RAFI AHMAD INI BENERAN KETUA BUZZER GA SI? DAN 35 PERUSAHAAN RAFFI AHMAD BENERAN WADAH LAUNDRY?
1/ Materi stand-up Pandji Pragiwaksono soal dugaan money laundry jenderal besar yang memakai permisalan nama Raffi Ahmad sukses bikin geger. Imbasnya, Project Multatuli langsung membongkar data Ditjen AHU Kemenkumham: Total ada 35 perusahaan RANS yang berdiri cuma dalam kurun 5 tahun
Gila atau wajar? Mari kita bedah daftar gurita bisnisnya dari tahun ke tahun
2/ Masa Awal & Ledakan Pertama (2020 - 2021)
Bermula dari sektor media dan animasi, gurita bisnis Sultan Andara langsung meledak dengan mendaftarkan 10 PT baru dalam satu tahun saja (2021):
PT Rans Media Indonesia
PT Rans Animasi Indonesia
PT Rans Entertainment Indonesia
PT Rans Kapital Indonesia
PT Rans Karnaval Internasional
PT Rans Kekinian Indonesia
PT Rans Nikmat Sejahtera
PT Rans Menajemen Artis
PT Rans Olahraga Digital
PT Rans Prestisius Cakrawala
PT Rans Prestisius Klub Sepak Bola
PT Rans Bisnis Indonesia
3/ Agresi Lanjutan di Tahun 2022 (7 Perusahaan Baru)
Tidak diberi kendor, RANS langsung merambah ke sektor kosmetik, keluarga, hingga aliansi strategis:
PT Rans Keluarga Bersama
PT Rans Kosmetika Indonesia
PT Rans Nusantara Hebat
PT Rans Satu Bunda
PT Rans Cantik Indonesia
PT Asiana Rans Indonesia
PT RFA Maju Internasional
4/ Puncak Gurita Terbesar di Tahun 2023 (12 Perusahaan Baru!)
Ini tahun paling agresif. Dalam waktu 12 bulan, belasan entitas bisnis baru berskala PT dengan inisial RANS dan RFA resmi didaftarkan ke negara:
PT Rans Boga Indonesia
PT Rans Surya Aktivasi
PT Rans Bersahaja Network
PT Bersahaja Network Rans Sukses
PT Prestisius Rans Gemerlap
PT Prestisius Rans Medan
PT Prestisius Rans Moon
PT Prestisius RFA Karnaval
PT RFA Karya Bangsa
PT RFA Kharisma Internasional
PT RFA Rojo Sambal Indonesia
5/ Sektor Baru & Ekspansi Tahun 2024 (4 Perusahaan Tambahan)
Bahkan hingga tahun 2024, ekspansi bisnisnya belum berhenti dan mulai merambah ke ranah siber hingga pangan:
PT RFA Sieber Internasional
PT Agung Rans Bersahaja Indonesia
PT RFA Minang Maju
PT Sultan Pangan Perkasa
6/ Mendirikan dan mengelola 35 perusahaan hanya dalam waktu 5 tahun jelas membutuhkan aliran likuiditas dan modal yang luar biasa masif.
Guys, ada momen di rapat DPR yang menurut gue paling jujur dan paling mewakili kondisi keuangan daerah yang sedang kritis tapi paling sedikit disorot media.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bicara langsung di hadapan Mendagri, Menpan RB, dan seluruh kepala daerah. Dan apa yang dia sampaikan sangat sederhana tapi sangat berat.
Daerahnya tidak punya uang untuk bayar gaji PPPK sampai akhir tahun.
Ini kondisinya yang paling mengejutkan:
DAU Dana Alokasi Umum Maluku Utara hanya sekitar Rp960 miliar.
Tapi belanja pegawai daerahnya sudah mencapai Rp1,1 triliun.
Artinya: sebelum satu rupiah pun dipakai untuk bangun jalan, perbaiki sekolah, bayar tagihan rumah sakit, atau program apapun uang dari pusat sudah habis hanya untuk bayar gaji pegawai. Bahkan masih kurang Rp140 miliar lebih.
Dan ini bukan anomali Maluku Utara saja.
Gubernur Sulawesi Tengah dan kepala daerah lain menyampaikan keluhan yang sama.
