Alternatif lain, tersedia juga di Halte Kp. Melayu. Seller partner nampaknya, dgn mesin baru yg beda dari TJ biasanya
*Stok per 9 Juni pukul 20.00 an
cc @txttransportasi
Buat teman-temin TJ, kartu Jaklingko Flazz BCA ready di Teminal Pulogadung!
Tadi siang beli dan sisa 40 bijian gitu, di mesin vending yang sisi luar halte.
Silakan bagi yang lagi nyari.
JANGAN DITIMBUN DAN DIJUAL ULANG, DOSA LUUUH
@txttransportasi Kenapa ga disambung aja ya? Buat sekedar mobilisasi atau perpindahan singkat mungkin.
Pun kalau sekedar langsir, harus jalur buntu ya?
Bahwa Islam itu agamanya kayak game RPG yang dimana Allah SWT suka memberikan extra reward kayak misalnya sholat di Masjdil Haram itu 100k pengalinya, umrah saat Ramadhan itu setara pahala Haji. Ramadhan itu kayak bonus stage yang pahala berlipat kali dan ada GACHA juga yaitu Lailatul Qadar yang kita gak tau ada di hari ke berapa tepatnya.
Ramadhan Mubarak gaes 🌙
Kenapa cokelat terkenal dari Belgia, tapi Belgia bukan 3 besar pengolah cokelat dunia?
Banyak orang mengira cokelat terkenal itu pasti berasal dari negara penghasil atau pengolah terbesar. Padahal, dalam dunia kakao dan cokelat, ketenaran tidak selalu sejalan dengan skala produksi.
Belgia dikenal dunia bukan karena kebun kakaonya, bahkan mereka hampir tidak menanam kakao, melainkan karena keunggulan dalam seni dan teknik pengolahan cokelat. Negara ini sejak lama fokus pada kualitas, pemilihan bahan, proses roasting yang presisi, teknik tempering yang rapi, serta inovasi praline dan cokelat premium. Dari sinilah lahir reputasi “cokelat Belgia” yang halus, elegan, dan bernilai tinggi.
Namun, ketika berbicara soal peringkat pengolah cokelat terbesar dunia, yang dihitung adalah volume dan kapasitas industri, bukan rasa atau reputasi. Posisi teratas justru ditempati negara-negara dengan pabrik raksasa seperti Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat, yang mengolah kakao dalam jumlah jutaan ton untuk kebutuhan industri global.
Belgia sendiri memilih jalur berbeda, produksi kecil-menengah dengan nilai tambah tinggi, bukan produksi massal. Bahkan untuk penggilingan kakao skala besar, Belgia kerap bergantung pada sistem industri negara tetangga seperti Belanda.
Jadi, Belgia itu ibarat bintang Michelin di dunia cokelat, unggul dalam kualitas dan citra, sementara negara-negara di peringkat teratas adalah mesin industri global.
Dua-duanya penting, hanya bermain di kelas yang berbeda.
Clickbait banget.
Ini kejadian di Swedia dan mereka sudah menggemari padel sejak tengah 2010-an. Lalu mulai mengalami penurunan sejak 2021 pasca boom besar padel ketika pandemi.
Di Swedia, padel tidak bangkut, tidak gagal, dan tidak mati. Padel masih sangat populer. Pasar hanya mengalami koreksi dan stabiliasi, berpindah dari status "tren sesaat" menjadi "tradisi."
Padel skrng jd lebih dewasa dan mulai diintegrasikan ke lingkungan yang lebih terstruktur. Swedish Sports Confederation malah mendorong partisipasi pemuda dan bikin kompetisi lebih terorganisir.
Tapi ada pelajaran globalnya juga. Yakni pentingnya membangun infrastruktur olahraga yang berkelanjutan. Bukan ekspansi berlebihan dan gila2an di waktu singkat.