@sibambaang Iya jga sih mas Bambang, tpi match lawan iran sebelumnya, jelas FIFA menguntungkan Mesir. Official, pemain bhkn pltih team gk koar2.
Lbh berlapang dada kali ya, karena di sepakbola pasti ada mistakenya. Karena kputusan bukan by sistim tpi masih sma manusia, ada bukan errornya.
@AutisticClip Doing taqiya, as always. Lie to non muslim is okay for them, cause it is in the quran. Their allah got title in the quran as a the Great Deceiver.
@maliiih28@idextratime Yoi, bukan pasti ada memang gk profesional. Konteksnya sepakbola ada nilai sportifitas didalamnya. prinsip, kepercayaan itu urusan setelah game selesai. 10 orang lain yg salam partey juga punya value masing2, tpi mereka tahu itu gk sejalan dgn konteks diatas.
@radibinselih@idextratime Yoi, doi merasa paling benar dri 10 pemain lainya, berlindung dgn dalih kepercayaan personal. Hakimi juga kenapa masih bisa main ya? Padahal sama blm terbukti bersalah. Apa itu tuduhan, kalo gk bersalah apa doi minta maaf kah?
@pawanggorilla@id_fm Gk ada yg defend rapist, msih blm terbukti artinya ada asumsi ruang firnah dn tdk profesional.
Konteksnya sepakbola profesional kancah pildun lagi. Klo urusan personal ngapain dibawa ke ruang publik. Btw treat ke hakimi psg, gk sama ke partey, jelas jdi standar ganda.
@FadilIvaan@id_fm Gk ada yg defend rapist, msih blm terbukti artinya ada asumsi ruang firnah dn tdk profesional.
Konteksnya sepakbola profesional kancah pildun lagi. Klo urusan personal ngapain dibawa ke ruang publik. Btw treat ke hakimi psg, gk sama ke partey, jelas jdi standar ganda.