MENGARANG DUSTA ATAS NAMA TAKDIR. Aku mahir menjadi selasar yang selalu ingin kaulalui lagi. Dan โkan kusisakan renjana agar kau sibuk menebak, bukan memiliki.
@TamagoPost ๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐ฅ๐๐ฌ๐จ, 1997.
Kebetulan saya bangun dalam keadaan kurang sehat, Mbak. Jadi agak kesulitan untuk melihat matahari pagi ini.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
Senyum Rayu masih teriring di wajah saat ia menutup kalimatnya. Ia beri gestur ringan dengan menunduk singkat sebagai tanda bahwa jawabannya sudah ia selesaikan. Rayu yang sungguhan tanpa ambisi kini menanti @aintdemon yang mungkin saja sedang berhitung. Jika hasilnya โtak memuaskan bagi salah satu atau keduanya, maka tidak akan jadi masalah bagi siapapun, โkan?
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
Rayu mengambil napas ringan, mengalihkan pandang jauh ke langit-langit ruangan dan dalam hitungan detik kembali mengadu tatapnya.
โTuan Grimaldi, saya paham bahwa Tuan memiliki ekspektasi sekaligus kewaspadaan luar biasa tinggi terhadap siapapun yang ada dalam lingkar kerajaan yang sedang Tuan jaga. Maka ketenangan, tanggung jawab, dan keberanian yang saya milikiโsaya rasa itu cukup untuk membuat Tuan terhindar dari penyesalan kelak.โ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
@galihjabar ๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
Saya asumsikan kita ada dalam lingkar yang sama ya, Pak.
Salam kenal kembali, Pak Galih. Kebetulan bubur sering jadi comfort food saya kalau sedang tidak enak badan.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
@TamagoPost ๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐ฅ, 1997.
Saya lagi ngantuk berat siang ini. Sebab semalam ada ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ฏ yang ingin coba ๐ด๐ญ๐ฆ๐ฆ๐ฑ ๐ค๐ข๐ญ๐ญ untuk pertama kali dalam hidupnyaโso ... saya baru bisa tidur di jam empat pagi.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