Personality can lie. In fact, it lies multiple times even after the wedding. We've seen that everywhere right 😬
Aku lebih memilih untuk tidak mengkotak-kotakan dan menganggap suamiku harus A,B,C,D etc - karena aku sadar at some points of our life we might hurt each other unintentionally.
Tapi cara aku memastikan bahwa dia tidak akan mengecewakan aku untuk hal yg prinsip seperti ANAK, aku obrolin sih semuanya. Kita share responsibility bukan cuma urusan rumah, tp jg urusan dealing sama kehidupan masing-masing.
Contoh, dia punya cita-cita apa ke depan. Berapa tahun lg aspirasinya mau ngapain. Aku mau apa ke depan. Dan bakal ngapain. We start with an end. Kl kaya gitu artinya kita arrange kehidupan kita gmn.
Kalo gak sesuai rencana, kita adjustnya gmn. Bahkan to the point kalo kita ribut, how we can make sure anak gak jadi korban dari semuanya.
Apapun yg kita lakukan, terutama setelah ada anak, we know we did it to ourselves and of course to our kid.
Kalo masih ada yg bilang petamax kan cuma buat org yang mampu wkwkwk eitss menurut gua akan ada efek domino yang muncul setelahnya.
Dan efek domino ini justru bisa nyampe ke orang yang bahkan nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
1. Orang langsung cari alternatif yang lebih murah Ini perilaku manusia paling normal.
Kalau Pertamax naik, sebagian orang bakal pindah ke Pertalite. Masalahnya, Pertalite itu kuotanya terbatas. Kalau yang ngantri makin banyak, tekanan ke stok juga makin besar.
2. Pertalite makin rame
Kalau permintaan naik terus, antrean makin panjang. Yang biasanya isi santai jadi rebutan.
Yang nggak kebagian?
Ya terpaksa beli BBM yang lebih mahal.
3. Biaya transportasi dan logistik pelan-pelan ikut naik
Di negara kepulauan kayak Indonesia, hampir semua barang harus diangkut. Begitu biaya energi naik, biaya distribusi ikut naik. Dan biaya distribusi yang naik itu biasanya nggak berhenti di jalan.
Ujung-ujungnya diterusin ke konsumen.
4. Harga barang ikut naik seperti Beras. Sayur. Makanan. Jasa kirim. Ojol.
Bahkan UMKM kecil pun bisa kena. Karena modal operasional mereka ikut naik.
5. Daya beli makin tertekan
Ini yang menurut gua sering diremehin.
Gaji nggak naik setiap bulan. Tapi pengeluaran bisa naik pelan-pelan. Awalnya mungkin nggak kerasa.
Tapi lama-lama orang mulai mikir dua kali sebelum belanja. Mulai nahan konsumsi. Mulai batal checkout.
6. Yang kena bukan cuma orang kaya
Narasi "yang pake Pertamax kan orang mampu" menurut gua terlalu sederhana.
Karena ekonomi itu saling terhubung.
Ketika biaya di satu titik naik, efeknya bisa nyebar ke mana-mana.
Kadang yang kena justru orang yang nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
Makanya menurut gua yang perlu dilihat bukan cuma siapa yang pakai Pertamax?
Tapi juga: apa yang terjadi setelah Pertamax naik?
Karena sering kali yang bikin berat bukan kenaikan harganya. Tapi efek domino nya.
- Polisi bisa ngisi jabatan sipil
- Rupiah otw 19.000 dolar
- IHSG loyo
- 19 juta lapangan kerja cuma wacana
- Kebutuhan hidup terus naik
- Gaji segitu-segitu aja
Sehat-sehat WNI ☺️
💚 DEMI ALLAH BACA DOANG UDAH KERASA LEMES SAMPE IKUT LINU. apalagi mbanya yg ngerasain 😭
Sehat-sehat untuk semua wanita pejuang asi. Kalian semua hebat 😭🫂💪🏻👏🏻
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi untuk Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026).
Jika sebelumnya harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.
Baca di: https://t.co/0VswaYauMl