Ini adalah kondisi yang merata di banyak daerah seluruh Indonesia.
Dan ini tentang solusi yang ditawarkan pusat yang tidak menyelesaikan masalah:
Pemerintah pusat memberikan relaksasi melongggarkan aturan penggunaan anggaran supaya daerah bisa lebih fleksibel menggeser pos untuk bayar gaji PPPK.
Sherly menerima relaksasi itu dengan apresiasi. Tapi dia langsung menyampaikan masalah yang lebih mendasar:
Relaksasi itu berarti daerah harus memotong belanja infrastruktur untuk bayar gaji. Jalan yang harusnya dibangun tidak jadi dibangun.
Jembatan yang harusnya diperbaiki tidak jadi diperbaiki. Fasilitas publik yang harusnya ditingkatkan tidak jadi ditingkatkan.
"Relaksasi yang diberikan ini adalah hal yang baik tapi akan mengorbankan belanja infrastruktur.
Dan infrastruktur itu diperlukan untuk pondasi percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah.
Dan pertumbuhan ekonomi di daerah adalah pondasi pertumbuhan ekonomi nasional."
Artinya: solusi jangka pendek ini sedang menciptakan masalah jangka panjang yang jauh lebih besar.
Dan ini tentang DBH yang paling menyesakkan:
Sherly tidak meminta APBN membayar gaji PPPK mereka. Dia tidak minta bailout dari pusat.
Yang dia minta jauh lebih sederhana: kembalikan sebagian dari 60% Dana Bagi Hasil yang selama ini ditahan oleh pusat.
DBH adalah uang hasil sumber daya alam daerahnikel, tambang, hasil laut yang seharusnya kembali ke daerah penghasil. Tapi 60%-nya ditahan di pusat.
"Kami tidak meminta dari DAU. Kami tidak meminta dibayar oleh APBN. Kami hanya minta sebagian dari 60% DBH dikembalikan. Jika itu dikembalikan kita akan mengambil jalan tengah."
Maluku Utara adalah provinsi penghasil nikel terbesar di Indonesia. Nikel yang jadi tulang punggung hilirisasi yang dibanggakan pemerintah pusat. Tapi provinsinya tidak bisa bayar gaji pegawai.
Dan ini tentang ruang inovasi yang sudah dipersempit:
Sherly menyampaikan poin yang menurut gue paling fundamental dan paling jarang diakui secara terbuka oleh pemerintah pusat.
Ketika kepala daerah disuruh berinovasi mencari sumber pendapatan baru kenyataannya banyak kewenangan dan otoritas daerah sudah ditarik ke pusat. Ruang untuk bergerak sudah dipersempit oleh aturan yang tidak fleksibel.
Daerah disuruh mandiri tapi alatnya sudah diambil.
Daerah disuruh inovatif tapi kewenangannya sudah dipangkas.
Dan sekarang daerah disuruh cari solusi sendiri untuk masalah yang sebagian besar diciptakan oleh kebijakan pusat sendiri.
Ini bukan sekadar masalah Maluku Utara. Ini adalah potret dari sistem fiskal yang sedang tidak sehat di seluruh Indonesia.
APBN dipotong Rp306 triliun atas nama efisiensi. Transfer ke daerah menjadi yang terkecil dalam 10 tahun terakhir. DBH ditahan 60%.
Tapi PPPK yang diangkat atas kebijakan pusat gajinya harus dibayar oleh daerah yang tidak punya uang.
Dan di ujung rantai yang paling panjang dan paling tidak terlihat ada guru honorer, tenaga kesehatan, dan pegawai pemerintah daerah yang sudah bekerja berbulan-bulan dan belum menerima gaji.
Mereka bukan angka dalam spreadsheet keuangan negara.
Mereka adalah orang-orang nyata yang masih harus makan, masih punya cicilan, dan masih harus menghidupi keluarga sementara di Jakarta orang-orang berdebat tentang relaksasi anggaran.
Guys, udah pada tau bekum nih?
Baru-baru ini Ketua Komisi XI DPR bilang pemerintah harus lebih agresif ngejar penerimaan pajak supaya kemampuan bayar utang negara tetap terjaga.
sekali lagi dewan perwakilan rakyat
menyuruh pemerintah agar lebih tegas
dan berani dalam mempajaki rakyat
Soalnya utang pemerintah terus naik dan sekarang nilainya sudah tembus ribuan triliun rupiah.
