๐๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ถ๐ณ๐ข๐ต๐ฐ๐ณ ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข, nang mahir memoles tawa menjadi duka nestapa. Segenap jiwa raga berada dalam rengkuh hangat, Naranika Ansara.
๏ธ๏ธ
(MAHARADJA.)
Akhirnya tampilan X jadi lebih rapi, tertata, asik dan mantap setelah pembaharuan. Maybe this timeโfrom the bottom of my heart, Iโll give a positive review. ๐ฅ๐๐ป
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
โธป ๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐พ๐, ๐ ๐ผ๐๐ผ๐๐๐ผ
01 Juni 2026 / 10:00 WIB
Finished today's.
Current status: smiling professionally on the outside, having a silent crisis on the inside.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
แ
I donโt often take photos of them, and even less often share them, not because of shame, but because I understand their appearance can make some people uncomfortable.
Their names are ๐๐ข๐ฃ๐ญ๐ฐ and ๐๐ข๐ฏ๐ฅ๐ช๐ต.
แ
@bergainea Gelar orang paling effort sejaga raya harus gue sematkan di nama tengah lo kayaknya, Jane.
Yaudah gue tunggu di klinik aja ya, biar bisa sekalian ngobrol santai.
| Terimakasih kepada sahabat saya ๐๐ธ๐ธ๐ท, sudah mem-portray the dark side of Aryandra (versi tidak waras) dengan sangat baik.
It turns out weโve actually been on the same page all along, cool partner! @greenflashe
Hal yang tidak pernah aku duga adalah ternyata ada orang yang dengan nekat demi memenuhi keinginannya bahkan tidak peduli dengan keselamatannya seperti sosok di depanku ini, Aryandra.
Laki-laki ini benar-benar tidak waras. Kalau aku gila, Aryandra lebih gila.
Namun, rasa lapar yang teramat sangat dan rasa penasaranku pada nyalinya yang besar akhirnya menang. Aku berjalan melewatinya begitu saja tanpa menyambut uluran tangannya.
Aryandra menggelengkan kepalanya, โMemang tidak. Tapi, jadi orang harus tahu balas budi..โ belum sempat aku membantahnya ia dengan cepat mengajukan niatnya. โAyo temani saya makan malamโ
Eh? Hanya itu?
โMasalahmu sudah kuselesaikan, nonaโ
Aku yang mendengarnya hanya menatapnya dengan tidak suka. Seakan-akan aku yang memintanya untuk membantuku.
โAku tidak minta dibantuโ
lalu membungkuk dan langsung mencengkeram kedua pergelangan kaki mayat bongsor yang tadi sempat membuat napasku habis. Ia dengan sukarelanya melanjutkan aku menyeret mayat itu, ditariknya hingga masuk ke tanah yang sebelumnya sudah aku siapkan untuk menjadi kuburan mayat itu.
Aku melipat kedua tangan di dada, menatapnya skeptis. โKau baru saja melihatku menghabisi nyawa orang, Aryandra. Tempatmu bukan di siniโ
โMemang bukan,โ sahutnya lugas. Ia kemudian berbalik, melangkah santai melewati tubuhku,
| If Aryandraโs job of becoming a psychiatrist is realized by MAHARADJA, it is certain that his personality will be like this: calm on the outside and deeply obsessive-maniac inside.
Mengobati orang sakit, namun sebenarnya dia manusia yang lebih sakit.
Nada bicaraku dengan sengaja aku buat ketus. Karena ia melihat sisi gelapku. Namun, yang aku dapatkan adalah Aryandra yang tersenyum ke arahku. Laki-laki ini tidak langsung melepaskan jabat tangan kami. Ia justru mempertahankan genggamannya sesaat,
Aku mengangkat tangan kananku, โAku Brigita, biasa dipanggil Gitaโ
โAryandraโ sebutnya yang langsung meraih jabatan tanganku. Kami berkenalan.
โSudah kenal 'kan? Kalau gitu, jangan ganggu aku lagiโ
Aku mengangkat salah satu alisku. Orang ini menarik juga. Entah kenapa, akhirnya aku memutuskan untuk melepaskan cekikkanku dan menyimpan kembali pisauku. Aku membuka sarung tangan hitamku seraya berpindah posisi untuk berdiri di depannya.