Tanah kosong bapak gue di Bandung, 3 bulan nggak ditengok. Pas ditengok, udah berubah jadi parkiran motor berbayar Rp10 ribu 😭
Gue tanya, “Izin siapa?”
Jawabnya, “Udah lama di sini, Pak.”
Gue tunjukin sertifikat. Eh, malah dibilang, “Kalau mau dipakai, bayar uang keamanan aja Rp200 ribu sebulan.”
Lah, tanah sendiri kok malah disuruh bayar ke orang yang nyerobot 😭 Logika parkir liar emang kebalik.
Gue mau lapor, tapi bingung juga. Mau lapor ke siapa? Bukti apa? Kan awalnya cuma omongan. Takutnya malah ditanya polisi, “Ada rekamannya? Ada bukti dia pungut?” Kalau nggak ada bukti, kita yang malah dianggap fitnah.
Akhirnya gue coba cara halus dulu. Gue pasang plang kecil tulisan tangan:
“TANAH PRIBADI – DILARANG PARKIR”
Besoknya plangnya hilang. Dibuang ke selokan 💀
Ternyata bukan cuma tanah gue. Dua tetangga sebelah juga tanahnya jadi parkiran liar pas mudik Lebaran.
Modusnya sama: tanah kosong dibiarin → awalnya cuma 1 motor → lama-lama jadi 20 motor → terus mulai dipatok tarif.
Kalau dibiarin terus, orang bisa mulai merasa itu tanah yang mereka kelola. Ini yang katanya dalam hukum agraria bisa jadi celah penguasaan liar.
Gue konsultasi ke temen yang ngerti agraria. Katanya, tanah kosong yang nggak dijaga secara fisik harus tetap dikasih tanda dan bukti kepemilikannya juga harus disiapin.
Jaga fisik: kasih tanda yang jelas kalau itu tanah lo.
Jaga bukti: dokumentasikan siapa yang masuk tanpa izin.
Akhirnya gue pasang plang yang proper, bukan kertas. Tulisannya:
“TANAH PRIBADI – DILARANG PARKIR – AREA CCTV 24 JAM”
Plangnya gue baut ke tembok biar nggak gampang dicabut kayak plang kertas.
Sejak plang itu dipasang, parkiran liar berkurang drastis karena kelihatan kalau tanahnya memang dijaga dan bukan tanah terlantar.
Tapi masih ada 1–2 orang yang bandel parkir malam-malam. Akhirnya gue pasang CCTV yang mengarah ke tanah. Jadi setiap ada motor masuk, kejadian bisa terekam lengkap dengan tanggal dan jam. Lampu sensor juga nyala kalau ada gerakan.
Dari situ gue punya bukti kalau mereka masih masuk dan bahkan narik uang parkir.
Baru setelah punya bukti lengkap, gue berani lapor. Gue bawa ke RT, terus ke Polsek.
Gue tunjukin sertifikat tanah, bukti plang udah dipasang, sama rekaman kalau mereka masih masuk dan narik uang parkir.
Nggak perlu ribut, nggak perlu otot-ototan. Polisi langsung tindak karena buktinya jelas. Tiga hari kemudian tanahnya udah kosong lagi.
Buat kalian yang punya tanah kosong atau ruko yang lagi tutup dan sering dijadiin parkiran liar, jangan cuma ngamuk di Threads 😭
Kalau bisa, mulai dari:
Pasang tanda fisik yang jelas dan permanen.
Siapin bukti rekaman, jangan cuma mengandalkan cerita.
Kalau dua hal itu udah ada, baru lebih enak kalau mau laporan karena punya bukti yang jelas.
