"Lo bilang masih bisa diselamatin. Gimana caranya?"
"Satu hal. Dan ini yang paling susah buat ego laki-laki."
"Duduk di depan istri lo. Tatap mata. Bilang: 'Aku sadar aku sering gak dengerin. Aku minta maaf. Aku mau coba lagi. Dari awal.'"
"Jangan tambahi 'tapi' atau 'soalnya.' TITIK. Tanpa pembelaan."
Daftar kuliner Solo yg di-approved oleh Nex Carlos
Selama di Solo, Nex Carlos memilih kuliner yg unik dan hidden gems. Ini daftarnya:
- Warung Rica Bu Sartini ISI Solo
- Tengkleng Klewer Bu Edi
- Gudeg Ceker Bu Kasno
- Panties Pizza
- Sate Kambing Pak Dahlan
- Cari Makan
- Bakmi Ketoprak (Belakang Kustati)
- Sumber Bestik Pak Darmo
- Tumpang Koyor Mbak Endang
- Nasi Liwet Bu Parmi
- Bakmi Jowo Tengah Rel
- Warung Makan Pak Rudi 21
- Rica Mentok Mbah Modin
- Warung Makan New York
- Tahu Kupat Pak Wardi
- Bakso Pak Ruk Jamsaren
Dari daftar di atas, ada berapa tempat yg sudah pernah kamu kunjungi? 😆
Inilah yang kurang ditekankan oleh Umat Islam. Sholat dianggap beban, karena tidak dipahami esensinya. Padahal sholat adalah istirahat jiwa kita, pemberi kekuatan mental, semacam charger. Bahkan, sholat bisa menjadi psikoterapi yang sangat efektif.
Guys, lu pada tahu Bluebird kan?
Taksi biru yang sering ada di bandara, di mal, yang sering bokap nyokap kita pakai dulu sebelum era Gojek dan Grab meledak.
Nah, gue mau cerita sesuatu yang bikin gue kaget waktu pertama kali dengar ini.
Bluebird harusnya sudah bangkrut dari 5 tahun lalu.
Tapi kenyataannya?
Mereka baru saja cetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah mereka Rp5,7 triliun di 2025. Profit 600-an miliar.
Gimana bisa?
Dulu waktu Gojek dan Grab masuk semua orang pikir Bluebird tamat.
Dan wajar.
Karena yang terjadi di seluruh dunia pola yang sama.
Startup masuk dengan satu strategi sederhana tapi mematikan: bakar duit, kasih harga murah, curi customer sebanyak mungkin.
Tujuannya bukan cuma dapetin customer.
Tujuannya membunuh kompetitor lama yang asetnya berat bayar gaji driver, maintain armada, sewa kantor sampai mereka kehabisan nafas duluan.
Habis tidak ada yang bisa melawan baru harga dinaikkan pelan-pelan.
Ini yang terjadi sama Yellow Cab di Amerika.
Bangkrut.
Terjadi sama banyak perusahaan taksi di Eropa. Bangkrut.
Di Indonesia banyak perusahaan taksi lokal yang tidak bisa bertahan.
Tapi Bluebird masih ada.
Dan malah makin besar.
Keputusan pertama yang kelihatannya bodoh tapi ternyata genius:
Ketika semua kompetitor panik turunkan harga Bluebird tidak ikut perang harga.
Mereka tetap 20-30% lebih mahal dari taksi online. Tidak ada diskon gede-gedean.
Tidak ada promo bakar duit.
Yang mereka lakukan malah kolaborasi armadanya bisa dipesan lewat Gojek.
Bikin aplikasi sendiri.
Dan tetap jaga standar.
Waktu itu banyak yang bilang ini keputusan bodoh. Kelihatannya mereka ngalah.
Tapi ternyata tidak.
Lalu COVID datang dan ini harusnya jadi pembunuh terakhirnya:
Pendapatan turun dari Rp4 triliun ke Rp2 triliun dalam satu tahun.
Rugi hampir Rp200 miliar.
Jalanan sepi.
Orang tidak kemana-mana.
Tapi gaji driver tetap jalan. Armada tetap harus dimaintenance.
Di titik ini logikanya perusahaan tutup.
Tapi dua hal yang selamatkan mereka:
Pertama — karena tidak ikut perang harga, mereka tidak punya utang besar hasil bakar duit.
