@prastow@NarimoPakde Gak ada yg tau pasti sih pak @prastow mereka masuk surga, tp yg jelas mereka menyumbangkan hartanya utk org2 miskin (kalo gak salah)
Terima kasih telah mengangkat berita tentang Bu Evi (Apni Nelya). Kita berempati dan peduli pada beliau. Sebagai tambahan informasi hasil koordinasi Tim Stafsus dan Dinas:
1. Ibu Evi sdh beberapa kali ikut Job Fair yang diselenggarakan Disnaker DKI.
2. Sebenarnya Ibu Evi sdh dibantu di Unit Layanan Disabilitas dan pernah mendapat panggilan tetapi tidak bisa membuka email sehingga terlewat. Lalu dibantu staf Sudinaker agar dapat mengecek email berkala.
3. Disnaker DKI pernah menawarkan untuk ikut pelatihan wirausaha sebagai program Pemprov DKI, namun Bu Evi tidak berminat wirausaha. Beliau memilih jadi karyawan.
4. Staf Sudinaker Jaktim kembali menindaklanjuti untuk dapat menghubungi Bu Evi dan belum tersambung. Kepada beliau akan ditawarkan pelatihan kewirausahaan kue/tata rias dan diberikan bantuan alat.
5. Disnaker berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk dapat memberikan dukungan kepada Bu Evi sebagai penyandang disabilitas.
Demikian yang dapat diupdate. Semoga Bu Evi segera dapat dikontak dan mendapat bantuan. Terima kasih atas perhatian yg diberikan. @DKIJakarta@Disnakertransgi@DinsosDKI1
@detikcom Harusnya SIM jangan dikelola polisi, tapi dinas perhubungan, terus STNK jangan dikelola polisi tapi kementrian keuangan atau dipenda daerah.Polisi fokus ke penegakan hukum aja, eman eman kan lama sekolah kepolisian kerjanya cuma ngetik orang bikin sim
@iwnnabeURBF@jakartakrs Nih org kan lg rame beritanya di indo, kalo gak salah kasus makan duit org, dan gak udah sepaham sesama founder, dengernya gitu, makanya #kaburajadulu