Gak ada yang bingung.
1. Menang pemilu curang
2. Legitimasi rendah
3. Butuh dukungan otot, otak, ongkos
4. Polisi & tentara jadi otot
5. Dikasih proyek & logistik
6. Dibungkus narasi ketahanan pangan.
Gak perlu cerdas buat beginian.
Cukup mental culas dan tahan malu.
TANPA GIZI. Prabowo memakai narasi banyak anak (miskin) makan nasi hanya berlauk garam. Makanya butuh MBG.
Anak-anak di teluk Morombo, Konawe Utara (Sultra) ini miskin ekstrem. Sebelum tambang dan hilirisasi nikel, gizi mereka dari laut.
Jadi siapa yang bikin mereka miskin?
"Kritik Gramsci atas imperialisme modern seperti di Palestina bukan hanya relevan, tetapi mendesak untuk dibaca ulang di tengah kebungkaman global yang semakin sistemik."
Artikel terbaru dari Fajrin Hardinandar.
https://t.co/ZUnDssq00x
Semua dimaafkan kecuali P3M3RINT4H! Met lebaran, semoga kumpul-kumpul keluarga besok dapat kesepakatan dalam bernegara! Jangan percaya gossip yg beredar dari elit, karena tidak ada bukti dan untungnya bagi raky4t Indonesi4!