Matur suwun Gusti, sampun diparingi crita urip ingkang bermakna.
Susah seneng, kejungkel, kejengkang, tetep tak syukuri, mergo aku paham ora bakal kawujud kekarepan sing indah tanpo diimbangi niat, usaha & dungo, kabeh alangan lan rekasane berjuang kuwi dadi bumbu nglakoni urip.
3) Bila suku/bangsa adalah rumah, maka bahasa dan hurufnya adalah pondasi. Pada bahasa dan huruf itulah terkandung akar falsafah seluruh sendi kehidupan suatu suku/bangsa.
Demikian. Seluruh komen yg asal njeplak, apalagi sambil maki2 dan main tuduh ini-itu, gak bakal kuladeni
3) Bila suku/bangsa adalah rumah, maka bahasa dan hurufnya adalah pondasi. Pada bahasa dan huruf itulah terkandung akar falsafah seluruh sendi kehidupan suatu suku/bangsa.
Demikian. Seluruh komen yg asal njeplak, apalagi sambil maki2 dan main tuduh ini-itu, gak bakal kuladeni
2) Jepang, Korea dll sampai China dan India kurang berkembang gmn, teknologi luar angkasanya berkembang pesat, tapi bahasa dan hurufnya masih bertahan. Knp? Krn mereka tetap ingin eksis sbg bangsa. Jika ingin suku/bangsa lenyap, lenyapkan huruf dan bahasanya. Jawa masih eksis?
1) Mengatakan bahwa pisau tak bisa diukur dari kemampuannya mengiris karena zaman sudah berkembang, sama dengan mengatakan bahwa orang Jawa tak bisa diukur dari kemampuannya berbahasa Jawa dan membaca Hanacaraka karena zaman sudah berkembang.