"Ada sebuah nama yang enggan beranjak dari kepala, menetap di sela-sela malam, lalu menjelma gerimis kecil yang membasahi dada.
Aku kalah, ingatan tentangmu selalu tahu cara menemukan jalan pulang."
Tampang Dua orang provokator menyusup dalam aksi demo mahasiswa di Bendungan Hillir (Benhil),
Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat ditangkap polisi, Jumat (12/6/2026)
Kami titip sini dulu, nanti kami kasih info selanjutnya, siapa dua pria ini...
Bangsad, main klean kayak anjing.
gw jadi keinget pas lagi jaga IGD dan nanya riwayat pasien ditemani istrinya…
👩⚕️: ada alergi obat?
🧔: enggak ada
👩: ada
🧔: enggak ada
👩: ada
👩⚕️: jadi ada atau enggak?
👩: tahun lalu dikasih obat terus bentol semua
🧔: oh iya ya
👩⚕️: …
👩⚕️: riwayat operasi?
🧔: enggak ada
👩: usus buntu 2019
🧔: OH IYA
👩⚕️: …
👩⚕️: obat rutin?
🧔: enggak ada
👩: tiap pagi minum obat darah tinggi
🧔: itu dihitung?
👩⚕️: pak…
👩: makanya saya ikut masuk
hal yang tidak diajarkan di FK:
kadang riwayat penyakit pasien tersimpan lebih aman di memori istrinya daripada di pasiennya sendiri 😭
BEM UI TUNJUKKAN CHAT KE POLRES, BANTAH TAK ADA PEMBERITAHUAN DEMO 12 JUNI
Athof, Ketua BEM Ul: "Bagaimana bisa mereka mengklaim bahwa aksi 12 Juni kemarin tidak ada pemberitahuan. Tidak ada surat yang dikirimkan."
"Pada faktanya, di sini saya telah memegang buktinya. BEM UI telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Wakasat Polres Jakarta Pusat terkait aksi di Bunderan HI."
"Cuma, kita juga tidak usah kaget dikarenakan Polri hanya institusi yang membela kepentingan elit."
"Polri tidak ada untuk melindungi kepentingan rakyat. Polri tugasnya hanya berbohong setiap saat."
Bapak Prof @Yusrilihza_Mhd, Prof @JimlyAs, dan Prof @mohmahfudmd yth, selamat atas hasil kerja tim reformasi Polri selama hampir setahun dg laporan 3.000 halaman yg hasilkan UU Kepolisian berupa :
1) polisi bebas masuk
Institusi sipil
2) perpanjangan masa pensiun polisi
3) masa pensiun Jendral polisi bisa diperpanjang oleh Presiden.
Sekali lagi selamat ya Pak
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Draft:
Selama aksi demo hampir tidak ada TV nasional yang meliput.
Tapi menjelang malam, ada massa yang tidak jelas tiba-tiba muncul dan mulai berbuat anarkis, TV mendadak breaking news, disiarkan secara live, dengan narasi seolah-olah inti dari demonstrasi adalah kerusuhan.
Aneh ga sih?
Tujuan MBG itu untuk anak-anak sekolah.
Tapi ketika Dapur MBG dihentikan bahkan kalaupun cuma sementara, yang marah bukan anak-anak sebagai penerima Makan Bergizi Gratis.
Yang marah malah yang punya Dapur.