@karirfess kerja di bank cuma bagus buat bangun mental ketika kita Fresh Graduate dgn kondisi keuangan kita yg menengah
cukup 2-3 tahun ambil level manajerial, pindah ke Start Up / Multinasional company dgn posisi dan gaji upgrade
bank adalah basic step, buat berkarir, tp jgn keterusan ๐๐ผ
Izin membahas mengenai salah satu mitos terbesar di dunia laki-laki yaitu "Menahan untuk tidak ejakulasi dapat meningkatkan testosterone"
Jadi sebenarnya ๐บ๐ถ๐๐ผ๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ฒ๐ป๐ฎ๐ถ ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฒ๐ท๐ฎ๐ธ๐๐น๐ฎ๐๐ถ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ต๐๐ฏ๐๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ถ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐๐๐ผ๐๐๐ฒ๐ฟ๐ผ๐ป๐ฒ ๐ถ๐๐ ๐ง๐๐๐๐ ๐๐๐๐จ๐๐จ๐ก๐ ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐ฏ๐๐ธ๐๐ถ ๐ถ๐น๐บ๐ถ๐ฎ๐ต ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ธ๐๐ฎ๐. Mitos tersebut berasal dari penelitian lama yang diinterpretasikan secara berlebihan dan jumlah subjek penelitiannya sedikit.
Yuk kita bahas!
Penelitian yang menjadi sumber mitos itu adalah penelitian tahun 2003 pada 28 laki-laki yang menunjukkan bahwa tidak ejakulasi selama 7 hari berhubungan dengan peningkatan testosterone sebesar 145% lebih tinggi. Peningkatan testosterone tersebut sifatnya sementara, kemudian kembali lagi ke kadar normal setelah ejakulasi. Namun pada tahun 2021, artikel ilmiah ini "retracted" atau ditarik, sehingga tidak bisa lagi menjadi dasar ilmiah.
Secara umum, kadar hormon testosterone sebenarnya diatur oleh mekanisme kompleks antara testis dan otak sehingga kadarnya tetap terjaga di dalam darah. Selain itu, testosterone kadanya berfluktuasi secara alami sepanjang hari. Beberapa faktor seperti tidur cukup, rutin olahraga, dan nutrisi yang sehat lebih berpengaruh terhadap kadar testosteron tubuh.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
-Hormonal response after masturbation in young healthy men โ a randomized controlled cross-over pilot study
-RETRACTED ARTICLE: A research on the relationship between ejaculation and serum testosterone level in men
Gerakan ini adalah Radio Taiso yang merupakan senam ringan khas Jepang yang sudah ada sejak 1928. Biasanya senam ini disiarkan di radio, kalo sekarang sudah ada di Youtube dengan musik dan instruksi yang mudah diikuti. Durasinya 3-10 menit dengan gerakan sederhana, tanpa alat.
Penelitian menunjukkan bahwa rutin mengikuti gerakan Radio Taiso berasosiasi dengan peningkatan kemampuan fisik, antara lain agility dan endurance. Selain itu pada lansia bisa menurunkan risiko terjadinya demensia dan penurunan kemampuan fisik.
Gerakan ini cocok sebagai pemanasan pagi hari atau latihan ringan sehari-hari. Namun bila kalian punya cedera bahu, nyeri medis, atau kondisi medis tertentu, pastikan sudah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai gerakan ini ya.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Osuka (2024). Effects of Radio-Taiso on Health-related Quality of Life in Older Adults With Frailty: a Randomized Controlled Trial.
Kubu Solo mulai bergerak loh.
1) Jokowi mau mulai safari keliling Indonesia buat menemui basis pendukungnya.
2) Jangan lupa Kaesang adalah ketua partai. PSI.
3) Kabarnya banyak kader partai lain yang "bedol desa" ke PSI. Nasdem muncul di berita, kadernya pindah ke PSI. Loyalis Jokowi di PDIP juga banyak pindah ke sana.
4) Meskipun di pusat mereka gak punya kursi DPR, di daerah, mereka banyak punya kursi DPRD. Banyak kadernya punya posisi.
