Presiden Prabowo dalam bukunya Paradoks Indonesia begitu mengagumi sosok Salahuddin Al Ayyubi. Jangan lupa gurunya yg bernama Sultan Nuruddin Zanki di setiap keputusan apapun dalam mengelola negara tidak pernah setitikpun melupakan Tuhan. Dalam doanya sikapnya prinsip maupun keputusannya. Tuhan selalu disebut dan diagungkan betul. Begitu juga Salahuddin. Itulah mengapa bangsa Eropa yg sempat berabad-abad menjadi musuhnya sangat mengagumi caranya memimpin. Kisah mereka abadi. Prabowo Jangan cuma mengutip tapi diteladani dong cara pemimpin2 besar masa itu mengelola negaranya. Kalau hari ini di negeri kita seluruh keputusan negara Tuhannya adalah ekonomi ekonomi ekonomi makanya nalarnya gak jalan. Karena terlalu kenyang serakah jadi buat otak tumpul🧠 bodoh gak bisa mikir!
@Rio_Ramabaskara Jadi permintaan maaf tidak perlu di apresiasi. Dikit-dikit apresiasi , masih banyak prestasi yg mesti di apresiasi. (Agak kenceng nih) maap 😆
Udah sering dunia selebritas kasih contoh tidak baik. Point nya bukan minta maaf lalu tidak mengulangi lagi. Tapi kenapa laki-laki memakai bulu mata dan alis tebal plus kebaya. Mungkin tidak di keraton tapi diluaran sana. Itu yg mesti riset. Apa dari gen , lingkungan atau memang sakit jiwa🤓
@GWirjawan Selamat Pagi Pak Gita .. Saya ingin mengundang Bapak dan mas @bagus_muljadi untuk mengisi program kami kuliah umum di Universitas Palembang & Jambi dalam tahun ini. Mohon berkenan untuk infonya kemana saya bersurat/email 🙏
Terimakasih panutan kami 🙏
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
Silmy Karim oh Silmy Karim
Apa yang ada di benak anda?
Tidak kurang-kurang saya mengingatkan anda tentang amanah jabatan setiap waktu.
Bagaimana anda bisa mengecewakan banyak orang setelah apa yang anda perjuangkan sejak lama, menjadi pelayan negara. Mengapa anda mengamalkan separuh “Udkhulu Fissilmi Kaffah” lalu meninggalkan sebagian lainnya. Jika sangkaan itu benar. Syahadatlah lagi. Agar tidak sia-sia ayahmu memberi nama itu.
Kasus Chromebook Nadiem ini sebenernya gimana sih, kok bisa dituntut 18 tahun?
Gue coba jelasin pake bahasa bayi, tanpa istilah hukum yang ribet, Versi Jaksa vs Pembelaan Nadiem ⬇️⬇️
Power shapes history, but character shapes the future.
The erosion of democracies happens quietly, through short-term thinking and the loss of moral clarity.
General Wesley Clark, former Supreme Allied Commander of NATO, reflects on peace, military involvement in global security, and America’s changing identity in a multipolar world.
Our discussion spans the Middle East, Russia–Ukraine, nuclear risks, and civilian casualties, highlighting the balance between strength and restraint, realism and hope.