@mengagetkan kok klo soal kekerasan kyk gini cpet banget berserikatnya anjir giliran buat pergerakan penting ttg ngebela hak hidup rakyat sendiri kok susah banget...
disiram air kencing, ditendang, dipukuli, ditelanjangi, transpuan juga manusia. ga ada satu alasanpun yang membenarkan tindakan kekerasan ke sesama manusia hanya karena identitas gender atau orientasi seksual. merasa berhak jadi polisi moral tapi moral lu aja gaada njing kesel gw
nadin, naykilla, hindia, no na, and others being allies, noh artis artis lu pada aja stand with humanity and against violence, lu yang jadi daily listeners nya kagak seprinsip sama artistnya aja udh aneh.
Gegara presidennya nih, so soan menetapkan ancaman non militer. Jadinya hal tersebut seakan melegitimasi masyarakat untuk berbuat sewenang-wenang, kan. Emang gila ya, lagi-lagi gue akan selalu ingat dosa 02 voters yang buat sebab semua kisruh di negeri ini terjadi.
buat pemain genshin baru khususnya yang main abis natlan, hormatin sepuh genshin yang dari 2020/2021, mereka banyak jasanya buat komu, minimal sowan2 ke mereka, samperin, cukup top up crystal dan welkin juga kita udah seneng, salam sepuh genshin jaman meta hu tao ganyu xiao
How is it that a slight criticism of the government on Twitter can get someone doxxed or prosecuted, but warga fesnuker post things like this on daily basis with their legal names and get away with it
see? korbannya bukan cuma komunitas LGBTQ+ siapa pun yang dianggap ga sesuai standar dan norma kalian ujung-ujungnya ikut kena
terus masih ngelak bilang "demi kebaikan" ???? you ain't doing anyone any good
Buat yang merasa ‘aman’, hati2 aja, witchhunt ini #semuabisakena
Bisa jadi kamu, anak kita, adik kita, sahabat kita jadi korban, dituduh, dipukul dan ditelanjangi cuma karena rapi, bersih dan wangi atau pakai sunscreen.
Soalnya yang teriak2 itu bukan cuma jelek, tapi juga oon