@kilat44294@kangseultan What kenyataannya? ni org gk ada bedanya ama si nad nad itu jir. Jgn sama ratakan pemikiranmu ke wanita lah. Semuanya punya ceritanya masing-masing dan siapa tahu dia dpt krn hadia ultha ortu dia
@dazai_osamu_17@bill_qw Okey itu kayak km baca ayat tapi cuma sepotong sedangkan ilmu/pelajaran ataupun pemahaman yg didapat bisa berbeda tergantung sampai bacaan mana yg km ambil. Kamu cuma mencari analisis dari ayat 17-20 tpi gk mau belajar konteks sebelumnya n setelahnya dri ayat itu
@kamusukakuga@tanyarlfes iyap sepakat. tpi ya balik lagi ini tergantung keputusan masing-masing pribadi kak krn yg bisa mengatur dirinya sendiri adalah pribadi org itu
@ashenlites setelah baca tweet ini aku jdi ingat satu hal yg dilupakan yaitu "Provokator" bila ada org yg menjadi provokator potensi atau dampak yg ditimbulkan bisa berbeda-beda sesuai "banyaknya yg diajak" oleh "provokator"
@urya_suryana@tanyakanrl iya kadang manusia terlena untuk memakan apa yang disampaikan oleh pemuka agama. Padahal kita sendiri punya privilege utk memahami sumber kehidupan (Tuhan Allah kita) melalui Firman-Nya. Tiap manusia pasti dikasih interpretasi/pemahaman yg berbeda sesuai kondisi mereka
@tanyakanrl Aman aja kak, di gereja aku welcome banget. Tempat beribadah memang seharusnya menjadi tempat dimana kamu bisa fokus berinteraksi atau berhubungan dengan Tuhan so kita welcome bila ada jiwa yang ingin tahu
@dazai_osamu_17@bill_qw Ini kak kesimpulannya dari web itu
Logikanya dapat dirangkum sebagai berikut:
1: Yesus mengklaim bahwa hanya Allah saja yang baik.
2: Yesus mengklaim bahwa DiriNya baik.
3: Oleh karena itu, Yesus mengklaim Diri sebagai Allah.
@dazai_osamu_17@bill_qw Jadi ya itu kaya obrolan yg bikin lawan bicaranya biar berpikir secara mendalam (smua manusia bisa memahami dan punya interpretasinya masing-masing)
@dazai_osamu_17@bill_qw Nah makasih sudah bertanya, aku dapet pemahaman dari web ini terkait interpretasi dari ayat itu bang bisa dibaca
https://t.co/odnaFokN5R
@Fahlian13@JohnBanting03 Gini bang adanya ilmu teologi nah itu mereka yg belajar terkait keagamaan dan mereka juga belajar dri bukti sejarah. Utk apa yg didengar atau yg dibaca bener sih tergantung orgnya olh krn itu kita perlu hati² dalam menyaring dan menerima. Perlu yang namanya keimanan dan hikmat
@Nocthelith@yappingfess Tapi kenapa org-org yg dianggap hetero olh homo ya banh? misal ada hetero berpendapat bukan ujaran kebencian tpi cuma mencurahkan pikiran/pendapat menurut dia seperti apa nah 1 atau 2 org nongol terus bilang Homophobic gmn bang? kyk kita gk ngerendahin tpi berasa kita yg benci?