Orang2 begini cikal bakal koruptor. Kalau dikasih jabatan dan megang uang, langsung disikat sambil ngomong "korupsi itu manusiawi, semua pengen untung" ๐
Ya gimana ya. Regulasinya tegasin lah.
Trus juga sama halnya dengan sawit. Di sini, harga migor masih tinggi, taunya banyak export ke luar karena lebih cuan untungnya. Kalau ga ada regulasi tegas dan pemrentah bermain di sana, gimana mau sejahtera masyarakatnya?
Indonesia eksportir batu bara terbesar di dunia.
Tapi listrik mati bergilir di Jawa.
Bukan karena batu baranya habis.
DMO batu bara 190 juta ton/tahun.
PLN cuma butuh 154 juta ton.
Yang sudah dikontrak 141 juta ton.
Tapi stok hampir habis di bulan Juni.
Bahlil heran: "Masa batu bara habis di bulan 6? Berarti kan ada sesuatu."
"Sesuatu" itu sederhana: harga DMO cuma US$70/ton, harga pasar US$84โ121/ton.
Pengusaha tambang pilih ekspor, DMO dipenuhi pakai batu bara kualitas rendah.
Pembangkit PLN boros. Stok cepat habis.
Negara kaya batu bara, rakyatnya mati lampu.
Bukan karena langka, tapi karena lebih untung ekspor ke luar daripada nyalain listrik di dalam.
Di lain sisi, lu suudzon banget yang pake bbm non subsidi itu orang kaya semua. Padahal itu org2 pada milih non subsidi karena bbm subsidi pertamina kualitasnya pada jeleeeeeek banget nget nget nget astagaaa ๐ญ
Bahlil, gw pake pertamina dex karena:
1. Mesin mobil gw, walaupun cuma seekor ertiga diesel, standarnya udah beda. Kudu pake minimal CN 51
2. Biosolar yang B40 (soon B50) itu juelek banget nget nget nget. Mesin2 kendaraan pribadi euro 4 banyak yang bermasalah klo pake itu
Bahlil soal Pertamax yang naik 32%:
"Pakai mobil Mercy, nongkrong di mal, minta BBM-nya disubsidi. Malu dikitlah."
Surya, ojol Semarang, juga pakai Pertamax.
Bukan karena gaya-gayaan. Motor injeksinya berkerak kalau diisi Pertalite, dia sudah coba 2 bulan. Sekarang kerja 7 jam sehari buat nutup selisih harga.
Agung, ojol Medan, mau pindah ke Pertalite tapi was-was sama mesin.
Nasi di warung langganannya naik dari Rp10.000 ke Rp12.000. Dia juga nambah jam.
Dua-duanya bukan pemilik Mercy, Pak Menteri.
Kalimat "malu dikitlah" itu terdengar gagah dari podium INDEF. Terasa berbeda dari balik stir motor ojol jam 7 pagi.
Mercedesnya di mana?
3. Meringankan beban subsidi
Gw bukan orang kaya, tapi gw berkecukupan dan tau mobil dan tau diri. Masih banyak yang membutuhkan subsidi
Kalau emang dirasa kurang tepat sasaran, ya itu barcode2 pertamina ditegasin dong harusnya. Ini banyak yang lolos mobil2 mewah pake bbm subsidi
RKAB dari awal tahun juga isunya udah muncul, dipangkas (katanya) agar harga jual batubara menguat, which is make sense karena harga batubara rada melemah gara2 over stock dari tahun lalu. Tapi ada hal yang ga banyak orang tau
Bahlil di Energy Forum hari ini:
"Aku malas juga ngomongnya bohong-bohong terus. Jangan sampai baku tipu terus di antara kita."
Lalu terungkap: rapat krisis batu bara PLN dihadiri Jaksa Agung, Kepala BIN, dan pimpinan DPR.
Yang sudah terbongkar oleh Komisi XII DPR: akar masalahnya bukan sabotase.
RKAB produksi batu bara 2026 dipangkas 40โ70% oleh Kementerian ESDM sendiri.
Pengusaha tak bisa produksi cukup.
PLN kurang pasokan.
Rakyat mati lampu.
Yang memangkas RKAB itu: Kementerian ESDM.
Jadi siapa yang "bohong-bohong terus" di sini?๐คฎ
Dan isu pemadaman ini ada indikasi bukan karena stok batubara menipis secara produksi, tapi gara2 PLN belum deal dengan banyak perusahaan batubara terkait harga yang mau mereka beli. Itu produksi perusahaan2 gede juga masih gacor btw, apalagi pada target oriented
kalo kalian sadar sebenarnya prabowo
lagi nyindir fatimah mahasiswa ui
karna sebelumnya fatimah adu argumen dengan
salah satu juru bicara prabowo (orang gerindra)
jubir: ada anak- anak di desa sana nyebrang sungai kesekolah demi MBG
fatimah : lah itu bapak cerita, harusnya akses jembatan nya dulu gk sih, baru mikirin makanannya?
ternyata nyampe ke prabowo nih hasil debatnya
gatau masuk fyp dia atau kagak
tapi ngeliat respon hari ini wasalam guys
โEMANG GUE PIKIRIN!!โ
Sebuah pernyataan paling dongo yg pernah gw dengar dari seorang pemimpin. Gila. Kayak percuma pada demo, kritik, percuma.. kaga dipikirin. ๐
Gw sempat ngobrol sama seseorang, beliau ini bisa dibilang "bos" karena punya peranan penting dari sebuah perusahaan (jujur gw ga nanyain apa posisinya, yang jelas beliau ini circle orang2 kaya jakarta). Sempat ngomongin soal kondisi rezim skrg ini yang apa2 di-militerisasi