5) Jokowi di salah satu pidatonya pas acara PSI bilang, akan mengorganisir sampai tingkat RT/RW.
6) Kapolri, jelas kubu mereka, baru dikasih perpanjangan usia pensiun, tujuannya apa hayo? Jangan lupa istilah "parcok" datang dari mana.
7) Gibran sepanjang jadi Wapres udah mengunjungi hampir semua provinsi. Tinggal dikit lagi.
8) Acaranya Gibran juga yang relate ke grassroot: bakti sosial, kerja bakti, bagi sembako, bantuan sosial.
9) Program unggulan Presiden mulai goyah: MBG kena kasus korupsi. KDMP pemborosan anggaran. BBM tiba-tiba naik. Lawatan ke luar negeri terus. Bisa dimainin isu-isu itu.
10) Pendengung alias buzzernya juga udah mulai pecah kongsi. Ada loyalis sini dan loyalis sana.
2029?
Pindah job portal guys, ini kalo gak double digit semua aneh sih, i believe chance nya buat gapok double digit gede.
Pergi ke linkedin jobs, location apac, working set up remote.
Mengapa banyak pedagang kaki lima ngaku omset mereka perbulan jauh lebih tinggi dari gaji karyawan, akan tetapi tetap hidup dalam kemiskinan? pernah denger ga?
1/ Sering gak sih denger pedagang kaki lima atau pasar pamer kalau omzet mereka puluhan juta sebulan, jauh di atas gaji kantoran?
Tapi anehnya, gaya hidup mereka tetep segitu-gitu aja, bahkan cenderung pas-pasan. Kenapa bisa begitu? Mari kita bedah kenyataan pahit di balik "ilusi omzet".
2/ Jebakan Batman Omzet โ Profit
Banyak orang (bahkan pedagangnya sendiri) sering tertipu melihat uang masuk. Mau omzet lo Rp1 miliar sebulan pun, kalau margin keuntungannya tipis, jatuhnya zonk. Misal jual gorengan Rp500 sebiji, tapi untung bersihnya cuma Rp50. Itu artinya margin profitnya cuma 10% Sisa uangnya? Habis lagi buat muter modal belanja besok pagi.
3/ Terjebak di Lingkaran Setan "Main Kuantitas" Karena margin keuntungan per produk kecil, satu-satunya cara biar dapet penghasilan layak adalah dengan jualan sebanyak-banyaknya. Main kuantitas = menguras tenaga berkali-kali lipat. Alhasil, fisik dan pikiran sudah habis terkuras habis buat kulakan, masak, dan jaga lapak dari subuh sampai malam.
4/ Gak Ada Waktu Buat Berkembang
Gimana seorang pedagang mau mikirin strategi ekspansi bisnis, bikin sistem, atau investasi, kalau kesehariannya aja udah bikin lelah pulang malem/dini hari? Energi otaknya habis cuma buat mikirin cara bertahan hidup hari ini. Akhirnya, bisnis mereka mandek dan jalan di tempat bertahun-tahun.
5/ Ilusi "Perasaan Berkuasa" (Self-Employee)
Satu hal yang bikin pedagang sering merasa di atas angin adalah perasaan bebas gak punya bos. Mereka ngerasa "berkuasa" atas waktu dan usahanya sendiri. Tapi hati-hati, perasaan berkuasa ini sering bikin cepet puas, padahal gak ada yang abadi di dunia usaha. Kalau pola pikirnya gak diasah buat berkembang, status self-employed ini sebenernya cuma kedok dari "kurang kerjaan" alih-alih cerdas nan mandiri.
6/ Gak Usah Nyinyir Sama Pegawai Kantor
Jadi, stop lah kebiasaan ngejek atau nyinyirin mereka yang milih jadi pegawai kantoran. Pegawai punya kepastian pendapatan, asuransi, dan jam kerja yang terukur. Realitanya, penghasilan bersih pedagang yang kerja rodi 15 jam sehari belum tentu lebih layak dari gaji bulanan pegawai yang kerjanya 9-to-5.
Kalian milih omzet gede tapi ga pasti atau gaji kecil tapi rutin?
