Semifinalnya kemungkinan besar 4 negara ini ya:
Perancis 🇫🇷 vs Spanyol 🇪🇸
Brazil 🇧🇷 vs Argentina 🇦🇷
finalnya
Spanyol 🇪🇸 vs Argentina 🇦🇷
juaranya
Spanyol 🇪🇸
Hati boleh cemburu dan itu normal, tapi pikiran harus tetap sadar: kita tidak punya hak untuk mengendalikan langkah hidup dan pilihan seseorang. Cukup terima, hormati, diam, angkat dagumu, dan pergi. Itulah bentuk kedewasaan.
@aAngooners fungisida: bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, serta daun pepaya atau kalau ada kilit kayu medang.
pestisida: Daun mimba, sereh, daun sirsak, kulit bawang merah, tembakau, brotowali
Ngerasa makin hari makin aneh, orang lebih suka pakai bahasa Indonesia untuk sehari-hari (konteks diluar forum, kampus, kerjaan) dan lupa penggunaan bahasa ibu. Mungkin kedepannya bakalan hilang ini bahasa khususnya bahasa Jawa Krama Inggil. Basic manner aja diomong "wah"
Ingin Hidup Penuh Keberkahan? Mulai dari Hal-hal Kecil
1. Jangan kencing berdiri kecuali darurat
2. Jangan nelepon orang lain sambil mengunyah makanan
3. Jangan banyak bicara ketika sedang makan
4. Jangah sebar hoaks dan fitnah
5. Jangan ikut campur urusan orang lain
6. Jangan ikut campur ajaran agama lain
7. Jaga wudhu
8. Sholat di awal waktu. Kalau bisa berjamaah
9. Membaca Alquran setiap hari, minimal 1 jam atau 5 jam
10. Bersedekah setiap hari
11. Menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain
Poin-poin di atas, hanya titik awal hidup ditaburi keberkahan. Met Dzuhur, jamaahlah.
Ke-aku-an ku memberontak saat di warung jajan pasar tadi pagi, saat aku sdh menyodorkan risol sayur dan lumpia ala-ala ke penjualnya, tiba2 ada suara seorang ibu kepada penjualnya," Saya dulu pak. Saya terburu2."
Ego ku langsung protes," Jangan boleh! Kamu udah duluan. Itu hakmu!"
Kujawab santai," Biar saja. Dia terburu2. Mungkin mau mengantar anaknya sekolah."
Si Ego ngeyel lagi," Gak boleh! Itu orang gak tau aturan. Gak menghargai orang lain. Jangan mau!!!"
Karena ngeyelnya si Ego, akhirnya kubilang padanya," Heh!! Harga kamu itu berapa kok minta dihargai? Sini bilang, kubeli kamu, tapi kamu gak boleh crewet lagi! Apa kamu tahu, mungkin karena keikhlasanku diserobot ini justru menjadi sedekahku yg menjadikan Allah ridha? Gak tahu kan kamu? Makanya diam!"
Dia diam.
Sejenak kemudian, kubilang pada si ibu," Bu, karena ibu buru2, kalo diizinkan, jajan yang ibu beli ini, saya aja yang bayar."
"Oh, iya, terima kasih, Mas. Ini saya buru2 mau ngantar anak ke sekolah. Biar makan jajan dulu pagi ini sebelum berangkat. Beneran ini?" tanya beliau.
"Beneran, Bu," jawabku.
Beliau mengambil jajanan yang sdh dihitung dan mengucapkan terima kasih.
Saat jajannya saya dihitung, habis 15 ribu. Totalnya jadi 35 ribu dengan jajanan yg ibu itu beli.
Saat kubayar, kuntanya lagi sama si ego," Mau ngomong apa lagi kamu?"
Dia diam.
"Makanya, gak usah crewet aja. Kamu itu boleh muncul dan ngomong saat kuperlukan kamu ngomong. Gak semau kamu muncul dan nrocos aja. Jingan!" kataku padanya.
Dia diam. Gak ngeyel lagi :)
Kemarin sudah terjadi, mungkin perlu introspeksi, tapi tak perlu disesali apalagi sampai "menghukum" diri.
Hari ini, harus dijalani.
Biarkan esok tetap misteri.
Satu yang pasti, kita tak boleh berhenti melangkahkan kaki, karena kita tak pernah sendiri.
Selamat pagi ❤
Aku menuju ke motor, tapi tiba2 batuk.
Memang beberapa hari - sejak hari minggu - aku banyak aktivitas di luar dan gak sempat minum phiboost. Jadi sejak senin malam, aku sering batuk.
mendengar aku batuk, beliau mendekatiku sambil mengelus lengan kananku dan bilang," Sehat ya. Jangan batuk."
"Aaminn. Suwun, Mbah," kataku.
Aku pamit. Menaiki motor menuju NK.
Meski sampai NK aku belum minum phiboost juga, sampai aku menulis twit ini, alhamdulillah aku belum batuk lagi.
Semoga karena doa simbah yang diijabah.
"Berapa, Bu?" tanyaku.
"10.500, Pak," jawab penjualnya.
Simbah tadi tiba2 menyahut," Sudah, aku yang bayar lumpanya."
"Lho, nggak bisa, Mbah. Saya punya uang," jawabku sambil merogoh kantong, mengeluarkan selembar sepuluh ribuan dan selembar dua ribuan rupiah.
Beliau menjawab," Lha uangmu cuma sedikit itu. Uangnya simbah kan lebih banyak. Ini ada 218.000," kata beliau sambil menunjukkan uang beliau.
