Di forum pertemuan intelektual dan aktivis Asia kemarin jumpa dengan Mr. Kamal Raj Lamsal, seorang Profesor Asisten (Studi Konflik dan Perdamaian) di Mid-West University, Nepal. Kami ngobrol singkat tentang situasi di Nepal dan apa yang bisa kita pelajari darinya.
Anjungan di halte ini memungkinkan semua warga bisa menikmati keindahan Bundaran HI tanpa harus mengeluarkan biaya mahal.
Tak perlu makan di restoran mewah atau menginap di hotel berbintang untuk mendapatkan pemandangan 'mahal' ini. Semua orang bisa menikmati keindahan Jakarta, tanpa terkecuali.
Teman-teman sudah pernah berkunjung ke sini belum?
#AniesBaswedan #Jakarta
Alhamdulillah, pagi tadi menunaikan salat Idulfitri bersama warga Kampung Lebak Bulus di Masjid Babul Khoirot.
InsyaAllah ibadah puasa kita sepanjang bulan suci Ramadan dilipatgandakan pahalanya dan berhasil mencapai derajat muttaqin.
Kami bersyukur bisa berkumpul bersama sekeluarga dan semoga suasana yang sama juga dirasakan setiap dan seluruh keluarga di berbagai penjuru Indonesia.
Sepercik doa kita panjatkan bagi rakyat Palestina, terkhusus di Gaza, agar segera terbebas dari penindasan dan merasakan kebahagiaan seutuh yang kita rasakan hari ini.
Selamat hari raya Idulfitri. Mohon maaf lahir dan batin.
Selamat Idulfitri, 1 Syawal 1445 H. Mari kita sambut dan sambung ikatan silaturahim. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang beruntung dan jauh dari kata lalai.
Selamat lebaran dan liburan. Bagi teman-teman yang masih bertugas, tetap semangat. InsyaAllah tugas yang dikerjakan di hari yg fitri ini membawa keberkahan bagi semua.
Minal 'aidin wal faizin, taqabalallahu minna waminkum. Mohon maaf lahir dan batin.
Pajak yang berkeadilan.
Inilah reformasi perpajakan yang kami lakukan di Jakarta. Pajak bukan sekadar pendapatan bagi pemerintah tapi juga sebagai instrumen pembentuk perilaku dan menghadirkan rasa keadilan, untuk pembangunan kota yang berkelanjutan.
#Aniesmasi oleh @fairy_ley87
Narasi: Youtube Anies Baswedan, Dari Pendopo - Pajak Jakarta
Jakarta International Stadium, lebih dari sekadar stadion bola. JIS menjadi harapan baru bagi kita semua untuk lahirnya prestasi-prestasi kelas dunia. Menjadi motor penggerak ekonomi kawasan utara Jakarta, dan menjadi ruang persatuan, di mana kita bisa merasakan kemajuan, kebanggaan, kebersamaan, dan kesetaraan bagi warga Jakarta, warga Indonesia dan warga dunia.
#Aniesmasi oleh @fairy_ley87
Narasi: Dari Pendopo - Youtube Anies Baswedan.
Malam ini, saya turut berpartisipasi dalam #EarthHour dengan mematikan lampu rumah selama satu jam.
Earth Hour bukan hanya tentang mematikan lampu, tapi juga tentang komitmen kita untuk menjaga kelestarian bumi. Kita harus menyadari bahwa bumi adalah rumah kita bersama, dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya.
Marilah kita mulai dari hal-hal kecil, seperti mematikan lampu yang tidak terpakai, menghemat air, dan menggunakan energi secara bijak.
Bersama-sama, kita bisa membuat perubahan untuk masa depan bumi yang lebih baik.
Bersyukur bisa silaturahmi dan buka bersama teman-teman Timnas AMIN kemarin.
Insya Allah ini akan semakin memperkuat ikatan persaudaraan kita semua, yang terus berjuang di jalan perubahan.