Kalau cowok udah mulai:
โข rutin olahraga
โข jaga makan
โข lebih banyak silent daripada banyak ngomong
โข nyaman pergi sendiri
โข mulai mikirin masa depan
โข uang nggak cuma dihabisin, tapi mulai diinvestasiin
Biasanya hidupnya lagi pelan-pelan beres.
Karena cowok yang mulai fokus ngebangun diri biasanya udah nggak terlalu sibuk nyari validasi sana-sini.
Energinya pindah.
Dari pengen terlihat keren jadi pengen hidupnya beneran tenang.
Semalem gue baru belajar istilah baru
Kalian pernah denger โduck syndromeโ gak?
Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri.
Kenapa dianalogiin sama bebek?
Tips tips karir di Indonesia..
Berdasarkan point of view gue sebagai orang yang dah hidup di Indonesia selama 30 tahun.
1. Usia 22-25 : Kejarlah BUMN, BI, OJK, LPS dan swasta Tbk dan multinasional sekeras mungkin.
2. Usia 26-30 : Kejarlah CPNS di institusi super kaya seperti Dirjen Pajak, Kemenkeu, BPK, PPATK, Mahkamah Agung dan Pemprov DKI seambis mungkin
3. Usia 31-35 : Kejarlah CPNS di institusi manapun, yang penting dapat NIP dan lu bisa dapat kerjaan formal tetap.
4. Usia >35 : Dah sadar diri, ga usah berharap banyak, kerjain yang bisa dikerjain asal halal.
5. Usia 18-20: GAS DAFTAR AKMIL DAN AKPOL, NO DEBAT!
Perbedaan antara NAKSIR, SUKA, CINTA, SAYANG?
NAKSIR: Kondisi dimana kamu merasa tertarik sama seseorang, tapi kamu bisa dengan cepat pindah ke hati lain kalau tidak serius.
SUKA: Suka sama dengan naksir cuma lebih tinggi, kamu mulai merasa cemburu, salting curi-curi pandang.
CINTA: Kita perlu pengorbanan, jadi kamu harus melakukan apa saja yang membuat dia merasa kalau kamu itu ada, cinta juga harus menerima kekurangan dan harus terima kalau dia tidak cinta kamu karena cinta itu tulus.
SAYANG: Sayang lebih dari cinta, kamu mengenal dia lebih jauh, mencari kecocokan dan merubah diri kamu agar pantas sama dia.
Guys, ada teknologi yang sedang disiapkan hampir semua bank sentral di dunia termasuk Bank Indonesia dan kalau lo tidak memahaminya sekarang, lo akan terkejut ketika tiba-tiba lo menyadari cara lo menggunakan uang sudah berubah total tanpa lo sadari.
Namanya CBDC Central Bank Digital Currency. Di Indonesia wujudnya disebut Rupiah Digital.
Apa itu CBDC dan bedanya dengan yang sudah ada:
CBDC bukan mobile banking.
Bukan e-wallet.
Bukan kripto.
Mobile banking dan e-wallet seperti GoPay atau OVO adalah saldo digital yang dikelola oleh lembaga keuangan swasta bukan uang langsung, tapi klaim terhadap uang yang disimpan di bank. Kalau banknya bermasalah, saldo lo ikut bermasalah.
CBDC adalah uang digital yang diterbitkan langsung oleh bank sentral setara dengan uang kertas dan uang logam, tapi dalam format digital. Nilainya sama persis dengan rupiah biasa, statusnya sah secara hukum, dan tidak bergantung pada perantara swasta.
Secara konsep ini terdengar bagus.
Tapi di sinilah cerita yang sebenarnya dimulai.
Kenapa banyak negara membuatnya dan alasannya masuk akal:
Pertama, efisiensi transaksi. Transfer internasional hari ini masih bisa butuh berhari-hari dan biayanya mahal karena melalui banyak perantara.
Dengan CBDC, transaksi lintas negara bisa selesai dalam hitungan detik dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Kedua, inklusi keuangan. Masih ada jutaan orang Indonesia yang tidak punya rekening bank karena lokasi terpencil, tidak punya dokumen lengkap, atau biaya administrasi.
Dengan CBDC, secara teoritis seseorang cukup punya perangkat digital untuk langsung terhubung ke sistem keuangan resmi.