Kondisi keuangan mereka jauh lebih sehat dari perusahaan yang ikut perang.
Kedua — sesuatu yang tidak ada yang prediksi sebelumnya: Tech Winter.
Tiba-tiba investor startup mulai tarik duit.
Startup yang selama ini bakar duit kehabisan bahan bakar.
Dan begitu mereka tidak bisa subsidi harga lagi harga naik.
Kualitas mulai tidak terjaga.
Driver mulai sembarangan.
Mobil mulai tidak terurus.
Dan customer yang selama ini pindah ke taksi online mulai sadar ada tradeoff yang mereka bayar.
Dan inilah momen Bluebird masuk dan pukul balik:
Selama kompetitor sibuk perang harga dan akhirnya longgarkan standar Bluebird justru perketat SOP lebih ketat dari sebelumnya.
Driver tetap rapi.
Mobil tetap bersih.
Tidak ada rokok.
Tidak ada sembarangan.
Mereka sasar market yang tidak mau kompromi soal kenyamanan.
Dan market itu ternyata besar dan loyal.
Hasilnya: okupansi armada balik ke 79-81%.
Tanpa bakar duit.
Tanpa diskon gila-gilaan.
Tapi ini bukan yang bikin revenue mereka meledak sampai Rp5,7 triliun.
Yang paling mengejutkan:
Bluebird sekarang bukan perusahaan taksi.
Bisnis terbesar mereka sekarang justru bukan taksi biasa.
Golden Bird — sewa Alphard dan Denza lengkap dengan sopir untuk perusahaan korporat.
Big Bird — sewa bus untuk acara atau rombongan.
City Trans — perjalanan antar kota.
Bluebird Kirim — logistik pengiriman barang.
Bisnis-bisnis ini sekarang menyumbang hampir Rp2 triliun 30% dari total pendapatan.
Kenapa bisnis korporat ini jauh lebih menguntungkan dari taksi biasa:
Kalau taksi kalau tidak ada penumpang ya mobil muter-muter bakar bensin. Rugi.
Kalau bisnis korporat tinggal tunggu telepon dari perusahaan klien, baru deploy mobil.
Tidak ada pemborosan.
Dan yang lebih penting: kontrak jangka panjang. Eksekutif perusahaan bolak-balik kantor setiap hari. Pendapatan bisa diprediksi. Tidak ada bulan sepi, tidak ada bulan ramai yang tidak terduga.
Dan satu fakta soal bisnis B2B yang sering dilupakan: banyak perusahaan lebih memilih bayar lebih mahal ke vendor yang sudah dipercaya daripada coba-coba yang lebih murah. Trust tidak bisa dibeli dengan promo diskon.
Ancaman yang masih ada Sun SM dari Vietnam:
Taksi listrik Vietnam ini masuk dengan harga murah dan sering promo.
Tapi ada hal menarik: Sun SM satu grup dengan brand mobil VinFast.
Kemungkinan besar tujuan utama mereka bukan membunuh Bluebird tapi mempromosikan VinFast agar orang Indonesia familiar dengan brand-nya. Mereka rela bakar duit untuk itu.
Kalau Bluebird tidak salah kelola obsesi mereka pada kualitas plus kontrak panjang dengan perusahaan-perusahaan besar itu tidak mudah direbut hanya dengan harga lebih murah.
Tiga pelajaran yang bisa diambil:
Satu — perang harga itu jebakan.
Kalau modal tidak sepanjang kompetitor ikut perang harga artinya bunuh diri.
Cari medan pertarungan yang berbeda.
Dua — revenue tidak ada artinya tanpa profit.
10 customer dengan profit besar lebih baik dari 100 customer dengan profit tipis.
Dan yang lebih penting dari profit: cash flow.
Perputaran uang yang sehat yang bikin bisnis bisa napas panjang.
Tiga — jangan bergantung pada satu produk.
Bisnis yang monolit rentan.
Yang survive jangka panjang selalu yang punya beberapa lini bisnis yang saling menopang.
Bluebird tidak menang karena lebih besar dari startup. Mereka menang karena tidak mau main di medan yang dibuat startup untuk membunuh mereka.
Ketika semua orang perang harga mereka jaga kualitas.
