@BroEndrock488@naufal_arys@karirfess mmg naik kak, pemakaian normal. kalo d saya karena masih d bawah seribu naiknya g se gede itu, tapi temen sy sampe 200% naiknya
yap! sorry ini gk lucu kl gajah udh natap lurus & telinganya kaku tegas gt (gk dikibas2) artinya dia gk nyaman & lg mode awas krn merasa ada yg mau nyakitin dia tolong jgn dianggep lucu kejadian ini! nanti kl ada korban kalian2 jg yg nyakitin & b*nuh gajah
https://t.co/zL3n4Q9Zww
@KapudS640 “oalah pantes” moment, pasti bos tololnya ga jauh jauh dari anggota partai juga. gpp dah resign daripada lama lama sama bos kya gitu. btw kalo ada info lokasi gmaps info aja biar netizen mass bad rating
hati"guys yang mau kerja disini, saya kerja disini 4 hari dituduh ambil uang 10k terus uangnya ternyata ketemu di kerupuk"(ada saksi teman saya) disitu saya langsung resign dan orangnya bilang kalau gajinya dikasih pas akhir bulan, setelah saya minta katanya resign mendadak tidak dikasih gaji
kerja disitu saya juga disuruh bersihin outlet terbengkalai sendirian bantu beres"pindahan sendirian, meniup balon merah yang ada di foto juga sendiri dengan mulut saya padahal gaji cuma 30k 6 jam, ngomong ke karyawan juga kasar bilang bodoh dll
JANGAN SAMPAI ORANG LAIN TERJEBAK JUGAA
saya sudah bilang mau viralin malah orangnya nantang
sumber:fbputri
@matchayoghurtt valid crash out tbh. could gojek also blacklist this kind of person? @gojekindonesia kasihan driver. atau kasi system waiting, tarif naik tiap menit kalau cust tidak standby dan driver harus menunggu.
@matchayoghurtt Ini daftar kesalahan lo @matchayoghurtt :
1. Tidak standby HP ketika order gojek/grab.
2. Menggampangkan sesuatu (salah kasih uang).
3. Playing Victim.
Daftar ini sama kayak pejabat kalo lagi blunder.
Dua sosok ini yang lakukan perekaman video mama yasinta maiwend di kampung wanam
agar mama tidak mangatakan hal2 diluar dari rencana mereka.
Mereka dua masih terus berada di samping mama yasinta maiwend.
Mama yasinta moiwend berada dalam tekanan aparat militer indonesia.
Narasumber bukan entitas yang statis. Mereka bisa berubah. Bisa menarik pernyataan. Bisa menyangkal juga. Dan perubahan itu tidak selalu berarti bahwa mereka sejak awal berbohong.
Ada banyak kemungkinan, bisa jadi
mengalami tekanan, mendapat ancaman hukum, mengalami intimidasi fisik atau digital, atau mungkin ada tawaran lain.
Karena itu, dalam jurnalisme atau dalam hal ini film dokumenter, perubahan sikap narasumber tidak otomatis dibaca sebagai bukti bahwa laporan sebelumnya salah, dan Papua baik-baik saja. Tetapi juga tidak boleh diabaikan begitu saja. Justru di situlah pentingnya verifikasi berlapis dan prinsip informed consent.
Narasumber adalah manusia yang berada dalam relasi kuasa. Semoga Mama Yasinta sehat selalu.