Jakarta - MWP, 6 menjadi korban persekusi yang terjadi di Taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu 7 Juni 2026 malam. Korban diketahui sempat koma dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Cucu saya itu datang main ke taman sekitar pukul 18.30 hingga sekitar pukul 19.30 WIB di Taman Kramat. Saya dapat kabar dari anak saya, Vira bahwa cucu saya MWP kejang -kejang,” ucap Linda Reselin, 56 nenek daro korban saat dihubungi, Rabu 10 Juni 2026.
Linda sempat bertanya kepada Vira penyebab cucunya mengalami kejang - kejang. Dari keterangan Vira, diketahui anaknya tersengat listrik dari salah satu tiang yang berada di dalam area taman Kramat Pulo.
“Saya besoknya ke taman untuk melihat rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di dalam taman. Ternyata di dalam rekaman terlihat cucu saya dipersekusi oleh dua orang yang diketahui berinisial LNG dan RVN. Cucu saya sempat diseret, dan dibawa ke tiang yang ternyata tiang tersebut ada aliran listriknya hingga menyebabkan cucu saya kesetrum,”ucapnya.
sumber:https://t.co/hbfZtHcXOH
Jangan dibalik
Sampaikan ke Prabowo segera Kembalikan Lemhanas pada posisi jaman dulu
Ego nya beda
didik dulu baru bisa duduk untuk mengisi posisi strategis,jangan duduk dulu baru didik
Ningrum namanya,
Dulu wktu masih smngat2 nya nulis cerita horror, ada temen yang ngasi info kalau di desa tempat kelahirannya (malang kabupaten) pernah ada terror pocong.
Bagiku....dia adalah Ustadz atau Kyai yang sesungguhnya walau penampilannya yang tanpa kopiah, tanpa jubah, tanpa sorban, tanpa pengawal berbaris baris, dan TANPA AMPLOP/TARIF YANG DITENTUKAN..
DIKALA DADAN DI TANGKAP,
PRABOWO KUMPULKAN 14000 ORANG PIC SPPG SELURUH INDONESIA DI SENTUL,
HABISKAN BIAYA HINGGA 55 MILYAR RUPIAH SEHARI !!!
INI AGENDA APA LAGI?
DULANG SUARA DI 2029?
BONUS ADA JOGET2 ALA2 KA SPPG, ENAK YA MAKAN DUIT RAKYAT
Uraian biaya yg dihabiskan oleh acara prabowo tsb :
1. SEWA GEDUNG SICC
Website resmi SICC di https://t.co/h41ywn50kv tidak mencantumkan tarif publik — harga hanya diberikan via konsultasi langsung.
SICC dengan kapasitas yang jauh lebih besar dan skala acara nasional, estimasi sewa berkisar:
Main Auditorium + Hall pendukung + ruang VIP/VVIP + area parkir = Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar (1 hari penuh)
2. TIKET PESAWAT PULANG PERGI
Asumsi 14.000 peserta dari 38 provinsi seluruh Indonesia. Sebagian besar dari luar Jawa, sebagian dari Jawa dan sekitar Jabodetabek.
Pesawat dari luar Jawa (Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, NTT, Sumatera): tiket PP minimal Rp1,5 juta hingga Rp4 juta per orang.
Pesawat dari Jawa dan sekitar: Rp300 ribu hingga Rp800 ribu.
Asumsi rata-rata gabungan Rp2 juta per peserta x 14.000 orang = Rp28 miliar
3. AKOMODASI / HOTEL
Berdasarkan data https://t.co/kPSnRCrKKJ, harga rata-rata hotel bintang 3 di Kabupaten Bogor adalah Rp1.362.109 per malam, dan hotel bintang 4 sekitar Rp2.589.851 per malam.
Asumsi 10.000 peserta dari luar daerah menginap 1 malam di hotel bintang 3 rata-rata Rp1,2 juta per kamar, isi 2 orang per kamar = 5.000 kamar x Rp1,2 juta = Rp6 miliar
4. TRANSPORTASI DI LOKASI (BUS/SHUTTLE)
Peserta dari berbagai hotel menuju SICC dan kembali butuh armada bus. Untuk 14.000 orang dengan kapasitas bus 40 penumpang = minimal 350 bus PP. Sewa bus per hari sekitar Rp3-5 juta per unit.
350 bus x Rp4 juta = Rp1,4 miliar
5. KONSUMSI (MAKAN SIANG + 2X SNACK)
Untuk acara pemerintah skala nasional, standar katering per orang per paket (snack pagi + makan siang + snack sore) sekitar Rp100.000-150.000.
