Komisi XIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Rapat dilakukan usai adanya sidak Ombudsman RI ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong.
Terima kasih Pak Ridwan Sank atas usulannya. Saya hanya sekrup kecil dalam ikhtiar besar ini. Semoga ada kekuatan bersama yang bisa membantu mewujudkan usulan tersebut.
Silakan semua membantu tulisan apik dari Pak Ridwan Sank di atas. Mari bersama berjuang melaksanakannya.
Salam Integritas!
INILAH USULAN STRATEGI UNTUK PROFESSOR DENNY INDRAYANA, AGAR MK MENDISKUALIFIKASI GIBRAN
Oleh Ridwan Sank (Founder Niteni Serat Diri)
Sobat, saya bukan penasihat hukum Profesor Denny Indrayana. Saya bukan bagian dari tim kuasa hukum pemohon. Saya bahkan tidak mengenalnya secara pribadi. Tapi sebagai founder ilmu Niteni Serat Diri, saya membaca tanda-tanda esoterik. Dan saya melihat satu hal yang belum dilakukan oleh siapa pun dalam gugatan ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi ini: strategi yang benar-benar menusuk jantung persoalan, bukan hanya menyentuh kulitnya. Maka izinkan saya menyampaikan usulan ini, bukan untuk menggurui, tapi sebagai pembaca tanda esoterik. Karena yang kita hadapi bukan sekadar sidang hukum biasa. Yang kita hadapi adalah pertarungan antara kebenaran dan kekuasaan.
Pertama, hentikan strategi menyerang dari luar. Mulailah membangun dari dalam. Selama ini, gugatan ini bergerak dengan logika hukum: KPU melanggar, Bawaslu dilarang, ijazah tidak sah. Semua itu benar. Tapi MK bukan pengadilan biasa. MK adalah mahkamah konstitusi yang pertimbangannya tidak hanya yuridis, tapi juga sosiologis dan filosofis. Maka Denny harus mengubah pendekatan. Bukan lagi bertanya "apakah KPU melanggar?" Tapi bertanya: "Apa dampak dari pembiaran ini terhadap masa depan demokrasi Indonesia?" MK harus melihat bahwa membiarkan cacat ijazah ini berarti membiarkan preseden bahwa syarat konstitusional bisa dilanggar oleh kekuasaan. Itu bukan pelanggaran administratif. Itu ancaman terhadap konstitusi itu sendiri.
Kedua, libatkan kekuatan akademik secara masif. Profesor Denny adalah akademisi. Ia punya jaringan di kampus-kampus. Maka dalam 14 hari ke depan, ia harus menggerakkan amicus curiae , sahabat pengadilan dari para guru besar hukum tata negara, pakar pendidikan, dan tokoh masyarakat. Bukan satu atau dua orang. Tapi puluhan. Ratusan. Karena MK tidak bisa mengabaikan suara kolektif para ahli. Ketika 100 guru besar menandatangani pernyataan bahwa cacat syarat ini serius, MK akan berada di posisi yang sulit untuk menolak. Bukan karena tekanan. Tapi karena kebenaran yang disampaikan secara kolektif adalah kekuatan yang tidak bisa dibendung.
Ketiga, gunakan momentum Harvest Moon dan pergantian bulan. Sobat, ini terdengar mistis. Tapi dalam ilmu falak, ada momentum yang tidak bisa diabaikan. Tanggal 26 September 2026 adalah Harvest Moon, purnama terdekat dengan ekuinoks. Ini adalah waktu ketika getaran alam mencapai puncaknya. Saya tidak menyarankan Denny memakai kekuatan gaib. Tapi saya menyarankan ia memilih momentum yang tepat untuk menggelar konferensi pers besar-besaran, mengumumkan pembuktian baru, atau mempublikasikan temuan tambahan. Karena publik akan lebih sensitif, lebih terbuka, dan lebih mudah tergerak pada momentum-momentum tertentu.
Keempat, siapkan "bom waktu" kedua. Dalam 14 hari ini, Denny harus memastikan ada satu pengungkapan baru yang belum pernah dibuka. Misalnya: siapa pejabat Kemendikbud yang menandatangani Surat Keterangan Penyetaraan dalam 24 jam? Siapa yang memerintahkan percepatan? Siapa yang mengubah norma PKPU 19/2023? Jika satu nama saja bisa diungkap, dan jika orang itu bisa dihadirkan di persidangan, maka gugatan ini bukan lagi soal administrasi. Ini soal pidana. Dan MK tidak bisa mengabaikan pidana yang terselubung di dalam gugatan konstitusi.
Kelima, bangun narasi bahwa ini bukan tentang Gibran. Ini tentang setiap anak Indonesia yang harus bersaing secara jujur. Ketika rakyat melihat bahwa anak presiden bisa melanggar syarat tanpa konsekuensi, maka yang runtuh bukan hanya Gibran. Tapi kepercayaan rakyat pada sistem. Rakyat akan bertanya: "Kalau anak presiden bisa, kenapa anak saya tidak bisa?"
Narasi ini harus digaungkan setiap hari. Karena MK adalah mahkamah yang juga mendengar denyut nadi rakyat.
