Nih denger para runners tone deaf.
Toh kalo kebijakan yang dikeluarkan bagus, nanti harga registrasi marathon elu gak semahal itu kocak.
Inget! Pukul ke atas bukan ke samping
ini lah kenapa di umur 20an banyak banget yang mulai hobi baru. jadi rajin nyobain banyak cabor, ikut marathon, daftar kelas yoga/pilates, nyobain free diving, ikut community, kelas masak, pottery dll. karena kalo waktu dihabisin buat kerja doang, our soul will become soulless.
alias there's no spark left in our lives. semakin tua juga semakin banyak 'curiousity' buat nyoba new different things. maybe karena we feel like we're running out of time kali ya if we don't live our life to the fullest.
dulu gw sangat mengimani omongan si adri ini wkwkw
tapi gw akhirnya tersadar ini omongan yang menyebabkan either jadi kalahan, atau jadi pragmatis borderline unethical, seperti menghadiri event 02 dan jadi buzzer 02 contohnya. gw gak tau adri dibayar apa enggak, tapi kalo tau jalan pikir dia dari podcast ya gua gak kaget kalo dibayar.
yang bikin manusia bisa hidup itu passion dan hope, kalo itu lu buang ya semuanya aja jadi budak kapital, gak ada wonder nya dunia ini.
Dunia jadi buruk salah satunya ya karena banyak orang2 yang gak punya imajinasi, harapan, dan sense of wonder.
Logika kalahan gak usah kejar passion ini kalo lu ulur lagi kan bisa jadi :
"ngapain bersuara, pasti kita gagal"
"ngapain diusahakan, pasti gak dapet"
terus aja
Pattern Recognition is also the form of intelligence that causes the most stress.
You will see things that others do not.
You'll feel crazy.
Things will be *so obvious* to you, and others will just deny it.
WAPRES GOBLOK BENAR-BENAR GOBLOK ANJING?!!!!!!! Mekanisme panas aja lo anggap harga musiman??? Lo ngerti alur kerja konsumen ngga sih? Itu tugas pemerintah anjinggggg
Aku setuju sama ini.
Menghindari rasa sakit itu hampir mustahil, tapi kita bisa memilih jenis rasa sakit, antara clean pain dan dirty pain.
Clean pain tuh rasa sakit yg datang dari keputusan jujur dan berani.
Kayak rasa sakit saat kamu memutuskan buat berkata jujur, meski akhirnya harus nyakitin orang lain. Atau rasa sakit karena kamu harus ninggalin sesuatu yang udah nyaman demi hal yang lebih baik di masa depan.
Dirty pain?
Biasanya berasal dari menghindari kenyataan dan akhirnya malah terjebak di drama panjang yg enggak ada ujungnya.
Jadi, saat kamu harus memilih, mending pilih clean pain deh.
Kamu sendiri, lebih sering hadapin clean pain atau masih suka ketahan sama dirty pain? Gimana cara kamu ngadepin pilihan susah ini?