Hyuk Kozi Premier League on lagi!
Pemenang pertama di akhir musim berhadiah jersey Ori pilihan sendiri.
Gak usah ada syarat2an ribet.
Joinnya: https://t.co/opBFUgFP4n
⚠️WARNING❗ [Sensitif & Disturbing]
Gambar: https://t.co/y5IC9Mr5fV
Jakarta — Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan dan pem3rk0s4an terhadap seorang perempuan berinisial SNA (21) di kawasan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten. Polisi menyebut korban diduga dibunuh setelah mendapat perlawanan saat pelaku berusaha melakukan tindakan s3ksu4l terhadapnya.
Pelaku berinisial KF telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Saat diperiksa penyidik, KF mengaku sedang dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi minuman keras sebelum melakukan aksinya.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Imam Imanuddin mengatakan, pengakuan tersebut disampaikan KF dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
“Dari hasil berita acara pemeriksaan terhadap pelaku, yang bersangkutan dalam keadaan mabuk. Setelah minum-minuman keras, kemudian mabuk,” ujar Imam di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Menurut Imam, aksi tersebut bermula ketika KF melihat SNA melintas di hadapannya. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, pelaku mengaku muncul hasrat s3ksu4l terhadap korban.
“Saat korban lewat, kemudian muncul hasrat bir4hinya. Lalu mencoba meny3tvbvhi korban. Namun, ada perlawanan, sehingga korban dicekik dan meninggal dunia,” kata Imam.
Perlawanan korban kemudian berujung pada tindakan kekerasan. KF diduga mencekik SNA hingga meninggal dunia. Setelah itu, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah rumah kontrakan.
SNA ditemukan tewas pada Selasa (11/8/2026) pagi. Polisi menemukan adanya luka pada bagian leher korban yang memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal.
Kapolsek Benda AKP Sriyono sebelumnya mengatakan, polisi langsung melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan penemuan jasad tersebut.
“Korban ditemukan meninggal dunia tadi pagi dengan luka di bagian leher,” ujar Sriyono, Selasa (11/8/2026).
Dalam proses penyelidikan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Di antaranya sarung bantal, seprai, serta pakaian yang ditemukan di sekitar tempat kejadian.
“Hasil olah TKP sementara, diduga korban dibunuh, nanti disampaikan setelah penyelidikan. Dari lokasi kejadian perkara terdapat barang bukti disita seperti sarung bantal, seprai, dan baju,” kata Sriyono.
Polisi juga mengerahkan anjing pelacak untuk membantu proses penyelidikan dan mengungkap rangkaian kejadian di lokasi.
SNA diketahui tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama calon suaminya yang bekerja di sebuah perusahaan jasa ekspedisi. Korban diketahui berasal dari Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Sementara itu, KF hingga kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk tindakan pelaku sebelum dan sesudah korban ditemukan meninggal dunia.
Dengan penetapan KF sebagai tersangka, polisi kini terus melengkapi penyidikan kasus yang menjeratnya atas dugaan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap SNA.
Anggota Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara, meninggal dunia tertabrak mobil di Jalan Merdeka, Bandung, dini hari Minggu 9/8/2026. Ia baru saja selesai apel patroli malam dan hendak pulang ke rumah ketika ditabrak dari belakang di depan Hotel El Royale.
Tersangka berinisial A (mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Bandung, warga sipil) mengemudikan mobil sedan hitam milik anggota TNI yang dipinjamnya. Saat itu A sedang dalam perjalanan membeli rokok dari arah Simpang Dago dalam kondisi setengah mabuk. Ia tidak menyadari telah menabrak korban dan terus melanjutkan perjalanan.
Di dalam mobil juga terdapat dua anggota TNI.
Polisi menetapkan A sebagai tersangka tunggal setelah melakukan olah TKP dengan metode TAA, SCI, dan rekaman CCTV.
Ganti Nama
Ganti Logo
Ganti Julukan
Ganti Homebase
Malut United resmi bertransformasi dan berganti identitas menjadi Java United untuk mengarungi musim kompetisi mendatang
Kerja di Jakarta udah 16 bulan, ngekost di Jakarta genap 1 tahun
- THP 5,8 - 6,3 jt
- kost 1,65 jt
- listrik 200k / bulan
- wifi 140k / bulan, paket data 160-320k / bulan
- e-money & gojek 200k-400k / bulan
- sabun laundry, mandi, skin care dll 450k / bulan
- makan masak nyemil kopi self reward dll 2-3 jt / bulan
- vitamin suplemen dll 450k/ bulan
- tabungan member gym 430k/bulan
Total : - 740.000
Kurangnya darimana?
Dari tabungan yg terus terkuras 🤣
Awal kerja di jakarta punya tabungan (bukan yg uang dingin) ada 40 jt an, skrg sisa 20 jt 🤣😣