"Lha, itu kan uang dari saya tadi, Mbah? Kok malah mau buat bayarin jajan pasar ini," tanyaku.
"Iya, tadi sebelum kamu berikan ke simbah, itu uangmu, tapi setelah diberikan ke simbah kan ini jadi milik simbah. Ya gak apa2 buat bayarin jajan pasar itu. Wong uangnya simbah sekarang lebih banyak dari uangmu," kata beliau sambil tertawa, menampakkan rongga mulut beliau yang sudah tak ada giginya.
Aku ikut tertawa kemudian bertanya sambil becanda" Lha kalo begini, siapa yang dapat pahala, Mbah?"
"Itu urusannya Gusti Allah. Gak usah dipikir. Rahmate Gusti ALlah itu gak ada batasnya," jawab beliau sambil tertawa lagi.
Aku ikut tertawa. Kemudian kubilang ke beliau kalau aku minta 5 butir telur ayam kampung.
Beliau mengambil plastik, memasukkan 5 butir telur ke dalam plastik. Ketika beliau mau menambahi telur lagi, kubilang ke beliau bahwa saya hanya perlu 5 butir saja.
Beliau menyerahkan plastik berisi telur itu kepadaku, lalu kusodorkan pada beliau 2 lembar uang seratusan ribu.
"Lho, apa ini?" tanya beliau.
"Lho, lha simbah nggak nyebut harga telurnya kok. Ya saya bayarnya terserah saya. Kalo kelebihan, sisanya buat hadiah," kataku.
"Alhamdulillah, Yaa Allah. Alhamdulillah Yaa Allah. Matur nuwun atas rezeki dari-Mu. Terima kasih ya, Nak. Semoga Allah melimpahkan kesehatan dan rezeki yang banyak dan barokah," kata beliau.
"Aamiin," jawabku.
Eh tiba2 kok aku pengen beli lumpia sayur dan arem2 di penjual jajan pasar yang ada di sebelah beliau.
Saat minta penjualnya membungkuskan, ternyata simbah tadi mengikutiku ke penjual lumpia.
Bertani atau berkebun itu tahapannya kudu SLOW.
Senang, Lakukan, Olah (dipikirkan utk efisiensi), baru jadikan untuk Wirausaha (untung alhamdulillah, gak untung ya gapapa krn sudah senang duluan).
Jangan kebalik mikir untungnya dulu.
Belum apa2 udah kecewa
Pukul 7 malam, telpon berdering lagi. Aku dikabari oleh teman di jakarta bahwa proposal yang kubantu membuat untuknya deal untuk didanai dan dia bilang, "upah"ku awal sebesar 150 juta akan ditransfer besok pagi pukul 8 begitu bank buka.
Alhamdulillah. Sujud syukur.
Sekira pukul 9 malam, kutelpon pemilik uang yang uangnya dibawa kabur oleh teman adikku untuk bertemu di salah satu bank di semarang esok hari sekitar pukul 11 siang.
Pagi pukul 6, aku berangkat dari jogja naik bis dengan bermodal uang 30 juta di atm yg ditrasnfer oleh dokter dari medan tsb. Sambil menunggu kabar teman dari jakarta. Alhamdulillah pukul 9 pagi, aku ditelpon bahwa upahku sdh ditransfer.
Sekitar pukul 11, aku dan pemilih uang menuju teller dengan membawa form transfer sekaligus saya minta dia menyiapkan semua kontrak perjanjian dengan adikku.
Surat perjanjian diserahkan kepadaku, dan kuserahkan form kpd teller utk transfer dari rekeningku ke rekeningnya. Setelelah beres, kusobek2 surat perjanjian itu dan kubuang ke sampah, sambil tersenyum," Kubuang 170 juta ke tempat sampah 😊."
Seteleh selesai urusan, aku sowan ibu dan menyampaikan bahwa urusan adik sudah beres, tanpa memberitahu detilnya dan menyampaikan bahwa adik sementara biar di jogja dulu.
Setelah itu, aku pamit kembali ke jogja dan masih tersenyum. Ternyata aku masih diberi kelebihan 10 juta oleh Allah. ALhamdulillah.
Bisa jadi, kejadian yg ajaib ini karena kekuatan "Yaa Allah, hamba hanya ingin ibuku tak bersedih."
Wallahu a'lam.
Aku hanya ingin bilang bahwa ketika kita merasa sendiri, sebenarnya kita tak pernah benar-benar sendiri.
Cobalah minta maaf ke ibu.
Bisa jadi persoalan yang bertumpuk dalam hidup kita dan berbagai kegagalan yang kita alami, karena beberapa kali menyakiti hati Ibu dan tak minta maaf.
Minta maaflah ke Ibu dengan sikap merunduk, sikap seorang anak ke sosok yang mengandung, melahirkan dan membesarkan kita.
Pernah di Fak-Fak ada warung nasi kuning enak banget.
Sepertinya buka pagi pukul 5 atau 6, tapi kalo pukul 8 atau 9 sdh habis. Per bungkus 10 rb rupiah.
Pernah protes krn udah antri tapi gak kebagian. Kubilang sama Ibu pemilik warung untuk nambah porsi jualannya.
Beliau menjawab," Saya jualan ya cuma 400 bungkus. Gak mau nambah lagi. 400 bungkus habis, ya tutup. Istirahat. Saya itu jualan biar senang kok disuruh kerja jualan terus. Senangnya kapan kalo kerja terus?"
Jingan ... aku pengen misuh tapi bener juga. Kayak aku, kerja terus sampe lupa menyenangkan diri 😭