Guru honorer di Solok, Sumatra Barat, Eka Putri, harus mengajak anaknya ke SD tempat dia mengajar setiap hari.
Eka juga sedang menjalani kuliah penyetaraan dengan biaya Rp2,4 juta per semester. Padahal, gajinya hanya Rp225.000 per bulan.
Wajah sederhana. Suara yang membuat hati berhenti sejenak.
M. Arifal Azka Kelas 3 mengingatkan kita: yang paling menyentuh jarang datang dari penampilan.
Kasus yang menghebohkan Pasuruan hari ini.
Seorang warga Gununggangsir, Beji, meninggal dunia usai diamankan terkait dugaan kasus judi online. Keluarga menduga ada kekerasan saat proses penangkapan, sementara kepolisian menyatakan kasus ini sedang diusut melalui tim internal.
Meninggalnya WNC, 43, warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan yang dianggap tidak wajar pada saat penangkapan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Beji menjadi kesedihan yang mendalam, Selasa (4/8).
https://t.co/YP5nZdX1G9
📢 Sampaikan pesan ini ke semua orang.
Akun kami juga kami pergunakan sebagai posko pelaporan penyimpangan tata kelola embege yang memberikan dampak merugikan. Misalnya seperti pengalaman Ibu ini, sampaikan saja nama lengkap SPPG-nya, Insya Allah identitas pribadi aman.
Senior di kantor lama gue sengaja "didepak" secara halus lewat alasan restrukturisasi. Padahal dia udah 6 tahun di sana dan gajinya Rp16 juta. Bosnya dengan bangga bilang ke manajemen kalau dia berhasil bikin "efisiensi budget besar-besaran". Posisi senior itu digantiin sama 3 anak fresh graduate sekaligus yang masing-masing digaji Rp4 juta. Logika bosnya: "Daripada bayar 1 orang 16 juta, mending bayar 3 orang cuma 12 juta. Dapet 3 pasang tangan, lebih hemat 4 juta!"
Bulan pertama, bosnya makin jemawa. Dia ngerasa keputusannya jenius banget karena ruang kantor keliatan lebih ramai dan sibuk. Tapi bosnya lupa satu hal krusial: senior yang didepak itu bukan cuma sekadar "ngetik & bikin laporan", tapi dia yang pegang seluruh relationship dan kalkulasi proyek sama client utama perusahaan. Tiga anak fresh grad ini dilepas begitu aja tanpa ada SOP yang jelas atau masa handover yang memadai.
Masuk bulan kedua, masalah besar langsung meledak. Salah satu fresh grad ditugasin bikin quotation penawaran harga buat project tahunan client terbesar kantor (nilai proyek miliaran). Karena gak paham detail kompensasi vendor dan rumus diskon tersembunyi yang biasa dihitung si senior, dia salah masukin angka desimal di dokumen penawaran.
Gak cuma itu, dua fresh grad sisanya tumbang kena mental & burnout karena di-bully bos tiap hari pasca kejadian salah hitung itu. Keduanya kompak nyerahin surat resign dalam kurun waktu seminggu. Dalam sekejap, divisi itu kosong melompong, project terbengkalai, dan kantor terancam denda penalti ratusan juta dari client.
Bos yang tadinya sombong langsung panik setengah mati. Dia nekat nelpon mantan senior yang udah di-PHK tadi. Dengan wibawa yang dipaksakan, si bos minta senior itu buat "bantu beresin kekacauan project demi hubungan baik antaralumni perusahaan". Senior itu cuma ketawa di telepon dan bilang: "Boleh Pak, tapi saya masuknya sebagai Konsultan Eksternal ya. Tarif saya Rp2,5 juta per jam."
Minta Bayarannya Didepan, Sebelum Kerjaan Dilakukan dan Minimal untuk 2 hari Kerja........
Jangan Sampai DIKIBULIN LAGI.....
🤣🤣🤣🤣🤣
Karena posisi terdesak dan diancam gugatan hukum sama client, kantor terpaksa nyetujui tarif konsultan itu. Dalam waktu 4 hari kerja audit & perbaikan, kantor harus bayar total puluhan juta ke mantan karyawannya sendiri—jauh lebih mahal dari gaji bulanan dia dulu. Bos yang mengagungkan "efisiensi budget" itu akhirnya dipanggil direksi utama buat evaluasi jabatan.
Akhirnya kantor sadar, memotong gaji memang gampang di atas kertas Excel, tapi menggantikan pengalaman, skill, dan kecermatan itu gak murah. Pelajaran penting: Jam terbang dan pengalaman itu gak bisa digantikan cuma dengan menambah jumlah kepala. Quality always beats quantity!
cc : fiona_rismah
Pray for sumbar🥀🥀🥀
Berita ini akan lambat menyebar karna algoritma baru
Tapi dengan kekuatan akun² lebah kita semua berita kemanusiaan ini gak boleh dikalahkan oleh algo busuk ini wak
NANGIS NONTON VIDEO INI!!
I love Indonesia but not with goverments 🥹‼️
Indonesia saat ini perlu sosok para pahlawan yang seperti dulu memperjuangkan seluruh rakyat Indonesia. Bukan memperkaya para pejabat, para petinggi, dan koruptor. Banyak masalah yang dihadapi Indonesia saat ini. Bukan cuma koruptor tapi moral pemerintahnya dan orang-orang yang memiliki kekuatan dan kekuasaan.
sungkem sama yang buat video ini 🙏🏻
Menolak lupa saat Ketua BEM UBK diduga terima uang untuk geser titik demo mahasiswa di Istana Presiden.
Keren sih, @kompascom berani tampilin video pake perspektif beda.
Keren nih..
VIRAL KORBAN KEMALINGAN MALAH DIINTIMIDASI & DIKEROYOK OKNUM DI BEKASI!
Nasib malang menimpa seorang wanita bernama Viola Putri di Kelurahan Medan Satria, Kota Bekasi. Menjadi korban pencurian motor, justru berujung diintimidasi dan dikeroyok.
Kronologi: motor korban digondol maling di wilayah RT 003 / RW 007, Kel. Medan Satria, Bekasi lalu maling dilepas. Terduga pelaku pencurian sebenarnya sempat tertangkap, namun diduga sengaja dilepaskan oleh oknum pengurus RT setempat.
Korban Dikeroyok: Pihak terduga pelaku kembali datang ke lokasi bersama kelompoknya dan melakukan pengeroyokan serta intimidasi terhadap Viola Putri dan rekannya. Pelaku bahkan berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban kembali.
"Jangan bully pegawai MBG dong, mereka cuma mencoba berusaha menghidupi keluarganya pake uang halal!"
Halal? Oh, sorry, 'uang halal' udah ngga relevan lagi. MK aja sepakat kalo selama ini anggaran MBG diambil / digarong sebanyak 20% dari anggaran pendidikan. Halal dari mananya?
Keputusan Presiden Prabowo menaikkan tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kementerian Pertahanan dan prajurit TNI dinilai kontradiktif dengan pengakuannya yang menyebut pemerintah tidak punya uang untuk menaikkan gaji guru maupun pegawai negeri sipil. https://t.co/wZOY0NEhI1
Pesan mas Media Wahyudi Askar saat khutbah Jum'at di masjid UGM, mengutip hadist Rosulullah.
"Hindarkanlah kami dari pemimpin yang bodoh dan kekanak-kanakan"