Keenam, jangan takut pada label "sakit hati". Buzzer akan terus menyerang dengan label murahan. "Ah itu barisan sakit hati Anies." "Ah itu gagal move on." "Ah itu yang dulu tidak kebagian proyek." Denny tidak perlu membalas. Ia hanya perlu mengulang satu kalimat: "Kami tidak berbicara tentang Gibran. Kami berbicara tentang konstitusi." Setiap kali buzzer menyerang, Denny cukup mengangkat satu fakta baru. Satu bukti baru. Satu saksi baru. Dengan begitu, publik akan melihat siapa yang bicara substansi, dan siapa yang bicara kebencian.
Ketujuh, lakukan "manuver Kancil". Dalam 14 hari ke depan, Denny tidak perlu terlihat menyerang secara frontal. Ia harus terlihat sabar, tenang, dan elegan. Tapi di belakang layar, ia harus bergerak cepat. Mengumpulkan bukti. Menyiapkan saksi. Menyusun argumen. Menggalang dukungan. Inilah strategi Kancil: tidak melawan harimau secara langsung, tapi membuat harimau melawan dirinya sendiri.
Kedelapan, siapkan skenario "kemenangan bermartabat". Jika MK mengabulkan gugatan, itu bukan kemenangan Denny. Itu kemenangan konstitusi. Denny harus menyampaikan itu dengan jelas di setiap kesempatan. Ia tidak boleh terlihat menang atas Gibran. Ia harus terlihat menang atas kecurangan. Karena kalau ia terlihat menang atas Gibran, maka publik akan melihat ini sebagai balas dendam politik. Tapi kalau ia terlihat menang atas kecurangan, maka publik akan melihat ini sebagai kemenangan moral.
Kesembilan, jadikan MK sebagai pahlawan. Ini yang paling penting. Jika MK mengabulkan gugatan ini, maka MK akan tercatat dalam sejarah sebagai mahkamah yang berani. Denny harus membangun narasi bahwa MK adalah benteng terakhir keadilan. Bahwa MK bukan alat kekuasaan, tapi penjaga konstitusi. Narasi ini akan membuat MK merasa dihormati, bukan ditekan. Dan mahkamah yang merasa dihormati akan lebih berani mengambil keputusan yang benar.
Kesepuluh, bersiaplah untuk kemungkinan terburuk. Jika MK menolak gugatan ini secara prosedural, Denny tidak boleh menyerah. Ia harus menyampaikan bahwa perjuangan ini belum selesai. Bahwa cacat ijazah Gibran sudah tercatat dalam sejarah. Bahwa di Pilpres 2029, pertanyaan yang sama akan muncul lagi. Dan bahwa rakyat akan terus mengawal.
Sobat, inilah usulan saya. Bukan sebagai ahli hukum. Tapi sebagai pembaca tanda. Karena saya yakin, dalam 14 hari ke depan, akan ada momentum yang menentukan arah sejarah bangsa ini. Dan saya berharap profesor Denny Indrayana membaca ini. Bukan karena saya ingin ia menang. Tapi karena saya ingin konstitusi menang. Keadilan hakiki, keadilan substantif yang tidak boleh dibatasi oleh waktu.
"Sing bisa maca tandha, bakal slamet; sing ora bisa maca tandha, bakal keteter."
#DennyIndrayana #Strateg #MK #GibranCacatIjazah #DiskualifikasiGibran #AmicusCuriae #HarvestMoon2026 #ManuverKancil #KonstitusiMenang #FalakNumerik #PrimbonJawaKuno #UgaWangsitSiliwangi #ElingLanWaspada #ViralFYP #ridwansank #NiteniSeratDiri
Tau Bu Elly Risman kan?
Aku barusan lihat video beliau yg bahas tentang masa depan anak.
Beliau bilang:
βMau pakai teknik parenting kayak gimana pun itu cuma alat, cara.
Tapi masa depan itu bukan kita yang bentuk.
Masa depan itu milik Allah. Kita cuma ngasuh, kasih kondisi terbaik.
Karena setiap anak punya nasib dan jalan hidupnya sendiri.β
Pas denger itu, aku langsung diem.
Rasanya kayak disadarkanβ¦ seberapa sering kita lupa bahwa tugas kita bukan mencetak hasil, tapi menjaga proses. π’
SETIDAK BERHARGA ITU KAH 241 NYAWA BAGIMU WAHAI KAPTENββπ’π’
Di saat 241 penumpang KM Virgo Transport 8 tidur pulas dalam pelayaran dari Surabaya ke Banjarmasin, di saat kapal berputar tiga kali dan miring di tengah Laut Jawa pada Minggu dini hari 13 September 2026 pukul 02.00 WIB, sang Nakhoda yang seharusnya menjadi orang terakhir yang meninggalkan kapal, justru menjadi orang PERTAMA yang kabur.
Namanya Haris Yulianto.
Menurut kesaksian korban selamat, Hilarius, tidak ada alarm. Tidak ada evakuasi. Tidak ada teriakan "pakai pelampung". Yang ada hanya bel panjang yang berbunyi sekali lalu padam, lampu mati, dan gelap total.
