Tri Rama Dandi (26), driver ojek online di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) harus menjadi ayah sekaligus ibu bagi anak laki-lakinya yang berusia 1 tahun 6 bulan bernama Muhammad Al-Faizih.
Setiap kali pesanan dengan jarak dekat masuk, Tri Rama harus meninggalkan anaknya seorang diri di dalam kamar kos-kosan sempit tanpa dititipkan ke ibunya ataupun pengasuh.
"Hal terburuk yang pernah terpikirkan adalah b*nvh diri. Tapi anak saya yang membuat saya bertahan. Dia alasan saya masih ada sampai sekarang," tuturnya.
Meski hubungan dengan keluarga besarnya tetap baik, Tri memilih berjuang sendiri. la tidak ingin menjadi beban bagi orang tua maupun kerabatnya. la juga memilih tidak lagi membuka luk4 lama tentang perpisahannya dengan sang istri. Sebab, masa lalu itu begitu sakit, apalagi sebuah penghianatan.
"Sekarang saya cuma fokus kerja untuk anakku. Dari kecil dia ditinggal, dan sampai sekarang anak saya tidak pernah merasakan air susu ataupun kehangatan seorang ibu," ucapnya.
Kadang-kadang Allah jadikan sikap anak-anak sebagai cermin untuk kita bermuhasabah. Mungkin ada kelemahan dalam mendidik dan beribadah yang perlu kita perbaiki.
متداول في اندونيسيا 🇮🇩:
رجل يدعى تري (26 عام) تعرض لخيانة زوجية وانفصل عن زوجته واصبح طفله (19 شهر) في رعايته التامه ولانه لم يجد احد ليرعاه اثناء عمله فيضطر لتركه وحيدا في الغرفه ويراقبه عن بعد عن طريق جواله
اكثر مشهد اثر في الناس وسبب انتشار المقطع هو ان الطفل حفظ روتين خروج وعودة والده فيشرب الحليب لوحده ويحمل وساده ثم يذهب ينتظره عند الباب بدون بكاء حتى يعود والده
يقول الاب انه فكر في إنهاء حياته في مرحلة ما من شدة الضغوطات لكن ابنه جعله يتراجع عن قراره وتمسك بالحياة
Apabila melihat sesuatu yang disukai, Rasulullah ﷺ mengucapkan:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ
“Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya sempurnalah segala kebaikan.”
Apabila melihat sesuatu yang tidak disukai, baginda ﷺ mengucapkan:
الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ
“Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan.”
Hidup ini sentiasa berganti antara nikmat dan ujian. Bersyukurlah ketika mendapat kebaikan dan tetap memuji Allah ketika diuji kerana setiap ketentuan-Nya pasti mengandungi hikmah.