Yang bikin banyak orang bertanya-tanya, kenapa solusi yang sering dibahas selalu nambah penerimaan pajak?
Padahal di sisi lain masyarakat sudah menghadapi banyak tekanan ekonomi, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, biaya kesehatan, sampai daya beli yang belum sepenuhnya pulih.
mereka ini perwakilan rakyat bukan sih?
MENGAPA HANYA INDONESIA YANG HANCUR?
Sementara mata uang tetangga berhasil memanfaatkan fundamental ekonomi untuk menahan gejolak global, Rupiah justru anjlok dua digit (-10,84%).
Alasan "Tekanan Global" tidak lagi relevan.
INI SALAH URUS !!!
Waduh, klarifikasi Pak Seskab Mayor Teddy kpd Pak Dino berbuntut panjang! Data yg dipaparkan Pak Seskab dikuliti dan jreng jreng! Dari investasi 2041,3 T yg diclaim Teddy dihasilkan dari kunjungan Luar Negeri ternyata yg berasal dr pemodal asing hanya 900 triliun atau hanya 46,6% saja.
Artinya sbgian besar bkn hasil kunjungan LN, shg ini pembohongan publik. Pertanyaanku: klo ini bener, knp segegabah itu tim Seskab menyajikan data, knp ga cross chek dl, ini kan mempermalukan Pak Seskab lho!
Stand Alone itu dua level di bawah posisi Indonesia sekarang, dan untuk sampai ke sana butuh sesuatu yang jauh lebih serius dari masalah free float.
Rusia kena sanksi perang, Nigeria kehabisan devisa, Lebanon sistemnya kolaps.
Indonesia masalahnya lebih spesifik: kepemilikan saham beberapa emiten besar terlalu terkonsentrasi sampai MSCI kesulitan menghitung free float yang valid.
Itu masalah tata kelola pasar modal, bukan krisis ekonomi. Dan per Mei 2026, MSCI sendiri udah bilang risiko turun ke Frontier pun secara taktis udah lewat.
Rumor Stand Alone ini melompat terlalu jauh dari faktanya.
Rumor terbaru:
Indonesia akan dimasukkan menjadi stand alone country
Masih rumor ya
Di pasar ekuitas, lembaga rating mengklasifikasikan negara-negara yang tidak memenuhi persyaratan minimum untuk status Negara Maju (Developed), Negara Berkembang (Emerging), atau Negara Perbatasan (Frontier) sebagai Stand Alone
Terkucilkan
Suatu negara biasanya diturunkan statusnya menjadi "Stand Alone" karena penurunan akses pasar yang parah, pemberlakuan kontrol modal yang ketat, krisis likuiditas mata uang/valuta asing (FX) yang berkelanjutan, atau sanksi geopolitik.
Negara-negara Stand Alone saat ini:
Rusia: Diklasifikasi ulang menjadi status Stand Alone setelah sanksi internasional yang berat dan penutupan pasar.
Nigeria: Diklasifikasi ulang dari Frontier menjadi Stand Alone karena kekurangan mata uang asing yang berkepanjangan dan masalah repatriasi modal.
Lebanon: Dipindahkan ke status Stand Alone setelah krisis keuangan lokal yang parah dan pembatasan FX
Argentina: Sangat dibatasi oleh kontrol modal domestik yang ketat dan sebelumnya dikonsultasikan untuk status Stand Alone.
Lainnya (berdasarkan data historis & daftar MSCI): Trinidad & Tobago, Bosnia, Herzegovina, Jamaica, dll
MSCI punya indeks khusus MSCI Standalone Market Indexes yang tidak masuk ke dalam MSCI Emerging Markets atau Frontier Markets Index.
Apa yang terjadi pada pasar saham suatu negara yang menjadi Stand Alone?
1. Penghapusan Indeks. Saham negara tersebut sepenuhnya dihapus dari indeks acuan global
2. Terisolasi. S&P terus melacak negara tersebut melalui indeks mandiri domestik tunggal dan tertutup sehingga investor lokal atau khusus masih dapat melihat data
3. Evaluasi terpisah. Karena reklasifikasi mandiri biasanya terjadi selama keadaan darurat ekonomi, S&P mengizinkan "peninjauan di luar siklus" untuk mentransisikan suatu negara ke status lain segera daripada menunggu peninjauan tahunan standar.