Hari ini adalah hari ulang tahun Ibu. Izinkan kami menceritakan ulang tentang kisahnya. Namanya Aliyah. Lahir 20 Maret 1940, di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat. Saat lulus SMP, di Kuningan belum ada SMA. Ayahnya menitipkan pada kerabatnya di Cirebon spy anak perempuan ini bisa meneruskan SMA.
Saat itu sempat jadi bahan “omongan” di kampungnya karena seorang anak perempuan “meninggalkan” rumah bukan karena menikah, tapi karena sekolah. Diantar kakak laki2nya, Ibu naik oplet ke Cirebon. Selesai SMA, ia ingin jadi guru dan diterima di jurusan Pedagogi, Unpad, yg kemudian menjadi IKIP Bandung.
Tahun 1965, Ibu, seorang anak perempuan yg dulu digunjingkan di kampung itu, menjadi anak pertama dalam sejarah keluarga besar yg pernah ikut wisuda, jadi sarjana. Sebuah lembaran baru bagi seluruh keluarga di kaki Gunung Ciremai.
Sejak itu Aliyah mengajar di IKIP Bandung hingga mutasi ke IKIP Yogyakarta karena menikah dgn Ayah, Rasyid Baswedan, seorang pria dari Yogyakarta. Mereka berdua sama-sama pengajar.
Ayah kembali ke Rahmatullah 11 tahun yang lalu. Dan hingga kini Ibu di usianya ke 84 tahun, sebagai Guru Besar Emeritus, masih terus mengajar di program pascasarjana.
Sejak pandemi, Ibu tinggal di Jakarta dan tetap beri kuliah dua kali per minggu secara online. Ibu memang sudah tidak lagi membimbing disertasi, tapi masih terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial & keagamaan.
Ibu adalah perempuan tangguh, penuh kasih sayang dan pemancar doa tanpa henti bagi anak-anak dan cucu-cucunya. Pada setiap sujudnya, dikirimkan doa untuk kami semua. Pada setiap pesan, diteguhkan pada kita semua utk selalu ingat pada Allah. Pada setiap tatap, ada cinta. Pada setiap tutur, ada sayang. Pada setiap dekap, ada kehangatan abadi. Ibu adalah sumber dan hulu kasih sayang.
Izinkan kami, anak, menantu dan cucu sore ini, dalam sebuah syukuran sederhana di rumah, mengirimkan doa untuk Ibu. Tak mungkin bisa mengimbangi semua doa dari Ibu untuk kami. Doa kita semua, semoga Ibu selalu diberikan kebahagiaan, kesehatan dan dipanjangkan umurnya. Semoga kita semua, anak, menantu & cucu, bisa menjadi pembawa bahagia, menjadi qurrata’ayun bagi Ibu. Selamat Ulang Tahun, Ibu...
#ABW
Alhamdulillah…. Bisa kembali merasakan segarnya air wudhu, dan bersujud di tanah Minang. Kami bahagia bisa salat tarawih berjamaah di Masjid Raya Sumatera Barat kemarin. InsyaAllah nantinya semua kegiatan ibadah ini dilipatgandakan pahalanya, InsyaAllah kita akan mencapai derajat Muttaqin.
Innalilllahi wa inna ilaihi raji'un, kami menyampaikan duka yang mendalam bagi seluruh keluarga korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat. Doa kami bagi semua yang terdampak agar diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian yang amat berat ini.
Hormat dan apresiasi setinggi-tingginya bagi petugas dan relawan yang hadir di garis depan untuk menyelamatkan saudara sebangsa dan meringankan beban mereka.
Kami mengajak kepada kepada semua, mari kita bergandengan tangan memberikan dukungan, baik itu tenaga, materi maupun doa untuk membantu saudara-saudara kita di Sumbar. Mari tunjukkan solidaritas kita sebagai bangsa.
Senang sekali, akhirnya bisa berinteraksi langsung dengan teman-teman influencer yang berbulan-bulan kemarin ikut menggaungkan gerakan perubahan. Kami merasa bersyukur, banyak orang baik yang secara sukarela ikut bergerak bersama kami.
Terima kasih ya atas kebaikan hati semuanya 😊