Palestinian families live in constant fear as Israeli Zionist forces arrest and abduct Palestinian children from their homes every day, and many of them never return to their families.
Rekaman video ini diperoleh dari kelompok hak asasi manusia Israel sendiri, yang mendokumentasikan tindakan seorang tentara IDF menembak bayi berusia 7 bulan di kepala, tanpa dasar alasan sedikitpun.
Dunia harus tau, betapa membasmi IDF dari kehidupan adalah wajib dilakukan.
KISAH PILU KAKEK LANSIA YANG TERTIDUR DALAM KEADAAN LAPAR KARENA DAGANGANNYA TIDAK ADA YANG LAKU
Di sudut depan pasar yang bising, Abah Sobandi (66 tahun) duduk menanti keajaiban.
Di usianya yang sudah senja, ia masih harus berjuang menyambung hidup dengan membuat dan menjual mainan anak tradisional.
Menggunakan tangan tuanya, ia merajut sendiri bilah-bilah bambu dan kertas warna-warni, mencoba bertahan di tengah gempuran zaman modern yang serba digital.
Setiap hari, Abah mangkal dari pagi hingga sore hari di tempat yang sama.
Namun, karena yang dijual adalah mainan tradisional, peminatnya kini sangat jarang. Hari-hari Abah lebih sering dihabiskan dalam sepi kadang dagangannya hanya laku sedikit, bahkan sering kali tidak laku sama sekali.
Saking sepinya, Abah sampai sering ketiduran di tempat ia mangkal karena kelelahan menunggu pembeli yang tak kunjung datang.
Dampak dari sepinya jualan langsung memukul lambung Abah.
Tanpa pengasilan yang pasti, urusan makan sehari-hari pun menjadi tidak menentu.
Jika ada uang ia bisa makan, namun tak jarang Abah terpaksa tidak makan sama sekali seharian karena kantongnya kosong melongpong.
Jangankan untuk mengontrak tempat tinggal, untuk tidur pun Abah kini harus menumpang di rumah orang lain.
Jauh di dalam lubuk hatinya, tersimpan kerinduan mendalam pada kampung halamannya.
Abah adalah orang asli Garut yang merantau demi mengadu nasib.
Namun, kenyataan pahit membuatnya sangat jarang bisa pulang.
Untuk sekadar mengisi perutnya sendiri saja susahnya bukan main, apalagi mengumpulkan uang untuk ongkos pulang atau mengirim nafkah ke keluarga di kampung.
Kisah Abah Sobandi adalah potret pilu perjuangan seorang lansia yang menolak mengemis di masa tuanya.
Di tengah hiruk-pikuk pasar, ia terus bertahan memeluk erat sisa-sisa harapan dari mainan tradisional buatannya, berharap esok hari akan ada secercah rezeki yang menghampiri.
YAYASAN KEMALA BHAYANGKARI MILIK POLRI PUNYA 1.400 DAPUR MBG DI SELURUH INDONESIA.
PEMBINA YAYASAN INI JULIATI SAPTA DEWI ISTRI DARI KAPOLRI LISTYO SIGIT.
KALO @KejaksaanRI BERANI SENGGOL,AKU ACUNGI PISTOL,,,EHHH JEMPOL.👍😏😏😏
تعرفوا على المسلمين الفلسطينيين الذين ستعدمهم إسرائيل دون اي محاكمة عادلة . انظروا إليهم.. مشهد يوثق انتهاكات صارخة لحقوق الإنسان؛ حتى في أحلك فترات التاريخ لم نشهد مثل هذه الممارسات.
حتى النازيون لم يفعلوا هذا باليهود.
يرجى إعادة التغريد."للتعريف بما يحدث. 🇵🇸"
Lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Gugat Ke MK untuk minta masa berlaku SIM seumur Hidup
Mereka mengajukan uji materi Pasal 85 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ)
Yang setuju
Ayo Dukung & Suarakan
Kalian Para BURUH Merasa diwakilkan Said Iqbal tidak ???
Naik Mobil mewah perut kenyang badan subur
Buruh ?????? Hidup pas pasan boro booro mobil mewah untuk ganti oli aja susah
Di sebuah gang sempit, hiduplah Mbah Sugeng yang setiap hari berjuang melawan kerasnya hidup dengan tubuh yang sudah tak lagi kuat Sejak ibunya meninggal 3 tahun lalu, Mbah tinggal sendiri di rumah kecil sederhana peninggalan sang ibu.
Tak ada yang menemani, hanya kerupuk dagangan yang selalu ia kalungkan di leher setiap pagi Dari pukul 8 pagi hingga 12 siang, Mbah berjalan jongkok menyusuri jalan demi menjual kerupuk seharga Rp2.000. Penghasilannya tak menentu, kadang hanya membawa pulang Rp4.000 dari dua kerupuk yang terjual, Tubuh Mbah sudah kaku akibat dua kali terjatuh di sungai 7 tahun lalu.
Kini tangan, kaki, bahkan lehernya sulit digerakkan.
Untuk berjalan saja Mbah harus jongkok, bahkan tidur pun tak bisa telentang karena tubuhnya tak mampu bangkit kembali. Pernah suatu hari Mbah terjatuh saat berjualan dan tak bisa bangun sendiri. Yang lebih menyakitkan, ada orang-orang yang menertawakan cara jalannya dan menyebutnya seperti robot 🥹
Namun di tengah rasa sakit dan lapar yang sering datang, Mbah Sugeng tetap memilih berjualan daripada meminta-minta di jalan.
Mbah percaya, Tuhan selalu memberi rezeki bagi orang yang mau berusaha.
Sehat selalu ya Mbah Sugeng.
Suami Istri Dianiaya Para Preman di Terowongan Tembung, Saat Ada Tawuran. Kondisi Si Istri Lagi Hamil Muda dan ada senjata rakitan diakhir video.
Lokasi kejadian diterowongan tembung
Habiburokhman Ke Dino Patti Djalal :"Jangan jadi si Paling KEMLU. Saya pikir gak ada ISTIMEWAnya juga Pak Dino"
Gila banget ini rezim, dikasih nasehat baik² bahkan dengan bahasa paling haluspun, kubu wowo serempak kesurupan..
Ini sekelas Pak Dino lho, gimana kalo rakyat, ya udah disiram air keras kalo gak diculik? 🙄