Sebenernya dari DEBAT PRESIDEN ini kita bisa dengan mudah untuk menentukan pilihan
Karna dari video ini terdapat perbedaan kualitas yang sangat mencolok
Tapi kenapa masih Banyak Yang Salah Pilih & Menyesal Dengan Pilihan nya ???
@Hidupsebagai62 dia tau se-dungu itu dia memimpin negara ini makanya pakai cara2 mengikat macem sampah kaya gini supaya ada kekuatan di periode selanjutnya.
terus yaudah, pemilihnya mungkin gak jauh dr seblmnya, antara kegocek strategi kampanye dangkal atau kena sogok. dulu selebgram, skrg SPPG
DIKALA DADAN DI TANGKAP,
PRABOWO KUMPULKAN 14000 ORANG PIC SPPG SELURUH INDONESIA DI SENTUL,
HABISKAN BIAYA HINGGA 55 MILYAR RUPIAH SEHARI !!!
INI AGENDA APA LAGI?
DULANG SUARA DI 2029?
BONUS ADA JOGET2 ALA2 KA SPPG, ENAK YA MAKAN DUIT RAKYAT
Uraian biaya yg dihabiskan oleh acara prabowo tsb :
1. SEWA GEDUNG SICC
Website resmi SICC di https://t.co/h41ywn50kv tidak mencantumkan tarif publik — harga hanya diberikan via konsultasi langsung.
SICC dengan kapasitas yang jauh lebih besar dan skala acara nasional, estimasi sewa berkisar:
Main Auditorium + Hall pendukung + ruang VIP/VVIP + area parkir = Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar (1 hari penuh)
2. TIKET PESAWAT PULANG PERGI
Asumsi 14.000 peserta dari 38 provinsi seluruh Indonesia. Sebagian besar dari luar Jawa, sebagian dari Jawa dan sekitar Jabodetabek.
Pesawat dari luar Jawa (Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, NTT, Sumatera): tiket PP minimal Rp1,5 juta hingga Rp4 juta per orang.
Pesawat dari Jawa dan sekitar: Rp300 ribu hingga Rp800 ribu.
Asumsi rata-rata gabungan Rp2 juta per peserta x 14.000 orang = Rp28 miliar
3. AKOMODASI / HOTEL
Berdasarkan data https://t.co/kPSnRCrKKJ, harga rata-rata hotel bintang 3 di Kabupaten Bogor adalah Rp1.362.109 per malam, dan hotel bintang 4 sekitar Rp2.589.851 per malam.
Asumsi 10.000 peserta dari luar daerah menginap 1 malam di hotel bintang 3 rata-rata Rp1,2 juta per kamar, isi 2 orang per kamar = 5.000 kamar x Rp1,2 juta = Rp6 miliar
4. TRANSPORTASI DI LOKASI (BUS/SHUTTLE)
Peserta dari berbagai hotel menuju SICC dan kembali butuh armada bus. Untuk 14.000 orang dengan kapasitas bus 40 penumpang = minimal 350 bus PP. Sewa bus per hari sekitar Rp3-5 juta per unit.
350 bus x Rp4 juta = Rp1,4 miliar
5. KONSUMSI (MAKAN SIANG + 2X SNACK)
Untuk acara pemerintah skala nasional, standar katering per orang per paket (snack pagi + makan siang + snack sore) sekitar Rp100.000-150.000.
14.000 orang x Rp125.000 = Rp1,75 miliar
6. SERAGAM / BAJU PUTIH
Terlihat dari foto, seluruh peserta mengenakan seragam putih seragam. Harga kaos atau kemeja putih polos berlogo untuk acara pemerintah biasanya Rp50.000-100.000 per potong.