14.000 orang x Rp125.000 = Rp1,75 miliar
6. SERAGAM / BAJU PUTIH
Terlihat dari foto, seluruh peserta mengenakan seragam putih seragam. Harga kaos atau kemeja putih polos berlogo untuk acara pemerintah biasanya Rp50.000-100.000 per potong.
14.000 orang x Rp75.000 = Rp1,05 miliar
7. PRODUKSI ACARA (PANGGUNG, LED SCREEN, SOUND SYSTEM, LIGHTING)
Dari foto terlihat panggung besar dengan layar LED raksasa, tata cahaya profesional, dan sistem audio untuk lebih dari 10.000 orang. Biaya produksi skala ini untuk event nasional pemerintah:
Estimasi: Rp1 miliar hingga Rp2,5 miliar
8. DOKUMENTASI, MC, PENGISI ACARA
Videografer, fotografer profesional, drone, MC nasional, penampilan hiburan atau paduan suara:
Estimasi: Rp300 juta hingga Rp800 juta
9. KEAMANAN DAN PROTOKOL
Koordinasi pengamanan untuk acara lembaga negara melibatkan petugas keamanan, protokol, hingga koordinasi TNI/Polri:
Estimasi: Rp200 juta hingga Rp500 juta
10. BIAYA TAK TERDUGA DAN ADMINISTRASI (10%)
Dari total semua komponen di atas, biasanya ada buffer 10% untuk kebutuhan mendadak, cetak materi, spanduk, backdrop, souvenir peserta, dll:
Estimasi: Rp4-5 miliar
TOTAL ESTIMASI KESELURUHAN
Sewa gedung: Rp500 juta - Rp1,5 miliar
Tiket pesawat PP: Rp28 miliar
Hotel: Rp6 miliar
Transportasi lokal: Rp1,4 miliar
Konsumsi: Rp1,75 miliar
Seragam: Rp1,05 miliar
Produksi acara: Rp2,5 miliar
Dokumentasi + MC: Rp800 juta
Keamanan: Rp500 juta
Buffer admin 10%: Rp5 miliar
TOTAL ESTIMASI: Rp47 miliar hingga Rp55 miliar
SUMBER DANA: UANG SIAPA INI?
BGN adalah lembaga negara.
Seluruh kegiatan operasional dan acara nasionalnya dibiayai oleh APBN alias uang pajak rakyat Indonesia.
Ini soal prinsip:
setiap rupiah uang rakyat wajib digunakan secara transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan apalagi di tengah fakta bahwa pimpinan lembaga yang sama kini sudah mengenakan rompi pink tahanan Kejagung.
Publik berhak tahu:
apakah acara ini sudah melalui mekanisme lelang pengadaan yang benar?
Apakah anggarannya tercatat dan bisa diakses publik?
Atau ini bagian dari pola yang sama anggaran besar, minim awas
“Dari pejuang kemerdekaan hingga berakhir tragis di tangan bangsanya sendiri,kisah lima tokoh Indonesia yg berani dan kontroversial.Apakah sejarah ini akan mengulang pelajaran penting bagi kita hari ini?”
#SejarahIndonesia#PahlawanTragis#DariPahlawanJadiMusuhNegara
Kronologi memalukan yang perlu lo semua tau:
Sabtu 27 Sept 2025, wartawan CNN tanya Prabowo soal keracunan MBG (6.452 anak jadi korban per data JPPI). Prabowo jawab. Selesai.
Tapi nggak bagi Istana. Malamnya, jam 19.15, petugas BPMI mendatangi kantor CNN Indonesia dan mengambil langsung kartu pers Diana Valencia.
Alasannya? Pertanyaannya "di luar konteks agenda."
Ribuan anak keracunan makan siang subsidi triliunan rupiah itu di luar konteks?
Mensesneg Prasetyo Hadi, yang notabene jubir presiden dan atasan BPMI, cuma bilang: "ya kita cari jalan keluar terbaiklah."
Kartu baru dikembalikan Senin setelah viral dan Dewan Pers, AJI, IJTI, LBH Pers semua kompak ngecam.
Jadi begini cara kerjanya: sensor dulu, minta maaf kalau ketahuan.
Dan orang yang harusnya jaga kebebasan pers di Istana , Mensesneg , malah nunggu viral dulu baru gerak.
Ini bukan salah prosedur. Ini refleks kekuasaan.
Sumber :
https://t.co/wSaybZBylw
https://t.co/Z0EbiuajFn
https://t.co/BMzQi5VBjv
https://t.co/3HH3Nu2UeT
Selama detak jantung belum berhenti, peluang untuk berbalik arah atau memulai lembaran baru selalu terbuka lebar.
Dengar curhatan wanita ini, bikin kita sadar bahwa tak ada yang sia-sia selama kita masih hidup.
Masih Ingat kisah Ratna sarumpaet?