Di pemda ini, puskesmasnya udah ada layanan umum 24 jam.
Pegawainya aja tukinnya sultan๐คช
Jadi ga ada lagi tuh buka pelayanan jam 8 selesai jam 12 jam 14 pegawainya pada pulang ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Andai smua pemda begini ga jomplang gini antara pendidikan dan kesehatannya ๐ฎโ๐จ
@baseconvo ya terus kenapa kontol? kaum lu ini selalu merasa open minded tapi tiap ada yang beda pendapat langsung dicap tolol lah, homofobia lah, gak normal lah. aneh lu. orang kayak lu gini nih yang bikin orang yang tadinya netral dan mau dengerin malah jadi mundur dan males peduli.
@yappingfess yang ga ngotak, padahal kan mestinya sudah saling komitmen. gue yang cwe aja pahamโฆ
ingat mempersulit orang lain itu juga bisa buat hidup kita sulit.
@yappingfess kok banyak yang belain cewenya sih, kalo posisinya dibalik si cwe udah jaga perawannya dan cwo celap celup sana sini mau gak? apalagi ni cwe minta mahar tinggi karena gengsi. ckckck si cwo udah mau nerima dia apa adanya, nah si cwenya malah ga mau nerima apa adanya dengan maharโ
dan ga ada yg berani ambil laptopku saat itu, soalnya kayak ngehang creepy gitu bunyinya ๐ญ๐ญ ujungโnya w beraniin pegang laptop sambil tutup mata.
pertama kali baca webtoon bergerak di laptop bareng teman sekamar langsung jejeritan lari sampe kakiku kesandung kabel charger laptop, alhasil laptop jatuh sampe bunyi krr krrr yaampun trauma abis ๐ญ๐ญ๐ญ
baru aja kemarin gue bahas ini ke suami, soalnya banyak perkopian siap saji ini yang meningkatkan diabetes ckck. kalo bisa sih ditulis kandungan gulanya sekalian, kek minuman kemasan.
๐จRESMI!
Kemenkes mengeluarkan aturan "Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan Siap Saji"
Berdasarkan Kepmenkes No. 01.07/Menkese/301/2026
Detailnya:
a. level A berupa kombinasi huruf A dengan warna hijau tua;
b. level B berupa kombinasi huruf B dengan warna hijau muda;
c. level C berupa kombinasi huruf C dengan warna kuning;
atau
d. level D berupa kombinasi huruf D dengan warna merah.
Keterangan:
1. Level A merupakan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah dibandingkan level B, level B merupakan kandungan gula,
garam, dan lemak yang lebih rendah dari pada level C, dan level C
merupakan kandungan gula, garam, dan lemak lebih rendah dibanding
level D.
2. Level A tidak boleh menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
(bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan), baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over).
3. Level B hanya dapat menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
alami.
4. Level C dan Level D dapat menggunakan bahan tambahan pangan
pemanis (bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan).
Contoh pencantuman label ada di foto 3.
Pemberlakuan secara WAJIB akan diterapkan 2 tahun dari Kepmenkes ini diterbitkan.
Alhamdulillah lah ya paling tidak ada progress untuk lindungi masyarakat dari bahaya konsumsi Gula Garam Lemak berlebih.