Penduduk Filipina dan Malaysia mengeluhkan kabut asap dari Kalimantan, yang sudah melintasi batas negara.
Otoritas Filipina menyatakan kualitas udara 'sangat tidak sehat'. Warga Manila mengeluh sesak napas.
Sementara di Malaysia sekolah terpaksa harus ditutup gara-gara asap.
PRABS BERANGKAT KE RUSIA GAES. teddy kelihatan sumringah bgt, happy dia
gokil sih prabs ga malu ke luar negri saat dunia lagi menyoroti penanganan karhutla di kalimantan
GRIB nyetok senpi buat persiapan pembunuhan massal ojol & buruh & mahasiswa, dana perangnya dari:
1. Bisnis narkoba
2. Literal merampok
3. Mencuri tanah orang & menghajar pemiliknya rame2
4. Merampok pabrik, truk, kapal sampai pabriknya pada kabur ke Vietnam, terus PHK massal
“Rumah saya terbakar! Masih banyak orang di dalam rumah!” kata Endang Susilawati pada tim penyelamat yang sedang mengevakuasi warga di Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Endang panik karena api dan asap kebakaran hutan mengepung adik dan kakeknya.
Kepada menteri hutan @RajaJuliAntoni
Dan kepada mentri LHK @jumhurhidayat
dan kepada @prabowo
PERINGATAN DARURAT
ORANGUTAN KALIMANTAN DI AMBANG KEPUNAHAN TOTAL!
Sampai Kapan Rumah Mereka Dihancurkan?
KAPAN SEMUA ini BERAKHIR? Apakah kebakaran hutan ini yang duluan usai, atau nyawa kami yang lebih dulu melayang? 😭
Kalimat pilu itu seolah terpancar nyata dari matanya. Beredar video memilukan yang memperlihatkan sesosok Orangutan Kalimantan berjalan sempoyongan, lemas, dan terkulai saat terpaksa memasuki kawasan pemukiman warga. Satwa endemik kebanggaan Indonesia ini melarikan diri bukan karena ingin mengganggu manusia, melainkan karena paru-parunya sudah tak kuat menghirup asap pekat dan rumahnya di rimba gambut telah hancur luluh lantak dibakar!
Orangutan kini BENAR-BENAR TIDAK LAGI PUNYA TEMPAT AMAN di Republik ini!
Realita Pahit & Rincian Tragedi Ekologis Kalimantan wak.
1. Tragedi Habitat Gambut & Kepunahan Massal
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan bukan sekadar bencana asap bagi warga lokal, tapi merupakan pembantaian sistematis terhadap keanekaragaman hayati. Orangutan Kalimantan yang statusnya sudah Sangat Terancam Punah kini kehilangan ribuan hektar ruang hidupnya hanya dalam hitungan hari.
2. Konflik Satwa-Manusia & Ancaman Kematian
Ketika hutan terbakar habis dan sumber makanan lenyap, orangutan yang selamat terdesak masuk ke perkebunan dan desa warga. Di sinilah ancaman baru muncul: dari risiko mati kelaparan, terserang penyakit ISPA berat akibat asap pekat, hingga ancaman konflik fisik dengan manusia atau perburuan liar.
3. Di Mana Tanggung Jawab & Ketegasan Hukum?
Pola pembakaran hutan gambut yang terus berulang dari tahun ke tahun membuktikan satu hal wak, perlindungan kawasan konservasi dan penegakan hukum terhadap oknum/korporasi pembakar lahan MASIH SANGAT TUMPUL!
• Mengapa ruang hidup satwa lindung selalu digadaikan demi pembukaan lahan baru?
• Sampai kapan negara membiarkan ikon kebanggaan dunia ini punah pelan-pelan hanya demi keserakahan ekonomi jangka pendek?
Orangutan tidak bisa bersuara membuat petisi atau turun ke jalan menggelar aksi. Merekalah korban paling tidak berdaya di tengah bencana Karhutla ini!
Jangan biarkan jeritan dan kehancuran rumah orangutan berlalu begitu saja tanpa ada tindakan radikal dari pemerintah dan aparat penegak hukum!
𖥔 Ahmad owner kolam pancing minta
ganti rugi krn air kolamnya diambil helikopter water boombing untuk padamin karhutla
𖥔 terdapat 2 ton ikan berbagai jenis di dalam kolam yg dikelola secara khusus untuk pemancingan
𖥔 ikan jadi stress dan banyak yg mati
𖥔 heli udah beberapa kali ambil air dari kolamnya. udah berusaha dicegah dgn ngasih kode tapi tetap diambil
𖥔 kolam udah ada sejak 2010. dikelola pakai biaya sendiri bukan dari pemerintah
𖥔 saat musim kemarau, ia bahkan harus mengeluarkan Rp 600 rb setiap kali ngangkut air untuk mempertahankan debit air
"Al deshacerse de los archivos en papel y reemplazarlos con archivos digitales, pueden borrar la historia. Un día, te encontrarás con el mensaje 'la página no existe', y al día siguiente, los verás negar que realmente haya sucedido alguna vez"
Julian Assange
Most countries in Asia have never known Jews, and never had a Jewish problem. They had no reason to like or dislike Jews, or even know who they are. The first Jews they ever met are the rude, loud, condescending, overbearing, vulgar, and self-absorbed backpackers who come there fresh from the IDF and armed with chosenness, a sense of blood privilege, and nonstop holocaust brainwashing from the cradle (and some money Israelis now have, thanks to endless American and European capital inflows and protectionism), and supported by Chabad battalions, infrastructure, and ties.
Soon a massive campaign accusing Asian countries of antisemitism will follow, as part of an attempt to take over, break and subdue them. I hope they are strong enough to nip it in the bud