Ketika core business mereka diserang mereka bangun lini bisnis baru yang tidak bisa diserang dengan cara yang sama.
Dan itu yang bikin perusahaan setengah abad ini justru cetak rekor di tengah industri yang sudah membunuh hampir semua perusahaan sejenis di seluruh dunia.
Seorang Ayah Diam-diam Nangis Dibalik Bus Saat Antarkan Putri Tercinta ke Terminal Untuk Balik ke Jakarta:
"Ayah Rela Anterin Aku 2 Jam Naik Motor dan Nungguin sampai Bus Yang Kunaikin Berangkat" 😭😭😭😭
Rekap 20 pelajaran hidup ala Bang Radit:
1.Jadi orang nyeleneh dikit? Santai aja, itu bukan dosa.
2.Stop julid, hidup lo bakal lebih tenang.
3.Kita tuh nggak sepenting itu di hidup orang lain, jadi chill aja.
4.Hidup simpel itu underrated banget.
5.Kerjaan berat jadi enteng kalau dicicil pelan-pelan.
6.Kerjaan juga lebih ringan kalau dikerjain bareng.
7.Ide nggak bakal keinget kalau nggak ditulis.
8.Belajar dari yang udah jago, biar nggak muter-muter.
9.Tapi kadang belajar dari yang “nggak tau apa-apa” juga buka perspektif baru.
10.Bengong dikit itu bukan buang waktu, itu bagian dari mikir kreatif.
11.Waktu tuh bukan dicari, tapi dibikin.
12.Uang bisa dipakai buat “beli waktu”, manfaatin.
13.Jangan lupa have fun, hidup bukan cuma kerja doang.
14.Coba hobi baru, itu cara paling gampang biar hidup kerasa fresh lagi.
15.Kejar momen-momen berkesan, bukan cuma pencapaian.
16.Jangan ambil keputusan pas lagi emosi, fix sering nyesel.
17.Kadang harus berani bilang “iya” ke hal yang biasanya lo tolak.
18.Tapi di sisi lain, belajar bilang “nggak” itu penting banget.
19.Main game = cara paling gampang buat kabur bentar dari realita.
20.Dapat kritik? Artinya masih ada ruang buat naik level.
Cek storage iPhone lo sekarang.
Settings → General → iPhone Storage
Scroll ke bawah. Liat "System Data" atau "Other".
30GB? 40GB? 50GB+?
Lo gak tau isinya apa. Apple gak kasih tau.
Dan gak ada tombol "Hapus".
Tapi ada TRIK buat bersihin ini. Gini caranya:
Stop ganti iPhone kalo batre-nya udah ngedrop.
Gue dulu kira iPhone gue udah waktunya ganti karena ngedrop. Ternyata bukan.
Apple emang sengaja set default yang bikin baterai boros.
Setelah gue utak-atik sendiri, baterai gue dari 6 jam jadi tahan 10 jam . Tanpa ganti baterai.
Gini caranya:
iPhone lo storage-nya penuh mulu?
Coba cek WhatsApp lo.
Gue kira iPhone gue yang bermasalah. Ternyata WhatsApp gue makan 47GB bgst
Meta emang rakus. Simpen semua tanpa izin.
Gue nemu cara bersihin tanpa hapus chat. 47GB jadi 8GB.
Gini caranya:
Tips biar mobil berumur panjang :
- Oli mesin : Wajib ganti tiap 5-10rb KM
- Oli transmisi : Matic tiap 20-30rb Km, Manual 25-30rb Km
- Minyak rem : Ganti tiap 2-3 tahun atau 30rb Km, Oli rem yang udah berumur bisa nyerap air & bikin rem blong
- Minyak kopling (manual, hidrolik) : Tiap 30-40rb Km, biar pedal kopling ga keras
- Oli Power Steering : Check tiap 40rb Km, ganti tiap 80rb Km
- Coolant : Cek rutin tiap bulan, ganti tiap 2-4 tahun. Jangan pernah tap pake air keran/air AC atau air hina
Betapa mulianya tulang punggung keluarga. bertanggung jawab seutuhnya untuk keluarganya.
Lelah letih untuk menghidupi keluarganya setiap hari. Hujan panas tidak jd penghalang untuk terus mencari nafkah.
“Maka tak heran, Allah mengganjar para suami dengan jihad dijalan Allah