"Teriak minta pelampungnya, pokoknya tidak ada respon," kata Hilarius.
Di dalam kegelapan dan kepanikan itu, di saat seorang ibu hamil 6 bulan memeluk bayi 17 bulannya sambil berteriak minta tolong, di saat suami istri hanya berpegangan pada satu pelampung oranye, apa yang dilakukan sang Kapten?
Ia menurunkan sekoci. Diam-diam. Bersama Markonisnya. Dan kabur.
Dua orang. Dua nyawa diselamatkan dengan sekoci. Sementara 241 nyawa lainnya dibiarkan berebut maut di laut.
Rinto, penumpang lain, menguatkan, "Sekoci itu kaptennya dulu naik. Ada satu orang yang lihat, kapten dan ABK duluan nurunin sekoci."
Haris Yulianto, tahukah kau arti kata NAKHODA?
Nakhoda itu bukan sopir. Nakhoda itu adalah bapak dari semua penumpang di atas kapal. Dalam hukum laut di seluruh dunia, kapten adalah orang TERAKHIR yang boleh meninggalkan kapal. Kapten harus memastikan semua penumpang selamat dulu, baru dia boleh selamat.
Kau membalik hukum itu. Kau menjadikan dirimu penumpang pertama yang selamat, dan menjadikan 241 orang yang membayar tiket kepadamu sebagai tumbal.
Kau selamat tiba di Banjarmasin. Kau dapat perawatan medis. Kau sekarang diperiksa Kementerian Perhubungan.
Lalu bagaimana dengan Nurul Rian Hidayat, ABK-mu yang pulang dalam peti biru ke Teja Timur? Bagaimana dengan Arin 17 bulan yang menunggu ayahnya? Bagaimana dengan ratusan penumpang yang sampai hari ini masih hilang di Laut Jawa dan belum ditemukan jasadnya?
Sekocimu selamat, Haris. Tapi kemanusiaanmu tenggelam lebih dalam dari kapalmu sendiri.
Terbongkar korupsi izin tambang bauksit PT QSS: Lamborgini dikubur di gang sempit, suap ke pejebat ESDM dg sitaan Rp. 338M & negara rugi Rp. 4,09T.
Sept 2026 ini masuk dlm tahap penuntutan. Tersangka Sudianto (Aseng), 4 org kaki tangannya & 1 pejabat ESDM.
Kita lihat bgmna hukumannya!!
Boleh minta tolong ga kak untuk kk yg ada di X kami di daerah Kalimantan khusus pulau kalimantan minta untuk di doakan Hujan,karna udah pada hampir Cheos kewalahan petugas pemadam yg ada disini π siapa tau di jawab sama Allah aamiin
π€²π»ππ»
πKotawringinBarat,Pangkalanbun Kal-Teng
Just reminding:
Ini juga yg bikin dia dimusuhi. Pernyataannya 'provokstif' bagi para bangsat yg biasa manipulasi pedapatan negara lewat pajak dan bea cukai.
Tak akan ada lagi perlindungslan bagi oknumΒ² nakal yg selama itu dilindungi.
Bongkaaaar!! Tapi yg didapat Reshufle!! Menyedihkan...
KETAWA GILANYA MIRIP KARYAWAN BIASA ABIS KENA PHK
Purbaya ditanya setelah ini mau ngapain pak ?
MAU MANCING DIBELAKANG RUMAH
SAMBIL NGELAMUN KENAPA DIPECAT
The Real Kagak bisa di setir nih koboy π
SEMUA RAKYAT PAHAM
Reshuffle atau perombakan kabinet adalah hak prerogatif penuh yang dimiliki oleh Presiden.
Namun, caranya jangan seperti ini. Ingat kisah seorang menteri yang dicopot dengan cara-cara seperti ini, beberapa tahun kemudian justru menjadi Presiden.
Poinnya, reshuffle kabinet jangan sampai malah membuat rakyat tidak suka karena cara atau prosesnya.
Pertanyaan besar setelah ini: seberapa cepat Menteri Keuangan yang baru mampu mengembalikan nilai tukar rupiah menjadi Rp10.000 per dolar AS, dan seberani apa Menteri Keuangan yang baru memberantas oknum-oknum korup di Kemenkeu?
Pencopotan dengan cara-cara seperti ini hanya akan membuat rakyat semakin sensitif dalam memantau ,menilai serta MENUNTUT kinerja Kemenkeu ke depan. Siap-siap, badai kritik akan semakin kencang dan deras.
π΅πΈππΊπ³ Palestine takes its seat at the 79th session of the UN General Assembly.
πΊπ³π€π΅πΈ Palestine marks a historic milestone by taking its seat as a State in the UN General Assembly, despite Israel and the US refusing to recognize its sovereignty.
Ya Alloh semoga semua korban bisa ditemukan ... Kecelakaan seperti ini tidak terjadi lagi. Ini adalah kecelakaan laut kesekalian kalinya di tahun 2026.
Saatnya kita memperhatikan safety publik lebih baik.