orang-orang bilang "if he wanted, he would"
aku pegang banget kata-kata itu, until my psychologist said:
"mungkin bukan dia gak sayang kamu, but simply because he is not ready baik psikologis, financial, maupun emosional. jadi belajar bertemu di tengah, ya? cause sometimes, it's not just if he wants, he would. it's also if you love him, you will learn to understand from his side. we're human, after all."
aku heran deh, kenapa sekarang semua orang dituntut punya personal branding.
emang kenapa kalau ada orang yang cuma pengen hidup biasa, kerja yang bener, terus pulang?