@ShoutOCs ㅤ
https://t.co/PVAKDBhZvj
Mencari seorang tuan yang bersedia untuk menulis cerita masa lalu yang nantinya akan termasuk dalam relasi krusial.
Ketentuan dan cerita singkat sudah saya lampirkan. Bila berminat dan ingin berdiskusi, dapat hampiri saya. Terima kasih.
ㅤ
(cont.) hanya menukar tiket dan mengambil beberapa merchandise. Ah, ada satu hal konyol saat itu. Agaknya ada satu member yang kebetulan memiliki wajah sedikit mirip dengan … Hoshino Keita. Itulah mengapa Daiki bisa membawa cheering kit milik KAI. Sungguh (cont.)
i want to kiss you. not on your mouth, but on your most secret scars, your ashy black and journeyed knees, your ring finger, the trigger finger, those hands the world fears so much.
+ “Mhm,” pada akhirnya Keita bergumam menanggapi setelah menghela napas, “Aku tidak pergi, tapi aku harus mengantarmu ke mana?”
Terdapat jeda beberapa saat dan Daiki masih tidak menanggapi. Maka, Keita memutuskan untuk membawa Daiki ke kediamannya sendiri.
++ Selesai.
+ Keita … sangat erat. Seketik napasnya tertahan, tetapi detak jantungnya semakin cepat dan semakin terasa jelas sebab jarak yang terpangkas.
Pergi? Sama sekali tidak terpikirkan oleh Keita. Yang dia pikirkan hanyalah bagaimana bisa membawa Daiki pulang ke kediamannya. +
+ Jarak antara wajah mereka pun hanya tersisia beberapa sentimeter hingga Keita bisa rasakan napas Daiki. Keita mencoba menepuk-nepuk pipi Daiki untuk menyadarkannya.
++ @deerahunter.
+ “Daiki-kun!” Keita kelepasan, tetapi tubuhnya spontan mendekat dan menangkap Daiki agar tidak terjatuh ke tanah. Berutung sekali masih ada Keita. Jika tidak, mungkin Daiki sudah terbentur tanah.
Keita mendekap erat tubuh Daiki, dengan jantung yang berdegup lebih kencang. +
you won't cry for my absence, i know. you forgot me long ago. am i that unimportant? am i so insignificant? isn't something missing? isn't someone missing me?