Ketiga, transparansi dan antikorupsi. Setiap transaksi CBDC tercatat dalam sistem digital secara teoritis membuat pencucian uang dan korupsi jauh lebih sulit karena aliran dana bisa dilacak.
Keempat, persaingan geopolitik. Ketika sektor swasta dengan mata uang kripto dan fintech mulai menggeser peran bank sentral, negara-negara berlomba mengembangkan CBDC agar tetap mengendalikan sistem moneter mereka sendiri.
Tapi ini yang jarang dibahas dan ini yang paling penting:
CBDC bukan sekadar uang yang lebih canggih. CBDC adalah uang yang bisa diprogram.
Dan inilah perbedaan yang mengubah segalanya.
Uang tunai yang lo pegang sekarang adalah netral.
Lo bisa pakai untuk beli apa saja, kapan saja, di mana saja, kepada siapa saja tanpa ada yang bisa menghentikan atau mengaturnya dari luar.
CBDC membuka kemungkinan di mana uang bisa diberi aturan yang mengikutinya. Beberapa skenario yang secara teknis memungkinkan:
Uang bisa diatur hanya bisa digunakan untuk jenis pembelian tertentu. Bayangkan subsidi pemerintah yang hanya bisa dipakai untuk beli bahan pokok, tidak bisa untuk rokok atau judi di atas kertas terdengar bagus. Tapi siapa yang menentukan kategorinya?
Uang bisa diberi tanggal kadaluarsa untuk mendorong konsumsi. Kalau tidak dipakai dalam 30 hari, hilang. Pemerintah bisa memaksa perputaran ekonomi dengan cara ini.
Uang bisa dibatasi secara geografis hanya bisa dipakai di wilayah tertentu.
Dan yang paling mengkhawatirkan: akses seseorang ke uangnya sendiri bisa dihentikan secara instan tanpa proses hukum, tanpa peringatan, tanpa prosedur administratif yang panjang.
Kasus nyata di Nigeria bukan teori kosong:
Nigeria adalah salah satu negara pertama yang meluncurkan CBDC secara resmi pada 2021 dengan nama eNaira. Dan yang terjadi sangat instruktif.
Untuk mendorong masyarakat pindah ke sistem digital, bank sentral Nigeria membatasi penarikan uang tunai secara drastis.
Hasilnya: terjadi kelangkaan uang tunai di berbagai wilayah, sementara sistem digital eNaira belum cukup siap dan dipercaya masyarakat.
Protes pecah di berbagai daerah bukan karena menolak teknologi, tapi karena pilihan mereka untuk bertransaksi secara bebas tiba-tiba dipersempit.
Ini menunjukkan satu hal yang sangat penting: ketika sistem keuangan digital terpusat dan uang tunai dipersulit, masyarakat kehilangan pilihan untuk bertransaksi secara bebas.
Dan ketergantungan pada sistem yang dikontrol satu pihak menjadi sangat tinggi.
Efek psikologis yang tidak kentara tapi nyata:
Ada konsep yang disebut chilling effect efek pendingin.
Ketika seseorang tahu setiap transaksinya dipantau, dia akan mulai mengubah perilakunya bukan karena melanggar hukum, tapi karena tidak nyaman diawasi.
Lo akan lebih berhati-hati beli buku apa, menyumbang ke organisasi mana, membeli barang apa karena semuanya tercatat dan berpotensi dinilai oleh sistem atau otoritas.
Electronic Frontier Foundation dan ACLU di Amerika sudah lama memperingatkan ini: catatan keuangan adalah data yang sangat pribadi.
Pembelian buku, donasi ke kelompok tertentu, pembelian materi protes semua ini bisa menjadi bukti yang digunakan untuk melacak, memprofilkan, bahkan menangkap seseorang jika sistem memungkinkan akses tanpa prosedur hukum yang ketat.
Yang menentukan semua ini bukan teknologinya tapi siapa yang mengendalikannya:
CBDC bukanlah teknologi yang secara otomatis buruk.
