@unicefess YUK KAK DIBELIIIIII!
HEELS ONLY 60K (BARUUU DIJUAL KARENA KEGEDEAN UKURANNYA)💸💵
Ukuran: 40cm
Tinggi: 9cm
Freee Ongkirrrr (Area Boyolali)/COD Semarang tanggal 19☝🏻🤩
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat kinerja positif dalam tiga bulan pertama tahun ini. Perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu itu membukukan laba bersih sebesar USD90 juta atau setara dengan Rp1,5 triliun.
Capaian tersebut didukung oleh pendapatan bersih perseroan yang meningkat 232 persen menjadi USD2,57 miliar. Bisnis petrokimia menjadi penopang utama dengan kontribusi 93,5 persen terhadap pendapatan, diikuti energi sebesar 6,4 persen.
Peningkatan pendapatan ini berasal dari anak usaha, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatata kinerja kilang (refinery) yang kuat dan integrasi aset ritel ExxonMobil di Singapura.
Direktur Utama Barito, Agus Pangestu mengatakan, kuartal pertama 2026 berlangsung di tengah kondisi yang dinamis dan penuh ketidakpastian. Hal ini ditandai oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta lonjakan tajam harga minyak global.
Baca selengkapnya di
https://t.co/tFszHXM7gR
Atau klik link di Bio @idx_channel
Foto: Istimewa
#idxchannel #idxchannelcommunity
Seberapa Parah Kondisinya Sekarang?
Biar kebayang, ini datanya per 2025:
🏭 Kapasitas produksi nasional: 122 juta ton/tahun 🏭 Realisasi permintaan domestik: 65 juta ton
Gap-nya? 57 juta ton. Nganggur.
Utilisasi pabrik industri semen cuma di level 52-55%. Level ideal itu 70-75%.
Artinya hampir setengah kapasitas pabrik mangkrak. Mesin nyala tapi barangnya ga ada yang beli.
Dampaknya ke emiten? Laba bersih SMGR tahun 2025 anjlok 83,6% YoY, dari Rp1,08 T jadi Rp177 M aja.
Ini bukan lagi "lagi lesu". Ini struktural.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membenarkan kabar bahwa PT Krakatau Osaka Steel (KOS) menghentikan produksinya sejak April 2026. Keputusan tersebut dinilai mencerminkan kesulitan yang dialami produsen baja dalam negeri dalam menghadapi produk impor, terutama dari China.
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri mengatakan, kebangkrutan KOS menunjukkan melemahnya permintaan baja domestik, khususnya di sektor konstruksi serta meningkatnya persaingan dengan produk impor dengan harga yang jauh lebih murah. Produsen global, terutama dari China, dinilai memiliki keunggulan dari sisi skala produksi dan efisiensi biaya.
“Kondisi ini menempatkan industri baja nasional pada posisi yang sulit. Di satu sisi, produsen dalam negeri berkomitmen menjaga kualitas produk, namun di sisi lain harus menghadapi tekanan harga dari produk impor yang lebih rendah,” katanya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Febri mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga keberlangsungan industri baja nasional. Di antaranya pengendalian impor melalui kebijakan larangan dan pembatasan (lartas), kewajiban Standar Nasional Indonesia (SNI), penyediaan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), serta insentif bea masuk nol persen untuk bahan baku billet.
Baca selengkapnya di
https://t.co/PezTCRouA7
Atau klik link di Bio @idx_channel
Foto: Istimewa
#idxchannel #idxchannelcommunity
Dampak dari Agresi Amerika ke Iran
Amerika dan Israel menyerang Iran. Iran membela diri. Dan sebagai respons, Selat Hormuz—jalur energi paling vital di dunia—tertutup.
World Bank menyebut ini sebagai guncangan pasokan minyak terbesar dalam sejarah—melebihi revolusi Iran 1979, melebihi invasi Irak 2003 . Sekitar 10 juta barel per hari hilang dari pasar global.
Harga minyak Brent melonjak dari 72 menjadi 118 per barel dalam sebulan . Harga gas alam di Asia naik 94% . Di Eropa naik 59%.
Di Amerika, harga bensin tembus $4.18 per galon—tertinggi dalam empat tahun . Dan inflasi Maret menyentuh 3.3%, level tertinggi sejak Mei 2024 .
Bursa saham global hancur. Dubai Financial Market kehilangan 45 miliar.Abu Dhabi kehilangan 75 miliar. Total kerugian di UAE saja mencapai $120 miliar.
Tapi ini bukan hanya tentang minyak. 30% pupuk dunia berasal dari Teluk. Harganya naik 50%. Petani di Asia mengurangi pemakaian pupuk. Artinya: hasil panen turun. Rakyat kelaparan .
Negara-negara Afrika hanya punya cadangan minyak 30 hari, bukan 90 hari seperti standar global. Harga pangan naik 15-40% .
IMF memperingatkan: dalam skenario terburuk, pertumbuhan global bisa jatuh ke 2% tahun ini. Itu artinya hampir resesi global—hanya terjadi empat kali sejak 1980 .
Amerika dan Israel pikir mereka hanya menghukum Iran. Tapi mereka menghukum dunia. Dan siapa yang paling menderita? Bukan Iran. Tapi rakyat biasa di Asia, Afrika, dan seluruh dunia. Sementara itu, Axis of Resistance berdiri tegak. Membela kedaulatan. Membela keadilan.
Karena pada akhirnya, mereka yang menutup mata pada penderitaan rakyat—akan diingat sejarah sebagai penjahat. Bukan pahlawan.