Pertama kali kerja, ada senior yg pernah bilang ke gw:
โKalau kemampuan lu 100%, jangan kasih kantor 100%. Kasih 60% aja. Jadi pas dituntut lebih, lu masih punya ruang buat naik ke 80%.โ
โKalau dari awal udah kasih 100%, lama-lama 100% itu dianggap standar. Besok diminta 120%, lusa 150%. Lu sendiri yg akhirnya tumbang.โ
Dulu gw pikir ini bad advice.
Makin lama kerja, makin paham maksudnya ๐ญ
in this economy, kalian bakal ambil ga?
gaji 30jt/bulan ๐ฐ
tapi:
- ga boleh WFH
- commute 2 jam
- kerja senin-jum'at, 9-7
- ga boleh resign selama 3 tahun
yes or no?
Untuk lulusan teknik seperti saya. Apalagi (dulu) ga pernah nyentuh perihal keuangan (kecuali keuangan ormawa).
Perlu belajar paham tentang dasar akutansi. Salah satu buku yang saya rekomendasikan karangan Weygandt Kimmel Kieso, untuk anak Teknik cenderung cepat kalau terbiasa math.
Point 1 is me, walopun ga fatherless sih. Maksudnya, overindependent tapi ga pernah merendahkan individu yg masih bergantung dengan org lain. Survival mode tapi bukan tipe pushing away org lain yg punya niat baik ke aku. Feminime energy hanya kutujukan ke org tertentu saja, peace
Beberapa kali menemukan akibat dari cewe yg fatherless tuh antara 2 ini :
1. Kalau ga overindependent, selalu ada di survival mode, dan no feminine energy
ATAU
2. dia anxious attachment, jadi people pleaser, dan validation seeking