14.000 orang x Rp75.000 = Rp1,05 miliar
7. PRODUKSI ACARA (PANGGUNG, LED SCREEN, SOUND SYSTEM, LIGHTING)
Dari foto terlihat panggung besar dengan layar LED raksasa, tata cahaya profesional, dan sistem audio untuk lebih dari 10.000 orang. Biaya produksi skala ini untuk event nasional pemerintah:
Estimasi: Rp1 miliar hingga Rp2,5 miliar
8. DOKUMENTASI, MC, PENGISI ACARA
Videografer, fotografer profesional, drone, MC nasional, penampilan hiburan atau paduan suara:
Estimasi: Rp300 juta hingga Rp800 juta
9. KEAMANAN DAN PROTOKOL
Koordinasi pengamanan untuk acara lembaga negara melibatkan petugas keamanan, protokol, hingga koordinasi TNI/Polri:
Estimasi: Rp200 juta hingga Rp500 juta
10. BIAYA TAK TERDUGA DAN ADMINISTRASI (10%)
Dari total semua komponen di atas, biasanya ada buffer 10% untuk kebutuhan mendadak, cetak materi, spanduk, backdrop, souvenir peserta, dll:
Estimasi: Rp4-5 miliar
TOTAL ESTIMASI KESELURUHAN
Sewa gedung: Rp500 juta - Rp1,5 miliar
Tiket pesawat PP: Rp28 miliar
Hotel: Rp6 miliar
Transportasi lokal: Rp1,4 miliar
Konsumsi: Rp1,75 miliar
Seragam: Rp1,05 miliar
Produksi acara: Rp2,5 miliar
Dokumentasi + MC: Rp800 juta
Keamanan: Rp500 juta
Buffer admin 10%: Rp5 miliar
TOTAL ESTIMASI: Rp47 miliar hingga Rp55 miliar
SUMBER DANA: UANG SIAPA INI?
BGN adalah lembaga negara.
Seluruh kegiatan operasional dan acara nasionalnya dibiayai oleh APBN alias uang pajak rakyat Indonesia.
Ini soal prinsip:
setiap rupiah uang rakyat wajib digunakan secara transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan apalagi di tengah fakta bahwa pimpinan lembaga yang sama kini sudah mengenakan rompi pink tahanan Kejagung.
Publik berhak tahu:
apakah acara ini sudah melalui mekanisme lelang pengadaan yang benar?
Apakah anggarannya tercatat dan bisa diakses publik?
Atau ini bagian dari pola yang sama anggaran besar, minim awas
Woiiii teddy, @dinopattidjalal itu putera Prof. Hasjim Djalal (ahli hukum laut internasional)
Buku2nya dijadikan bacaan wajib di sekolah2 hukum & jurusan hubungan internasional di negara ini
Kau anak siapa?
Pangkat & jabatanmu aja hasil give away, bukan krn kompetensi
Nanik S Deyang : Kepala BGN baru
Rekam jejaknya:
2018: Orang yang menyebarkan foto hoaks Ratna Sarumpaet di Facebook, menyebarkan kronologi "penganiayaan" fiktif via broadcast WhatsApp, dan membawa langsung Ratna menemui Prabowo untuk melaporkan kebohongan itu. Diperiksa polisi dua kali. Bersaksi di persidangan.
2019: Wakil Ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi.
September 2025: Nangis di depan kamera minta maaf soal ribuan anak keracunan MBG. Di saat yang sama, aktif menyerang balik pengkritik program di media sosial.
Juni 2026: Diangkat jadi Kepala BGN , lembaga yang ngurus makan puluhan juta anak Indonesia setiap hari.
Latar belakang gizi? Nol.
Keamanan pangan? Nol.
Yang ada: loyalitas politik sejak 2018.
Ini bukan soal kompetensi vs loyalitas lagi.
Ini soal siapa yang dipercaya ngurus makanan anak-anak lo , dan jawaban pemerintah adalah: orang yang ikut sebar hoaks 2018.
Peran Teddy Indra Wijaya Tidak Sebanding dengan Dino Patti Djalal dalam soal Diplomasi Internasional. Teddy hanyalah ‘tentara lompatan’ yang memanfaatkan klientelisme dan patronase. Dan baru dikenal karena menggendong perempuan yang pingsan saat kampanye Prabowo di GBK.
Pak @dinopattidjalal tidak dikenal karena viral soal yang remeh-temeh seperti itu. Dia dikenal karena rekam jejak dan kemampuan intelektual. Saya sendiri mengetahui beliau dari Buku.
