Budayawan Butet Kartaredjasa menyerahkan lukisan Jalan Salib kepada Paus Leo XIV di kompleks Basilika Santo Petrus, Vatikan, Rabu (17/6/2026).
Karya yang dipersiapkan sekitar enam bulan itu menghadirkan kisah Jalan Salib melalui tokoh-tokoh Punakawan khas budaya Jawa.
"Saya menafsir satu peristiwa ikonik tentang perjuangan kemanusiaan, peristiwa Jalan Salib itu. Saya memvisualkan dengan menggunakan idiom tradisional Jawa yang memakai tokoh-tokoh Punakawan sebagai pewarta pesan-pesan filsafat," ujar Butet kepada https://t.co/DgEZMaei1Y, Kamis (18/6/2026).
Menurut Butet, Paus Leo XIV menyambut baik karya tersebut.
"Dia sangat senang. Dia tidak pernah melihat ada pemikiran seperti itu. Ada orang dari belahan negara lain bisa melakukan tafsir seperti itu," kata Butet.
Ia juga menegaskan bahwa pesan yang dibawa dalam lukisannya tidak hanya ditujukan untuk umat Katolik, tetapi dapat dimaknai lintas iman.
🎥: Dok. Butet, IG @/triaskuncahyono, @/galuhpaskamagma
Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
~R #ButetKertaredjasa #PausLeoXIV
Kita semua membayar atas kerugian korupsi MBG:
Pertama uang pajak kita lewat APBN dikorupsi dalam program MBG.
Kedua karena korupsi di BGN, dana MBG membengkak sehingga BI harus cetak duit beli obligasi pemerintah yang membuat Rupiah kita melemah lalu BI harus naikkan suku bunga.
Information flow has deteriorated in Indonesian markets, MSCI said ahead of a potential downgrade that could further compound issues for the world’s worst-performing equities https://t.co/lYybxxmkcp
Kriteria MSCI untuk Downgrade EM → Frontier
MSCI pakai tiga pilar utama (Market Classification Framework):
• Size & Liquidity: Harus ada minimal beberapa saham yang memenuhi threshold EM (lebih tinggi daripada Frontier). Indonesia masih punya cukup konstituen (17+ di indeks Indonesia).
• Market Accessibility: Ini titik lemah utama — isu opacity kepemilikan (tycoon-controlled), free-float rendah (7.5% vs standar lebih tinggi), possible coordinated trading.
• Economic Development: Tidak relevan antar EM-Frontier.
Downgrade biasanya terjadi kalau gagal memenuhi accessibility secara berkelanjutan (contoh historis: Morocco, Pakistan di masa lalu).
PTBA : BUMN batu bara yang lahir dan besar di Tanjung Enim, Sumatera Selatan , baru saja diganti seluruh direksinya oleh Danantara.
Direktur Utama baru: Letjen TNI (Purn.) Bambang Ismawan.
Sebelumnya dia Komisaris Utama PTBA itu sendiri , pengawas yang jadi bos.
Tidak ada satu pun kader internal PTBA.
Tidak ada satu pun putra daerah Sumsel.
Yang protes? Bukan oposisi. Bukan pengamat kritis.
Tapi Marzuki Alie , mantan Ketua DPR, putra daerah Tanjung Enim, dan pendukung Prabowo di tiga pemilu berturut-turut.
Kata Marzuki langsung di X yang gw quote ini :
"Ini preseden buruk. Semakin menunjukkan arogansi Bos Danantara. Kita berjuang untuk Prabowo Presiden 3x pemilu, tapi kelakuan pembantunya yang khianat."
Kalau pendukung setianya sendiri sudah pakai kata "khianat"
apa yang harus dikatakan oleh rakyat Tanjung Enim yang hidupnya bergantung pada PTBA selama puluhan tahun?