Untuk rumah tangga & individu
- Tampung air mulai sekarang.
Simpan air hujan (rainwater harvesting) kalau memungkinkan. Isi tangki, ember, atau sumur cadangan.
- Berlatih menghemat air mulai sekarang.
- Stok kebutuhan dasar makan dan minum 2–4 minggu. Jika mau habis, stok ulang
- Siapkan masker & obat pernapasan kalau asap karhutla datang.
Untuk petani & pekebun
- Sesuaikan jadwal tanam
maju atau mundur sesuai prakiraan BMKG daerahmu.
- Pilih varietas padi/ tanaman tahan kekeringan.
- Bangun/ perbaiki irigasi cadangan, sumur bor, atau embung kecil.
- Mulai bersihkan lahan & buat sekat bakar untuk cegah karhutla.
MEMBEDAH SISI GELAP 68,94% USIA PRODUKTIF.
Data menyebut 68,94% penduduk Indonesia usia produktif adalah "Bonus Demografi".
Namun, tanpa kedaulatan upah dan lapangan kerja formal, angka ini hanyalah statistik yang menyembunyikan bom waktu ekonomi.
Sebuah utas..
Iran perang
Selat Hormuz buka tutup
Ada penembakan saat Trump lagi acara makan malam resmi
Harga solar 23 rb seliter
1 USD = Rp 17.252
Utang pemerintah jatuh tempo 834 T
Isi TV Nasional? Kawinan El Rumi & Syiva Hadju
Gmail lo udah ngirim peringatan "Storage almost full" tiap hari?
Sebelum bayar Google One Rp32rb/bulan, coba bersihin dulu. Lo bisa kosongin 5GB+ dalam 10 menit tanpa hapus email penting.
Google sengaja gak gampangin cara bersihinnya biar lo bayar. Gini caranya.
Tiap malam, mengurai benang kusut. Setiap semrawut pasti ada alur yang menuntun kembali teratur. Masalah hanya sebesar cara berpikir kita kata Imam Ali Bin Abu Thalib Radiyallahuan
Berkali-kali Nike mengklaim telah membayar upah buruhnya 2x lipat dari upah minimum. Klaim tersebut disangkal habis-habisan oleh serikat dan para buruhnya di banyak negara, termasuk Indonesia.
biaya sablonan dan kaos sekitar 60an
kepotong ongkos marketplace 10-15 persenan
produksi tiap designnya sangat sedikit kecuali bandnya semacam koil atau seringai
biaya artvvorksnya mahal
kecuali bandnya punya vokalis juara men666ambar sekecamatan semacam koil atau seringai
Satu kunci kesuksesan industri China adalah pemusnahan preman.
Pada 1983, Deng Xiaoping menurunkan tentara untuk membantai habis overpopulasi preman di kota-kota China.
1.7 juta preman ditangkap.
Tujuannya bukan konsolidasi preman seperti Petrus. Tapi pemusnahan.
Populasi preman terlalu banyak sehingga wajar dimusnahkan. Yang diburu dan ditumpas bukan segelintir preman saja seperti Petrus, melainkan semuanya. Semua preman adalah musuh negara, sehingga ditumpas secara militer.
Dalam skala raksasa, populasi preman se-China ditandai, diburu, ditangkap, dijejalkan ke dalam truk-truk tentara, dibawa pergi, dan mereka tidak pernah terlihat lagi. Preman yang melawan mati dibantai.
Posko dan markas-markas preman dan mafia triad dikepung dan dikosongkan pasukan tentara.
Ketua-ketua organisasi preman kabur diseret ke luar dan ditembak mati oleh tentara. Tubuh mayat mereka bergelimpangan berlubang-lubang di jalan seperti anjing.
Memang, sudah sepatutnya sampah masyarakat menjijikkan diperlakukan sebagai literal sampah dan benda mati, bukannya malah disanjung oleh pejabat tinggi negara.
Nama programnya adalah Strike Hard Campaign. Kebijakan perburuan manusia ini diterapkan Deng Xiaoping di negara China selama 3 tahun.
Kota-kota dan pemukiman China pun berangsur damai, bersih, dan kondusif untuk pertumbuhan perdagangan dan pabrik.
Misal Shanghai sekarang sudah sangat bersih dan beradab. Jauh sekali dari reputasinya dulu sebagai tempat kumuh sarang gerombolan triad dan mafia di film-film kung fu zaman dahulu.
Hari ini China adalah negara industri manufaktur no. 1 di dunia.
---
Kalau disesuaikan dengan rasio jumlah populasi, hari ini Indonesia seharusnya mulai menangkap dan memusnahkan sedikitnya 350.000 orang preman. Mulai dari bos-bos tingginya dulu, atau dari sektor low hanging fruit seperti Pelabuhan Tanjung Priok.
Pembasmian preman oleh Deng Xiaoping ini dilanjutkan oleh pembasmian preman berseragam oleh Xi Jinping. 4 juta pejabat pemerintah korup ditangkap. Puluhan perwira tinggi militer boomer korup ditangkap dan tentara PLA dirombak habis agar profesional.