Dulu mamah kan cerai sama bapak. Waktu itu gue masih 4/5 tahun gitu. Trus gue ditinggal, dititipin di Mbah sma tante. Gak lama, tiba² mamah udh ada gandengan baru dan mereka udh punya anak dua. Terus pas gue ada kesempatan buat ngobrol dan gue udh dewasa, mamah cerita ke gue...
aku coba jawab ya, soalnya ini pertanyaan yang sering banget muncul.
memang dari sudut pandang manusia, kecoa dan nyamuk berasa sia-sia. tapi sebenarnya, peran mereka ke kita lebih banyak dari yang kita kira, cuma ga keliatan langsung.
kita mulai dari kecoa dulu ya.
di alam liar, kecoa itu salah satu pengurai utama. mereka makan daun mati, kayu busuk, kotoran hewan, sampai bangkai serangga lain. dari proses pencernaan mereka, nitrogen yang terkunci di bahan-bahan itu dilepas balik ke tanah, dan nitrogen ini yang bikin tanaman tumbuh subur.
terus, kecoa juga jadi makanan utama banyak hewan kayak kelelawar, kadal, burung kecil, laba-laba, dan tikus.
nah, kelelawar yang banyak dari kita anggap menyeramkan itu, ternyata salah satu pengendali alami serangga lain di sekitar kita. satu kelelawar bisa makan ribuan serangga dalam semalam. dan kelelawar bisa hidup sebagian besar dari makan kecoa.
artinya, kecoa di alam liar itu yang menghidupi kelelawar yang menjaga rumah kita dari serbuan serangga lain.
untuk nyamuk, cek twit di bawah ya👇
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas.
Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Pada saat penipuan, suster Natalia tidak tau oknum, taunya @BNI yang menyimpan uangnya.
Setelah ketahuan uangnya tidak bisa diakses, @BNI sebut karyawannya oknum agar bisa lepas dari tanggung jawab.
Urusan nasabah adalah tanggung jawab bank, jangan jadi pengecut dan penjahat wahai @BNI
Gitu ya kira2.
Ini bukan soal body shaming.‼️
Ini soal safety riding.
Motor, termasuk motor listrik, punya batas beban.
Kalau udah overload, risikonya jelas: handling ngaruh, rem jadi lebih jauh.
Masalahnya, kita sebagai customer sering nggak tahu kapasitas kendaraan yang kita naikin.
Platform kayak Gojek juga sebenernya udah punya fitur GoRide Comfort.
Artinya, mereka juga paham nggak semua perjalanan cocok pakai motor yang sama.
Pertanyaannya:
kenapa ini masih jadi opsi, bukan standar?
Silakan hujat aku kalo emang salah, cuma mau pesan aja kalo jadi orang jangan korupsi dan egois ya. Kejadian ini asli dan berlangsung di Commuter Line Dhoho 407.
Jadi tadi ada ibu-ibu yang naik kereta tapi tiketnya gak kebagian kursi (karena sistem kereta lokal di Jatim bisa milih kursi dan kalo kursinya habis ya gak dapet, tinggal berdiri dengan kuota 25% dari kapasitas total kursi), terus mau duduk lihat kursi di depan kiriku. Posisi sebelah kiri udah ada penumpang, di depan cuma ada mbak ini beserta barangnya.
Ibunya nanya “mbak, ini (nunjuk kursi yang ada tas sama helmnya) kursinya apa kosong?”
Terus mbaknya bilang “enggak, ini kursi saya”.
“Apa bisa digeser? Saya mau duduk”
“Ini kursi saya, dua-duanya”
*akhirnya ibunya cari kursi lain yang kosong
Jancik, kereta lokal udah tau sering habis dan frekuensinya cuma sedikit bisa-bisanya beli kursi 2, terus pas ada yang membutuhkan gak dibolehin duduk (kalo emang bener beli 2 tiket). Bukan masalah mampu beli tiket ya, tapi frekuensi kereta ini udah dikit dan gak semua orang rebutan beli tiket dari h-7, bisa aja beli dadakan dan urgent tapi kuotanya udah menipis atau habis. Kapan majunya coba negara ini kalo sekelas tiket aja dikorupsi….
Plot twist berlanjut. Bapak2 yg dimarahin ga jelas sm ibu itu ternyata investor elpi. Ada yg tau namanya?
Pantesan bapaknya santuy org sahamnya naik 500% 3th terakhir. Coba ketemu investor dada udah digebukin tu pasti🗿