kekufuran dan kemaksiatan adalah karunia dan nikmat besar dari Allah? Ia bernilai surga! Maka syukurilah melebihi syukurmu terhadap nikmat materi.
Bukan karena kehebatanmu engkau menjadi saleh. Tetapi Allah membimbingmu untuk itu. Maka bersyukurlah selalu dan panjatkan doa agar Allah meneguhkan hatimu dalam ketaatan hingga akhir hayat.
Jangan asal menyampaikan berita. Carilah kejelasan suatu informasi dan pastikan kebenaran sumbernya, kepribadian pembawanya, dan informasinya penting dan bermanfaat. Ingat! Penyesalan terberat itu penyesalan di akhirat.
Adalah adab bertamu, tidak menggesa tuan rumah untuk keluar. Bersabarlah menantinya sembari berzikir dan istighfār (memohon ampun kepada Allah) karena Allah Maha Pengampun. Berilah kesempatan untuk mempersiapkan diri semoga Allah menyayangimu.
Adabmu dalam berbicara dan caramu memanggil orang tergantung pada kualitas akalmu. Akalmu yang baik tampak pada baiknya adabmu dan caramu berbicara dan memanggil. Orang yang akalnya kurang, bicara dan panggilannya menyakiti hati orang lain dan tidak bermanfaat.
Pada episode ke-4 Lintasan Tajwid ini, Ustadz Hartanto Saryono, Lc., Al-Hafizh, akan membahas 'Bedakan Antara Huruf Hamzah (ء) & ‘Ain (ع). Apa perbedaannya?
Simak videonya pukul 18.00 WIB atau 12.00 CET dengan klik link di bawah ini ya👇🏻:
https://t.co/JurknaCyOt