Teknologi adalah netral. Yang menentukan apakah CBDC menjadi alat pembebasan atau alat kontrol adalah dua hal: regulasi yang mengaturnya, dan sistem politik negara yang menerapkannya.
Di negara dengan sistem checks and balances yang kuat, dengan peradilan yang independen, dengan mekanisme pengawasan yang benar-benar bekerja CBDC bisa menjadi sistem keuangan yang lebih efisien dan inklusif.
Di negara dengan kekuasaan yang terpusat, peradilan yang lemah, dan tidak ada mekanisme pengawasan yang efektif CBDC memberikan otoritas kemampuan kontrol atas ekonomi individu yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah manusia.
Apakah uang tunai akan hilang?
Belum tentu dalam waktu dekat dan banyak bank sentral, termasuk desain CBDC yang lebih matang, memposisikan uang digital sebagai pelengkap bukan pengganti uang tunai.
Tapi ada dinamika yang perlu diperhatikan: ketika masyarakat semakin terbiasa dengan digital dan uang tunai semakin tidak praktis digunakan uang tunai bisa menghilang bukan karena dilarang, tapi karena ditinggalkan.
Dan uang tunai hari ini adalah satu-satunya bentuk uang yang benar-benar anonim. Begitu perannya menyusut, ruang untuk bertransaksi tanpa jejak ikut menyempit.
CBDC hampir tidak terhindarkan sebagai bagian dari arus digitalisasi global. Pertanyaannya bukan lagi apakah ini akan terjadi, tapi bagaimana desainnya, siapa yang mengendalikannya, dan apa batasan yang diberlakukan untuk melindungi privasi dan kebebasan individu.
Sebagai warga negara, ini adalah pembahasan yang harus lo ikuti bukan hanya urusan teknisi atau ekonom. Karena pada akhirnya yang dipertaruhkan adalah hubungan antara lo sebagai individu dengan uang lo sendiri dan sejauh mana negara bisa mengatur, membatasi, atau menghentikan akses lo terhadapnya.
Lo buka Netflix. Scroll 30 menit buat nyari film. Akhirnya gak nonton apa-apa. Tidur.
Lo buka Shopee mau beli charger. Ada 200 pilihan. Banding-bandingin 2 jam. Beli satu. Besoknya nyesel.
Seorang psikolog dari Swarthmore College udah riset kenapa ini terjadi. Dan jawabannya bikin kesel.
sahabat saya di kampus orang tuanya kerja di chevron.
saya ulangi lagi, orang tuanya, artinya ibu dan ayahnya sama2 di chevron, dan dua2nya posisi cukup tinggi.
kuliah bawa mobil, di jogja dibeliin rumah bagus hanya untuk kuliah, dan di cluster ๐
disitu saya mulai bertanya2 "kenapa orang tua saya gak kerja di chevron aja ya?"
๐
Rule jadi pemain tengah di kantor:
- Baik ke atasan, jangan sampai jadi penjilat.
- Akrab dengan teman, jangan terlalu buka semua kartu.
- Paham politik kantor, jangan ikut tenggelam.
- Dengar banyak hal, jangan semua dikomentari.
- Bantu rekan lain, jangan sampai semua beban dilempar ke kita.
- Ramah ke semua orang, tapi tetap punya pagar.
- Kerja yang benar, tapi jangan mudah dimanfaatkan.
Di kantor, yang bertahan paling lama seringnya bukan yang bersuara paling keras.
@psikobagiduo cewe: "suka2 gue"
cowo punya standar: "LU SAMA BIHUN AJA GOBLOK, LU SAMA KUNTI AJA GOBLOK" pun begitu para laki2 tetap diam
sebagai cewe jujur aku miris liatnya, mn mostly gasadar muka๐ญ
cewe gamau sama cowo pendek, namanya โpreferensiโ.
cowo gamau sama cewe gendut, namanya โbodyshamingโ.
Padahal dengan DNA orang indo, lebih gampang atur berat daripda tinggi badan.
Jujur, gue kasihan sama orang miskin, mereka suka dinilai bodoh, malas, atau nggak bisa ngatur uang. Padahal kalau penghasilan mereka aja rendah gimana caranya mau dikelola? Buat hidup aja udah pas pasan.