Saat saya mahasiswa, buku "SBY Harus Bisa!: Seni Memimpin Ala SBY" menjadi buku bacaan dalam kelompok diskusi kami. Dari buku itu pula saya mengetahui latar belakang pak Dino.
Dino Patti Jalal adalah keturunan Minang. Dan Saya kagum pada orang Minang, karena tokoh-tokoh besar dan sebagian besar pikiran Republik itu lahir dari ide orang-orang minang.
Ayahnya Hasjim Djalal adalah seorang diplomat dan Ahli hukum laut internasional. Dan Pak Dino mengikuti jejak ayahnya menjadi diplomat Indonesia.
Dan tidak hanya menjadi diplomat, dia juga menjadi Dubes RI untuk AS, Wakil Menteri Luar Negeri (yang ‘diejek’ Teddy hanya 3 bulan), dan menjadi Juru Bicara Presiden SBY.
Dan dia memiliki rekam jejak pendidikan yang mengagumkan. Memperoleh gelar di Universitas Carleton (BA) dan Universitas Simon Fraser (MA) Canada. Dan melanjutkan gelar PhD di London School of Economics and Political Science
Untuk bicara kelas dengan Teddy Indra Wijaya sungguh sangat jauh dalam urusan pergaulan internasional.
Teddy keliling Indonesia hanya ‘mendampingi Prabowo’ tidak punya peran diplomasi apa-apa. Dia hanya mengatur urusan yang bersifat pribadi.
Pak Dino mengerti tentang diplomasi, dan berpengalaman dalam meja perundingan. Teddy sekali lagi ada disamping Prabowo, tidak punya peran diplomasi selain duduk seperti ‘ibu negara’.
Dia diuntungkan oleh kedekatan, dengan lompatan karir yang prematur. Sesuatu yang sangat merusak sistem organisasi ketentaraan.
Apakah perusak sistem seperti itu layak memberi penilaian terhadap orang lain?
Ckckck gokil amat, Dino Patti Djalal sudah memakai bahasa yang santun, tapi respon piaraan @prabowo sungguh membagongkan.
Ada yang mengejek "Cuma menjabat 3 bulan" juga ada yang bilang tidak beretika.
Cuma segini kwalitas seorang anggota dewan yang bernama @habiburokhman
@CintaIslam88545@dinopattidjalal bisa diem gak lu? buzzer miskin kepepet butuh duit jadi kaya gini? tau gak Dino Patti Djalal siapa? negara lagi dirusak masih aja bela2in ni rezim. kalo negara dirampok habis lu juga kena bego.
@dinopattidjalal Pengelola negara isi nya tim sukses dan kerabat dekat, karbitan incompetent bukan ahli. And what do we expect from them, selain KEHANCURAN suatu negara.
DPR mandul, bahkan banyk belum memiliki ijazah dan juga lulusan SMA, diberi kewenangan untuk membuat undang-undang. INSANE
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
dino patti djalal ini bukan orang sembarangan. beliau mantan dubes ri untuk as, mantan wamenlu, dan anak dari diplomat legendaris hasyim djalal.
jadi kalau dino ngomong soal adanya 17 calon dubes asing yang masih nunggu serah surat kepercayaan ke presiden, itu bukan gosip. itu fakta dari daleman.
bayangin, ada yang udah nunggu 8 bulan. ada juga dubes dari negara asean yang nunggu 6 bulan. mereka udah di jakarta, tapi belum bisa mulai kerja. karena mentok di meja istana.
sementara dubes indonesia di luar negeri selalu cepat diterima. ini double standard yang mulai dibaca mitra internasional.
seorang diplomat senior sekelas dino sampai buka suara ke publik, artinya kondisi ini sudah parah. beliau bahkan sudah coba semua jalur komunikasi. macet.
ini bukan cuma masalah protokol. ini masalah reputasi. indonesia sedang dikirim sinyal: "kita gak serius sama hubungan bilateral."
lucunya, presiden dan seskab sibuk klarifikasi soal biaya perjalanan dinas yang katanya ditanggung pribadi. tapi urusan sepenting ini malah diem.
ngapain keliling dunia cari investasi, kalau dubes negara sahabat aja bertahun-tahun gak diterima?